web analytics
  

Pengrajin Tahu Cibuntu

Kamis, 1 Oktober 2020 16:44 WIB Andres Fatubun
Audial - Foto, Pengrajin Tahu Cibuntu, tahu Cibuntu,Pabrik Tahu Cibuntu, Kawasan Tahu Cibuntu

Seorang pengrajin Tahu Cibuntu sedang membuat cairan kacang kedelai di Warung Muncang, Kota Bandung, Kamis (1/10/20). Sang pengrajin mengatakan mengalami penurunan omzet kurang lebih 20 persen selama pandemi dikarenakan harga kedelai naik permintaan pasar yang menurun. Tahu yang biasa dibuat disana dipasarkan ke daerah sekitar Bandung, Cimahi, Cianjur, hingga Cipanas. ((ayobandung.com/Ryan Suherlan))

Audial - Foto, Pengrajin Tahu Cibuntu, tahu Cibuntu,Pabrik Tahu Cibuntu, Kawasan Tahu Cibuntu

Seorang pengrajin Tahu Cibuntu sedang membuat cairan kacang kedelai di Warung Muncang, Kota Bandung, Kamis (1/10/20). Sang pengrajin mengatakan mengalami penurunan omzet kurang lebih 20 persen selama pandemi dikarenakan harga kedelai naik permintaan pasar yang menurun. Tahu yang biasa dibuat disana dipasarkan ke daerah sekitar Bandung, Cimahi, Cianjur, hingga Cipanas. ((ayobandung.com/Ryan Suherlan))

Audial - Foto, Pengrajin Tahu Cibuntu, tahu Cibuntu,Pabrik Tahu Cibuntu, Kawasan Tahu Cibuntu

Seorang pengrajin Tahu Cibuntu sedang membuat cairan kacang kedelai di Warung Muncang, Kota Bandung, Kamis (1/10/20). Sang pengrajin mengatakan mengalami penurunan omzet kurang lebih 20 persen selama pandemi dikarenakan harga kedelai naik permintaan pasar yang menurun. Tahu yang biasa dibuat disana dipasarkan ke daerah sekitar Bandung, Cimahi, Cianjur, hingga Cipanas. ((ayobandung.com/Ryan Suherlan))

Audial - Foto, Pengrajin Tahu Cibuntu, tahu Cibuntu,Pabrik Tahu Cibuntu, Kawasan Tahu Cibuntu

Seorang pengrajin Tahu Cibuntu sedang membuat cairan kacang kedelai di Warung Muncang, Kota Bandung, Kamis (1/10/20). Sang pengrajin mengatakan mengalami penurunan omzet kurang lebih 20 persen selama pandemi dikarenakan harga kedelai naik permintaan pasar yang menurun. Tahu yang biasa dibuat disana dipasarkan ke daerah sekitar Bandung, Cimahi, Cianjur, hingga Cipanas. ((ayobandung.com/Ryan Suherlan))

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Liga Inggris Hanya Bolehkan 3 Kali Pergantian, Pelatih MU Bilang Ini

Sepak Bola Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:50 WIB

Pandemi Covid-19 memunculkan sejumlah peraturan terbaru di sepak bola Eropa. Salah satunya peraturan pergantian pemain d...

Olahraga - Sepak Bola, Liga Inggris Hanya Bolehkan 3 Kali Pergantian, Pelatih MU Bilang Ini, Liga Inggris,Peraturan Liga Inggris

Update Corona Kabupaten Bandung 30 Oktober 2020: Tambah 20 Kasus Sembu...

Soreang Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Kabupaten Bandung mencatatkan penambahan 20 kasus positif Covid-19 sembuh per Jumat (30/10/2020) menjadi total saat ini...

Bandung Raya - Soreang, Update Corona Kabupaten Bandung 30 Oktober 2020: Tambah 20 Kasus Sembuh, Update Corona Kabupaten Bandung,Informasi Covid-19 Kabupaten Bandung,Data Covid-19 Kabupaten Bandung,Margaasih

Kontur Tanah Labir dan Berbukit, Warga Salawu Waswas Bencana

Regional Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:20 WIB

Musim hujan yang mengguyur wilayah Tasikmalaya baik intensitas sedang hingga tinggi membuat warga Salawu khawatir. Di Ke...

Umum - Regional, Kontur Tanah Labir dan Berbukit, Warga Salawu Waswas Bencana, Salawu,Rawan Bencana,Longsor Salawu

Penjajah Tak Akan Pernah Meninggalkan Jajahannya

Netizen Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:11 WIB

Bila ada laju perekonomian negara berkembang yang berbentuk seperti huruf W atau amblas dari waktu ke waktu, melulu meng...

Netizen, Penjajah Tak Akan Pernah Meninggalkan Jajahannya, muatan lokal,Era kolonial,Penjajahan Ekonomi,perbudakan,Penguasaan Ekonomi Negara-negara Bekas Jajahan

Omzet Perajin Alat Musik Perkusi di Cipacing Turun Kala Pandemi

foto Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:53 WIB

Seorang perajin alat musik sedang membuat ukiran jimbe di Jalan Cipacing, Jatinangor, Sabtu (31/10/2020).

Audial - Foto, Omzet Perajin Alat Musik Perkusi di Cipacing Turun Kala Pandemi, Alat Musik Perkusi,Jimbe Bandung,Jimbe Jatinangor
dewanpers