web analytics
  

Getah Karet untuk Campuran Aspal

Sabtu, 30 Mei 2020 15:42 WIB M. Naufal Hafizh

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pekerja menyadap getah pohon karet di Perkebunan Karet Cigentur, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (30/5/2020). Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk membeli karet petani. Nantinya karet tersebut bakal menjadi bahan untuk campuran aspal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

terbaru

Gereja di Bandung Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan

Bandung Minggu, 12 Juli 2020 | 18:33 WIB

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi penerapan standarisasi protokol kesehatan di g...

Bawaslu Ingatkan Soal Larangan Mahar Politik

Soreang Minggu, 12 Juli 2020 | 18:30 WIB

Bawaslu Ingatkan Soal Larangan Mahar Politik

16 Juli, Siswa SD di Bekasi Utara Belajar Lewat Google Meet

Regional Minggu, 12 Juli 2020 | 18:28 WIB

Tahun ajaran baru akan dimulai Senin (13/7/2020). Siswa SD di Bekasi Utara belum akan belajar secara tatap muka di sekol...

Cegah Penyebaran Covid-19, PSBM Hegarmanah Digelar Pekan Ini

Bandung Minggu, 12 Juli 2020 | 18:03 WIB

Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung tengah mematangkan skema pelaksanaan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di Kecama...

Protokol Kesehatan di Pujasera

foto Minggu, 12 Juli 2020 | 17:53 WIB

Pengunjung membeli makanan di Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Bandung Elektronik Center (BEC), Jalan Purnawarman, Kot...

dewanpers