web analytics

Tugu Juang Siliwangi, Simbol Semangat Rakyat Bandung Selatan Melawan Penjajah

clockMinggu, 18 Juli 2021 06:15 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bandung Baheula - Baheula, Tugu Juang Siliwangi, Simbol Semangat Rakyat Bandung Selatan Melawan Penjajah, Tugu Juang Siliwangi,Simbol Semangat Rakyat,Bandung Selatan,Melawan Penjajah,Sejarah,Kabupaten Bandung

Tugu juang Siliwangi berada di persimpangan jalan Dipatiukur, Baleendah. (Ayobandung.com/Muhammad Firza Shidqi/Magang)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Jika kalian sedang melakukan perjalanan ke daerah Bandung Selatan, ada satu tugu yang menjulang tinggi tepat di pertigaan jalan. Tugu itu berada di daerah persimpangan jalan Dipatiukur, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Dari bawah Tugu itu sudah terlihat jelas berdiri kokoh menjulang tinggi, apalagi kontur jalan di sana memanglah menanjak. Menjadikan seakan-akan berjalan kepada sesuatu yang agung. Daerah yang rimbun dengan pepohonan mengantarkan kita kepada sesuatu yang megah.

Namun banyak juga yang tak peduli akan keberadaan tugu tersebut. Mereka hanya berlalu lalang dan melewatinya seperti tidak apa-apa. Kemegahannya pun belum cukup menaruh banyak perhatian kepada setiap orang yang melewati tugu itu.

Seperti Tugu lainnya bagaimana bangunan itu didirikan atas dasar kesadaran untuk menghormati suatu kejadian. Salah satunya Tugu ini, yang saban hari ingin dicerita kembali tentang bagaimana bangunan itu bisa berdiri dan cerita apa yang ada dibaliknya. Tugu Juang Siliwangi, lokasinya tak jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan.

Didirikan pada 20 Mei 1975  bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Tugu itu juga didirikan untuk memperingati hari jadi ke-29 KodamVI/Siliwangi. Sekaligus mengenang para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, terkhusus para pejuang di Bandung Selatan.

Tugu Juang Siliwangi ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Aang Kunefi dan Pangdam VI/Siliwangi Letnan Jendral TNI Raden Himawan Soetanto. Bangunan itu memiliki tinggi kurang lebih 20 meter dipuncak terpasang Kujang yang melambangkan senjata Tradisional Jawa Barat. Dengan adanya Kujang juga menceritakan betapa sakralnya kejadian itu.

Sedikit di bawahnya terdapat balkon tugu tampak lima patung tanpa identitas yang mengenaka pakaian pejuang. Semua Patung itu menghadap ke Jalan Dipatiukur, patung itu seperti mengobarkan semangat kepada orang orang dibawahnya.

Monumen ini ditopang oleh delapan dinding, tiap dinding memiliki relief yang menceritakan tentang para pejuang yang bertarung saat melawan penjajah. Pada saat itu rakyat Indonesia memang terlibat langsung dalam peperangan untuk mempetahankan kemerdakaan tak terkecuali orang-orang di Kabupaten Bandung. Hanya dua warna yang mendominasi relief tersebut yaitu, hitam dan kuning.

Memang sejak abad 17 perlwanan rakyat bumi priyangan sudah terlihat. Salah satunya yang terkenal saat zaman penguasa Tata Ukur, Adipati Wangsanatakusumah yang dikenal dengan julukan Dipatiukur melakukan pemberontakan pada pihak VOC. Cerita itu terus mewangi dalam masyarakat menjelma menjadi semangat-semangat perjuang rakyat Jawa Barat hingga saat ini.

Tepat ditengah-tengah tembok relief ada sebuah prasasti yang bertuliskan, “Demi untuk mengenang dan menghargai perjuangan 45 serta mewariskan nilai-nilai 45 kepada generasi peneris guna menjiwai perjuangan mencapai tujuan bangsa. Maka dibangunlah Monumen Perjuangan 45 ini, Bale Endah 1974”

Kurang perwatan

Dari cerita di atas menandakan bahwa Tugu tersebut bukan hanya Seonggok bangunan yang tak ada artinya. Tiap goresan bangunan nya menyimpan cerita mendalam tentang pengorbanan, perjuangan, darah dan air mata. Namun sangat disayangkan sekali hal itu tidak menjadi ajang kepedulian kita untuk menjaga dan merwat monumen itu.

Tugu tersebut banyak sekali mengalami kerusakan, seperti halnya salah satu patung yang berada di balkon kepalanya tidak ada, tanganya patah, cat-cat mulai terkelupas. Belum lagi Ilalang liar di sekitaran tugu dan sampah-sampah yang berserakan membuat kerapihan dan keindahan tempat itu tidak lagi baik.

Tugu Juang Siliwangi ini harusnya menjadi ajang refleksi kita untuk mengenang para pejuang yang rela mengorbankan nyawa nya untuk bangsa ini. Sangat miris ketika suatu benda yang memiliki banyak cerita tak terawat begitu saja. [Muhammad Firza Shidqi]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Sejarah Paguyuban Pasudan, Wajah Sunda Boedi Oetomo

Baheula Jumat, 23 Juli 2021 | 19:40 WIB

Paguyuban Pasundan didirikan atas inisiatif para siswa Sunda STOVIA yang bertujuan menyejahterakan masyarakat Indonesia.

Bandung Baheula - Baheula, Sejarah Paguyuban Pasudan, Wajah Sunda Boedi Oetomo, Sejarah,Paguyuban Pasudan,Sunda,Pendidikan,Gerakan,Organisasi,Boedi Oetomo

Tugu Juang Siliwangi, Simbol Semangat Rakyat Bandung Selatan Melawan P...

Baheula Minggu, 18 Juli 2021 | 06:15 WIB

Tugu Juang Siliwangi ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Aang Kunefi dan Pangdam VI/Siliwangi Letnan Jendr...

Bandung Baheula - Baheula, Tugu Juang Siliwangi, Simbol Semangat Rakyat Bandung Selatan Melawan Penjajah, Tugu Juang Siliwangi,Simbol Semangat Rakyat,Bandung Selatan,Melawan Penjajah,Sejarah,Kabupaten Bandung

Taman Musik Centrum dan Tragedi Sabtu Kelabu AACC 2008

Baheula Kamis, 15 Juli 2021 | 16:40 WIB

Taman Musik Centrum dibuat untuk mengenang tragedi memilukan Sabtu Kelabu.

Bandung Baheula - Baheula, Taman Musik Centrum dan Tragedi Sabtu Kelabu AACC 2008, Taman Musik Centrum,Tragedi,Sabtu Kelabu,AACC,Kota Bandung

Sudah 2 Abad di Kota Bandung, Toko Herbal Babah Kuya Makin Laris sejak...

Baheula Rabu, 14 Juli 2021 | 21:50 WIB

Toko Babah Kuya telah menjual obat dan ramuan herbal sejak tahun 1838.

Bandung Baheula - Baheula, Sudah 2 Abad di Kota Bandung, Toko Herbal Babah Kuya Makin Laris sejak Pandemi, obat herbal,Kota Bandung,Obat tradisional,Bandung Raya,Ramuan Obat,Babah Kuya,Toko Herbal

4 Tugu Sister City yang Ikonik di Kota Bandung

Baheula Rabu, 14 Juli 2021 | 18:30 WIB

Sister City atau Kota Kembar adalah bentuk konsep kerjasama dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik.

Bandung Baheula - Baheula, 4 Tugu Sister City yang Ikonik di Kota Bandung, Tugu Sister City,Ikonik,Kota Bandung,Tugu Lizhou,Tugu Braunscheweig,Tugu Forth Worth

Riwayat Panjang Melawan Penjajah dalam Monumen Perjuangan Rakyat Jawa...

Baheula Senin, 12 Juli 2021 | 16:00 WIB

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat merupakan bukti sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat mempertahankan kemerdekaan pad...

Bandung Baheula - Baheula, Riwayat Panjang Melawan Penjajah dalam Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Monumen Perjuangan Rakyat,Jawa Barat,Kota Bandung,Sejarah,Penjajah,Monju,Dipatiukur

Mengenang Kembali Sejarah Pertempuran Lengkong di Kota Bandung

Baheula Jumat, 9 Juli 2021 | 17:45 WIB

Pertempuran Lengkong berlangsung hingga malam hari, tepatnya pukul 21.00 tanggal 2 Desember 1945.

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang Kembali Sejarah Pertempuran Lengkong di Kota Bandung, Sejarah,Pertempuran Lengkong,Kota Bandung,Monumen Pertempuran Lengkong

Sejarah Banceuy dari Kuburan, Penjara Sukarno, dan Pasar Onderdil

Baheula Rabu, 7 Juli 2021 | 11:55 WIB

Banceuy pernah disebut Jalan Kuburan Lama, menadi penjara untuk Sukarno, sampai sekarang jadi Pasar Onderdil.

Bandung Baheula - Baheula, Sejarah Banceuy dari Kuburan, Penjara Sukarno, dan Pasar Onderdil, Sejarah Banceuy,banceuy,Jalan Banceuy,Kuburan,penjara banceuy,Penjara Sukarno,Kota Bandung,Jalan Kuburan Lama

artikel terkait

dewanpers
arrow-up