web analytics

Lagi! Indonesia Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Pagi Ini

clockKamis, 22 Juli 2021 11:26 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Lagi! Indonesia Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Pagi Ini, kedatangan Vaksin Sinovac,kedatangan Vaksin Sinovac hari ini,kedatangan vaksin Covid-19,program vaksinasi pemerintah,Vaksinasi Covid-19,kekebalan kelompok Indonesia,herd immunity Indonesia

Petugas keamanan menjaga mobil yang membawa envirotainer berisikan bahan baku pembuatan vaksin Covid-19 di PT. Biofarma, Jalan Pasteur, Kota Bandung, pada Jumat, 30 April 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 sebanyak 8 juta dosis Vaksin Sinovac dari China di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis (22/7/2021) pagi.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, ini merupakan kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-29 di Indonesia.

"Hari ini kita menyambut kedatangan vaksin sinovac tahap ke-29 sebanyak 8 juta dosis," kata Yaqut dalam jumpa pers virtual dikutip dari Suara.com -- jaringan Ayobandung.com, Kamis (22/7/2021).

Yaqut menyebut vaksin ini akan digunakan untuk program vaksinasi pemerintah untuk masyarakat secara gratis yang ditargetkan bisa mencapai 2 juta suntikan per hari.

"Ini merupakan bagian penting menuju herd immunity, program vaksinasi telah pemerintah lakukan untuk melindungi masyarakat," ucapnya.

Dia meminta seluruh tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyakarat untuk mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19.

"Program vaksinasi merupakan penjabaran dari ajaran agama, karena setiap umat beragama wajib menjaga keberlangsungan hidup sebagai karunia Tuhan yang paling besar," tuturnya.

Secara kumulatif, Indonesia sudah menerima total sekitar 151.907.880 juta vaksin.

Terdiri dari 123.500.280 bahan baku vaksin Sinovac, 3 juta dosis Vaksin Sinovac, 14.907.440 dosis Vaksin AstraZeneca, 6 juta Vaksin Sinopharm, dan 4.500.160 Vaksin Moderna.

Sejauh ini pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama sebanyak 42.868.023 orang (20.58 persen) dan baru 16.713.406 orang (8,03 persen) yang menerima dosis kedua atau selesai vaksinasi Covid-19.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Fungsi Bansos Disebut Lebih Mengarah pada Kepentingan Politik Kekuasaa...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:35 WIB

Fungsi bantuan sosial (bansos) di Indonesia disebut lebih menguat pada kepentingan kekuasaan politik. Hal ini disampaika...

Umum - Nasional, Fungsi Bansos Disebut Lebih Mengarah pada Kepentingan Politik Kekuasaan, Bansos,Fungsi Bansos,Kepentingan Politik Kekuasaan,Kepentingan Politik Kekuasaan Bansos Covid-19,Fungsi bantuan sosial di Indonesia,Fungsi Bansos di Indonesia,Latar Belakang Bansos,Penyalahgunaan bansos di Indonesia

Pencairan Bansos di Daerah Bakal Dipermudah, Ada Syarat Baru?

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:35 WIB

Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 94/PMK.07/2021. Adapun aturan ini menjadi langka...

Umum - Nasional, Pencairan Bansos di Daerah Bakal Dipermudah, Ada Syarat Baru?, Pencairan Bansos,Pencairan Bansos Covid-19,Syarat Pencairan Bansos,Aturan Pencairan Bansos Covid-19

Analis politik 'Tantang' Jokowi Undang Para Mantan Presiden Cari Masuk...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:24 WIB

Analis politik Hendri Satrio mendukung ide agar Presiden Joko Widodo mengundang para mantan presiden untuk mendapatkan m...

Umum - Nasional, Analis politik 'Tantang' Jokowi Undang Para Mantan Presiden Cari Masukan Penanganan Pandemi, Undangan mantan presiden,Presiden Joko Widodo,penanganan pandemi Covid-19,Jokowi,Tantangan untuk Jokowi,Tantangan Jokowi,konsolidasi nasional penanganan covid-19

Hari Ini, Google Doodle Tampilkan Sosok Penulis Sariamin Ismail

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:38 WIB

Jika Anda membuka laman utama Google hari ini, Anda akan disambut dengan Google Doodle yang menampilkan ilustrasi penuli...

Umum - Nasional, Hari Ini, Google Doodle Tampilkan Sosok Penulis Sariamin Ismail, Google Doodle,Google Doodle Hari Ini,penulis Sariamin Ismail,Sariamin Ismail,Sariamin Ismail adalah,peringatan ulang tahun Sariamin Ismail,Sosok Penulis Sariamin Ismail

Tekan Kematian, Masyarakat Terinfeksi Covid-19 Diminta segera Lapor Pu...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:30 WIB

Pemerintah terus melaksanakan berbagai upaya komprehensif untuk menghadang penyebaran virus Covid-19, meningkatkan kesem...

Umum - Nasional, Tekan Kematian, Masyarakat Terinfeksi Covid-19 Diminta segera Lapor Puskesmas, Penyebaran virus Covid-19,Gejala Terinfeksi Covid-19,Tanda Terinfeksi Covid-19,angka kematian Covid-19 di Indonesia,bantuan masyarakat terjangkit Covid-19

Peneliti: Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi Covid-19

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:07 WIB

Salah satu peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca, mahasiswa program doktor Oxford University asal Indonesia, Indra Rudian...

Umum - Nasional, Peneliti: Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi Covid-19, vaksin nusantara,penelitian vaksin nusantara,pengembangan vaksin Nusantara,peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca,pembuatan vaksin Covid-19,pembuatan vaksin Covid-19 pembuatan vaksin Covid-19 Nusantara,pembuatan vaksin Covid-19 dalam negeri

5 Cara Membersihkan Panci yang Hangus

Nasional Jumat, 30 Juli 2021 | 08:15 WIB

5 Cara Membersihkan Panci yang Hangus

Umum - Nasional, 5 Cara Membersihkan Panci yang Hangus, Panci

Kanwil DJP Jakarta Khusus Luncurkan Buku Busur dan Panah

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 22:23 WIB

Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus meluncurkan buku “Busur: Meramu untuk Maju” dan “Panah: Cerita untuk Kita” secara dari...

Umum - Nasional, Kanwil DJP Jakarta Khusus Luncurkan Buku Busur dan Panah, Kanwil DJP Jakarta Khusus,Busur: Meramu untuk Maju,Panah: Cerita untuk Kita,Peluncuran Buku DJP,Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

artikel terkait

dewanpers
arrow-up