web analytics

Vaksin Covid-19 Mengandung Chip? Ini Kata Pakar

clockKamis, 22 Juli 2021 09:53 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Vaksin Covid-19 Mengandung Chip? Ini Kata Pakar, Vaksin Covid-19,Chip Vaksin Covid-19,chip elektronik,chip elektronik vaksin covid-19,chip elektronik vaksin,distribusi vaksin di Indonesia,barcode vaksin covid-19,Penerima vaksin covid-19,Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),Vaksin Covid-19 Mengandung C

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19. (Ayobandung.com/Robby Fathan/Magang)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, mengatakan, vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia tidak mengandung chip elektronik. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir untuk menjalani vaksinasi.

"Tidak ada chip elektronik masuk ke dalam vaksin yang disuntikkan itu," kata Amin, Rabu (21/7).

Amin menuturkan, vaksin COVID-19 tersebut berbentuk larutan jernih dan hanya mengandung bahan aktif seperti protein dan bahan-bahan lain yang diperlukan untuk menstabilkan dan mengawetkan vaksin tersebut. Bahan aktif berfungsi untuk merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mampu melawan penyakit. Untuk bisa disuntikkan ke dalam tubuh, maka bahan aktif tersebut harus diberikan dalam larutan yang disebut buffer atau larutan penyangga.

"Vaksin di dalamnya jumlahnya kecil sekali jadi untuk bisa disuntikkan dia harus berada dalam bentuk cairan," tutur Amin.

Larutan penyangga berfungsi untuk menstabilkan derajat keasaman dan juga melarutkan protein atau bahan aktif vaksin. Kandungan lain yang terdapat di dalam vaksin adalah bahan stabilizer dan pengawet.

Bahan stabilizer berguna untuk menjaga bahan aktif atau protein tetap stabil dan tidak mudah rusak. Sedangkan bahan pengawet bermanfaat untuk mencegah vaksin cepat busuk dan tidak terkontaminasi oleh jamur dan bakteri.

"Selain pengawet kadang-kadang diberikan antibiotik, antibiotik juga maksudnya supaya tidak tumbuh jamur dan bakteri," tutur Amin.

Sementara itu, distribusi vaksin di Indonesia juga tidak menggunakan chip tetapi barcode. Amin menuturkan, pada setiap kemasan obat atau vaksin, terdapat label yang berisi nomor seri, barcode dan QR code untuk menjamin setiap produk tersebut terdaftar di perusahaan yang memproduksinya dan terlacak keberadaannya. Dengan memindai (scan) barcode pada vaksin atau obat termasuk pada vaksin COVID-19, maka proses distribusi akan mudah dilacak sehingga bisa memastikan lokasi pengantaran vaksin hingga tercatat sampai ke penerima vaksin.

"Memang penting setiap kemasan itu harus ada barcodenya, ada codenya ada nomornya sehingga bisa dilacak seseorang itu menerima vaksin dari batch yang mana," ujarnya.

Setiap orang yang diberi vaksin akan dicatat menggunakan vaksin dengan batch tertentu sehingga jika terjadi sesuatu seperti Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) maka bisa dilacak penyebabnya dan mengetahui batch vaksin yang digunakan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Simak 7 Gejala Terinfeksi Varian Baru Covid-19

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:02 WIB

Virus Corona penyebab Covid-19 saat ini telah berkembang menjadi beberaga varian. Seiring dengan hal tersebut, gejala or...

Gaya Hidup - Sehat, Simak 7 Gejala Terinfeksi Varian Baru Covid-19, ciri covid-19 delta,Gejala Covid-19 delta,Gejala Covid-19

Varian Delta Disebut Sama Menularnya dengan Cacar Air

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:57 WIB

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menggambarkan varian Delta dari virus corona sama...

Gaya Hidup - Sehat, Varian Delta Disebut Sama Menularnya dengan Cacar Air, Varian Covid-19 Delta,Gejala Covid-19 delta,Gejala Covid-19

Manfaat Jalan Kaki Sebelum Sarapan Pagi, Bisa Bakar Lemak

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:43 WIB

Berjalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga yang menyehatkan tubuh. Terutama bila dilakukan di waktu-waktu yang tepa...

Gaya Hidup - Sehat, Manfaat Jalan Kaki Sebelum Sarapan Pagi, Bisa Bakar Lemak, Manfaat jalan kaki,cara bakar lemak,Jalan Kaki

Turunkan Risiko Diabetes, Coba Sarapan Sebelum Jam 8 Pagi

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:35 WIB

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko diabetes adalah dengan mengatur pola makan. Makan di waktu y...

Gaya Hidup - Sehat, Turunkan Risiko Diabetes, Coba Sarapan Sebelum Jam 8 Pagi, Risiko Diabetes,Cara Mudah Turunkan Risiko Diabetes

Jangan Abaikan, Ini 10 Gejala Awal Penyakit Jantung

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:24 WIB

Meski termasuk salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian di dunia, namun gejala awal sakit jantung kerap diab...

Gaya Hidup - Sehat,  Jangan Abaikan, Ini 10 Gejala Awal Penyakit Jantung, gejala sakit jantung,ciri-ciri sakit jantung,tanda sakit jantung

Jangan Langsung Minum Kopi Setelah Bangun Tidur, Ini Alasannya

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:21 WIB

Pakar tidur dan psikolog klinis Michael Breus membahas tentang pentingnya minum secangkir air putih, bukan secangkir kop...

Gaya Hidup - Sehat, Jangan Langsung Minum Kopi Setelah Bangun Tidur, Ini Alasannya, manfat minum kopi,bahaya Minum Kopi,Bahaya Minum Kopi Setelah Bangun Tidur

Buah Ini Usir Diabetes hingga Osteoporosis, Konsumsi secara Tepat!

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:01 WIB

Selain dijadikan campuran untuk minuman es buah atau dibuat manisan, kolang-kaling ternyata bisa dijadikan alternatif ma...

Gaya Hidup - Sehat, Buah Ini Usir Diabetes hingga Osteoporosis, Konsumsi secara Tepat!, Kolang-kaling,Manfaat Kolang-kaling,khasiat kolang-kaling,Nutrisi Kolang-kaling,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,buah obat diabetes,Makanan penderita diabetes,obat Osteoporosis,obat alami Osteoporisis,buah obat Osteoporosis

Waspada, Covid-19 Bisa Tingkatkan Risiko 4 Gangguan Kesehatan Ini

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:32 WIB

Sebuah studi mengungkapkan, para penyintas Covid-19 dalam enam bulan terakhir memiliki risiko lebih besar terhadap empa...

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, Covid-19 Bisa Tingkatkan Risiko 4 Gangguan Kesehatan Ini, Bahaya Covid-19,Gejala Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up