web analytics

Musim Kemarau, Perhutani Waspada Potensi Karhutla di Bandung Utara

clockRabu, 21 Juli 2021 17:50 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Musim Kemarau, Perhutani Waspada Potensi Karhutla di Bandung Utara, Musim Kemarau,Perhutani,Bandung Utara,Karhutla,kebakaran hutan dan lahan

Ilustrasi sawah yang mulai mengalami kekeringan akibat musim kemarau. ((Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bandung Utara masih terbuka, apalagi di tengah musim kemarau. Meski kerap terjadi dengan level rendah hingga sedang, kebakaran di wilayah ini perlu diantisipasi sejak dini. 

Untuk mencegah hal itu, Perum Perhutani telah melakukan berbagai serangkaian mitigasi. Mulai dari edukasi kepada lembaga masyarakat desa hutan (LMDH), menggencarkan patroli oleh polisi hutan (Polhut), hingga membuat satgas khusus pemadam karhutla.

"Guna mengantisipasi karhutla apalagi memasuki musim kemarau, kita akan rutin patroli, memberi pemahaman kepada masyarakat, dan kita juga sudah bentuk satgas pemadam kebakaran hutan," kata Kepala Bagian Humas Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara, Eem Sulaeman saat dihubungi, Rabu, 21 Juli 2021. 

KPH Bandung Utara sendiri memiliki luas 20.560 hektare yang tersebar di empat wilayah, yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Subang, dan Purwakarta. KPH Bandung Utara mencakup beberapa gunung besar yaitu Tangkuban Parahu, Burangrang, Manglayang, dan Palasari. 

Eman menjelaskan, pada tingkat eksekusi, pihaknya telah mengaktifkan sekat bakar guna mencegah api meluas saat terjadi kebakaran. Adapun jumlah satgas pemadam karhutla yang disiagakan selama musim kemarau berjumlah 90 orang. 

"Mereka terdiri dari beberapa untuk masyarakat yang akan bersiaga memadamkan api. Kami bakali jet shooter atau tas yang bisa membawa air dan baju anti api," terangnya. 

Kejadian kebakaran di wilayah Bandung Utara 90 persen disebabkan oleh aktivitas dan kelalaian manusia. Mulai dari aktivitas pendakian hingga kelalaian warga yang memiliki lahan berbatasan dengan hutan.

"Kalau aktivitas mendaki sekarang kurang karena sedang pandemik. Tapi kebakaran tetap terjadi terutama di hutan yang berbatasan dengan lahan warga. Mungkin mereka lupa habis bakar sampah, sehingga melebar ke hutan," jelasnya. 

Adapun hutan yang berpotensi terjadi bencana kebakaran meliputi Gunung Manglayang, Burangrang, hingga sebagian hutan di daerah Cipatat.

"Tiga lokasi ini rawan. Tapi tetap dengan level sedang. Manglayang pun sekarang potensinya ada tapi rendah karena LMDH sudah aktif. Wilayah lainnya ada di daerah Cisarua dan Cipatat," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:00 WIB

 Pembangunan Pasar Tagog Padalarang tak terpengaruh pandemi Covid-19, proyek ini ditargetkan rampung sesuai target.

Bandung Raya - Ngamprah, Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target, Pasar Tagog,Padalarang,pandemi covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Pembangungan Pasar Tagog

Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi

Ngamprah Minggu, 1 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Sejumlah pelatih sekolah sepak bola terdampak pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi, Pelatih Sekolah Sepak Bola,Pandemi Covid-19,Sekolah Sepak Bola,SSB,Kabupaten Bandung Barat,PSSI,Sepak Bola

Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 19:00 WIB

Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami peningkatan.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat, Hengky Kurniawan,Angka Kesembuhan,Pasien Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Bed Occupancy Rate

Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 18:40 WIB

Beberapa warga dipungut biaya pemakaman hingga jutaan rupiah di TPU khusus pasien Covid-19, Desa Rajamandala Kulon, Keca...

Bandung Raya - Ngamprah, Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya, Pungutan Biaya,Pemakaman Khusus,COVID-19,Keluarga Pasien,KBB,TPU khusus,Pasien Covid-19,Kabupaten Bandung Barat,Cipatat

Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 16:40 WIB

Di tengah Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat-Level 4, industri wisata Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?, Bendera Putih Pelaku Usaha,Pelaku Wisata KBB,gerakan pasang bendera putih,Industri wisata KBB,Kondisi Pariwisata di Bandung Barat

Penyaluran BPNT di Bandung Barat Dikebut

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 16:24 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipercepat selama masa Pandemik Covid-19. PT...

Bandung Raya - Ngamprah, Penyaluran BPNT di Bandung Barat Dikebut, Penyaluran BPNT,Penyaluran BPNT di KBB,Penyaluran BPNT di Bandung Barat,Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),BPNT di Kabupaten Bandung Barat

Zakat Profesi ASN KBB akan Dipakai untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 18:15 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana menggunakan zakat profesi untuk percepatan penanggulangan pand...

Bandung Raya - Ngamprah, Zakat Profesi ASN KBB akan Dipakai untuk Penanganan Pandemi Covid-19, Zakat Profesi,ASN,Aparatur Sipil Negera,Kabupaten Bandung Barat,Pandemi Covid-19,KBB

Dihantam Pandemi Covid-19, Ratusan Industri Wisata di KBB Menunggak Pa...

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 17:45 WIB

Ratusan pengusaha sektor industri wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunggak bayar pajak akibat dihantam Pandemi ...

Bandung Raya - Ngamprah, Dihantam Pandemi Covid-19, Ratusan Industri Wisata di KBB Menunggak Pajak, Pandemi Covid-19,Industri wisata,Menunggak Pajak,KBB,Kabupaten Bandung Barat

artikel terkait

dewanpers
arrow-up