web analytics

PPKM Darurat Diperpanjang, Kemenparekraf Sulap Hotel Jadi Ruang Isolasi Covid dan Istirahat Nakes

clockSabtu, 17 Juli 2021 15:34 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, PPKM Darurat Diperpanjang, Kemenparekraf Sulap Hotel Jadi Ruang Isolasi Covid dan Istirahat Nakes, Vaksinasi Covid-19,Sandiaga Uno,Kementerian Pariwisata (Kemenpar)

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengunjungi sentra vaksinasi di Sesko AU Lembang, Sabtu 17 Juli 2021.  (Ayobandung.com/Restu Syauqi Nugraha )

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah hotel akan dikonversi menjadi ruang istirahat tenaga kesehatan (nakes) dan jadi tempat isolasi pasien Covid-19 bergejala sedang, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Langkah yang diambil Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini juga akan berlaku jika kebijakan PPKM diperpanjang. Mengingat sinyal itu menguat setalah Menko PMK Muhadjir Effendy mengabarkan rencana perpanjangan hingga akhir Juli 2021. 

"Kami tawarkan hotel untuk pasien bergejala sedang atau rendah. Ruangannya sudah dilengkapi ketersediaan oksigen dengan kecerdasan buatan," Kata Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengunjungi sentra vaksinasi di Sesko AU Lembang, Sabtu 17 Juli 2021. 

Selain menyulap hotel jadi tempat isolasi dan ruang istirahat nakes, Kemenparekraf juga ikut mendorong program vaksinasi selama PPKM Darurat. Hal itu dilakukan untuk tercapainya herd immunity atau angka minimal kekebalan bersama. 

Sandi akan menggulirkan program vaksinasi bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif (parekraf) serta masyarakat umum dengan target 3 juta vaksinasi dalam sehari. 

"Soal PPKM Darurat tentu kita akan mendukung juga secara total karena ini dibutuhkan untuk kita bisa menekan angka penularan COVID-19. Kami di Kemenparekraf tidak tinggal diam dan siap mendukung masyarakat," tambahnya. 

Sandi menyebut pihaknya juga terus berupaya menyiapkan program pemulihan agar masyarakat yang sangat terdampak kebijakan PPKM Darurat bisa bertahan. Program tersebut juga harus didukung oleh kebijakan pemerintah daerah. 

"Saya lihat ada beberapa situasi, masyarakat perlu kita beri empati lebih besar karena mereka keluar mencari nafkah. Kita sudah bahas tadi, penertiban juga diminta untuk lebih persuasif dan sejuk. Kalau masyarakat disuruh pulang karena berjualan, kalau perlu itu diberikan paket obat dan bantuan sosial," tutur Sandi.

"Jadi setelah penertiban tidak cuma pulang, tapi juga sudah ada bantuannya. Itu yang akan kita lakukan dalam 2 minggu ke depan biar angka COVID-19 ini bisa dikendalikan," tegas Sandi.
 

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

Tren Kasus Covid-19 Bandung Barat Terus Turun, BOR Sentuh 39%

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:04 WIB

Perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal tersebut terliha...

Bandung Raya - Ngamprah, Tren Kasus Covid-19 Bandung Barat Terus Turun, BOR Sentuh 39%, BOR rumah sakit Bandung Barat,Hengky Kurniawan,Update Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Data Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Ratusan Koin Kuno Belanda di Bandung Barat Diduga Sengaja Disembunyika...

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:47 WIB

Ratusan koin kuno zaman kolonial Belanda yang ditemukan sejumlah warga Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kec...

Bandung Raya - Ngamprah, Ratusan Koin Kuno Belanda di Bandung Barat Diduga Sengaja Disembunyikan, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,koin belanda,peninggalan Belanda,peninggalan belanda Bandung Barat

Butuh Biaya Pengembangan Wisata, Warga Cimanggu Akan Jual Ratusan Koin...

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:04 WIB

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Ba...

Bandung Raya - Ngamprah, Butuh Biaya Pengembangan Wisata, Warga Cimanggu Akan Jual Ratusan Koin Kuno Belanda, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,wisata air panas Bandung Barat,Pokdarwis Pangkalan Hilir

Geger! Ratusan Koin Kuno Ditemukan Warga Cimanggu Bandung Barat

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 14:02 WIB

Warga Kampung Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan...

Bandung Raya - Ngamprah, Geger! Ratusan Koin Kuno Ditemukan Warga Cimanggu Bandung Barat, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,peninggalan belanda Bandung Barat,harga karun Belanda di Bandung

Berkas Perkara Bansos KBB Diserahkan ke Jaksa, Aa Umbara Disidang di P...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:45 WIB

KPK telah menyerahkan berkas perkara korupsi Pengadaan Banso KBB ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bandung Raya - Ngamprah, Berkas Perkara Bansos KBB Diserahkan ke Jaksa, Aa Umbara Disidang di PN Bandung, Berkas Perkara,Bansos,KBB,Aa Umbara,pn bandung,Komisi Pemberantasan Korupsi,kpk,Kabupaten Bandung Barat,Jaksa Penuntut Umum

Diterpa Konflik Internal, Kader Golkar Eksodus dari Sekretariat dengan...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:40 WIB

DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali diterpa badai.

Bandung Raya - Ngamprah, Diterpa Konflik Internal, Kader Golkar Eksodus dari Sekretariat dengan Alasan Ini, Partai Golkar,Konflik Internal,Kader Golkar,Eksodus,DPD Partai Golkar,Kabupaten Bandung Barat,KBB

Resmi! 4 Fraksi DPRD KBB Gunakan Hak Interpelasi Soal Rotasi Mutasi

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Usulan DPRD KBB untuk meminta keterangan soal kebijakan rotasi-mutasi yang dilakukan Plt Bupati Bandung Barat menemui ti...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! 4 Fraksi DPRD KBB Gunakan Hak Interpelasi Soal Rotasi Mutasi, Fraksi DPRD,KBB,Hak Interpelasi,Rotasi Mutasi

Youtuber Doni Salmanan Bagikan 3 Truk Paket Sembako Hasil Lelang Motor...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:47 WIB

Youtuber Doni Salmanan kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan 3 truk paket sembako bagi warga Jawa Barat yang t...

Bandung Raya - Ngamprah, Youtuber Doni Salmanan Bagikan 3 Truk Paket Sembako Hasil Lelang Motor Sport, Doni Salmanan,doni salmanan bagi-bagi duit,Youtuber Doni Salmanan,Doni Salmanan bagi sembako,Crazy Rich Soreang

artikel terkait

dewanpers
arrow-up