web analytics

Potret Human Capital dari Sisi Kesehatan di Indonesia

clockRabu, 14 Juli 2021 21:30 WIB user-groupNetizen Singgah Satrio Prayogo
Netizen, Potret Human Capital dari Sisi Kesehatan di Indonesia, Human Capital,Kesehatan,Pandemi Covid-19,Bonus Demografi,Indonesia

Seorang warga melintas didepan mural sosialisasi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di Jalan Nurul Islam RW 16, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Selasa 6 Juli 2021. Guna menekan angka penularan kasus harian Covid-19, pelaksanaan PPKM Mikro di RT/RW zona merah tetap diberlakukan di masa penerapan PPKM darurat. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Singgah Satrio Prayogo

Statistisi BPS Provinsi Jawa Barat.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Asisasmito dalam Covid19.go.id menyatakan, risiko kematian karena Covid-19 akan meningkat bila pasien Covid-19 memiliki Komorbid (penyakit penyerta). 

Pasien Covid-19 yang memiliki komorbid penyakit jantung, berisiko 9 kali lebih besar untuk meninggal dibanding yang tidak memiliki penyakit jantung dan penyakit diabetes melitus berisiko 8,3 kali lebih besar untuk meninggal dibanding yang tidak memiliki penyakit diabetes melitus.

Sebelum hadirnya pandemi Covid-19, kedua penyakit tersebut juga merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data yang bersumber dari heathdata.org, penyebab kematian tertinggi di Indonesia pada tahun 2019 disebabkan oleh non-communicable disease (penyakit tidak menular), dengan tiga jenis penyakit yaitu stroke, Ischemic heart disease, dan diabetes. Dalam sepuluh tahun terakhir, terjadi kematian akibat stroke dan Ischemic heart disease masing-masing sebesar 25,9% dan 28,3%, peningkatan tertinggi terjadi pada kematian akibat diabetes yaitu sebesar 49,9% (data dapat dilihat di http://www.healthdata.org/indonesia).

Selain diabetes yang menunjukan peningkatan signifikan adalah lung cancer, yaitu sebesar 42,4%. Tingginya jumlah kematian akibat penyakit tersebut dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian, dengan peningkatan sebesar 23,8% dalam sepuluh tahun terakhir. Pada peringkat kedua teratas diduduki oleh konsumsi tembakau dengan peningkatan sebesar 21,1%, kemudian pada peringkat ketiga adalah dietary risk, dengan peningkatan sebesar 21%. Dietary risk disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat seperti kurangnya konsumsi buah, sayur, susu, dan sumber kalsium, serta kelebihan konsumsi garam, gula, dan lemak jenuh.

Risiko kematian akan meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Ironisnya di Indonesia, berbagai macam produk yang mengandung gula sudah dikenalkan sejak bayi dengan hadirnya susu formula manis. Indra perasa yang sudah terbiasa dari sejak kecil akan terbawa seiring bertambahnya umur.

Produk yang mengandung gula apalagi gula buatan perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat oleh pemerintah. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah melarang penggunaan pemanis buatan, menentukan batas maksimal komposisi gula dalam makanan dan minuman yang diproduksi perusahaan, dan menerapkan sanksi yang tegas bagi perusahaan yang melanggar. Persentase penduduk yang rokok juga masih tinggi. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) yaitu Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2020, terdapat 23,2% penduduk usia 5 tahun ke atas yang merokok dengan rata-rata 81 batang rokok yang dikonsumsi perminggu. Bila diilustrasikan, harga rokok Rp. 13.000 per 12 batang maka pengeluaran untuk rokok seminggu adalah Rp. 87.750, sedangkan bila dihitung sebulan menjadi Rp. 351.000.

Perokok menjadi sangat dermawan tetapi merugikan dirinya sendiri baik pada kesehatan fisik maupun kesehatan finansial. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa rokok sangat berbahaya untuk kesehatan seperti kanker paru-paru, jantung, stoke, kanker mulut, sistem kesuburan, dan lain-lain. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, salah satunya menaikan tarif cukai rokok, pelarangan merokok di tempat umum, pelarangan penjualan rokok pada anak di bawah usia 18 tahun, namun implementasi dari peraturan tersebut dirasa kurang memberikan dampak karena kurangnya pengawasan dan tidak adanya sanksi yang tegas. Memang cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara dan merupakan perusahaan yang padat karya sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang banyak, tetapi apakah hal tersebut sebanding dengan akibat yang ditimbulkan dan pengeluaran kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah juga justru bertambah.

Dalam teori human capital (Becker, 2007), kesehatan merupakan salah satu human capital selain pendidikan, pelatihan, dan migrasi tenaga kerja. Kesehatan tidak serta merta dapat diperoleh, tetapi setiap individu harus melakukan investasi. Investasi pada kesehatan dilakukan dengan pengeluaran makanan sehat, vitamin, alat olahraga serta menerapkan gaya hidup sehat. Hasil investasi kesehatan berupa Komplemen dari peningkatan probability of surviving dan kualitas hidup sehat seperti tidak sakit-sakitan, tidak stunting, dan lain-lain yang diakumulasi menjadi wealth (kesejahteraan). Sumber daya manusia yang berkualitas mendorong pertumbuhan ekonomi sedangkan yang tidak berkualitas justru menjadi beban negara. Bonus demografi yang sedang dialami Indonesia sampai tahun 2035 harus dapat dimanfaatkan dengan maksimal karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terulang Kembali.

Bila tidak termanfaatkan dengan baik akan menjadi bencana demografi. Walaupun sejak Maret tahun 2020, secara resmi pemerintah mengumumkan pandemi masuk ke Indonesia, tetapi program-program kesehatan lain harus tetap berjalan seperti imunisasi anak, pengentasan stunting, menggalakan ASI eksklusif, pembangunan jalan khusus pejalan kaki dan sepeda, menaikan tarif cukai rokok, dan lain-lain. [*]

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Distrik Tasikmalaya Awal Abad ke-19

Netizen Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Dalam peta awal abad ke-19 yang berjudul D: Tassikmalaya, sudah dengan jelas menggambarkan penyebaran perkampungan denga...

Netizen, Distrik Tasikmalaya Awal Abad ke-19, Distrik,Tasikmalaya,Abad ke-19,Geografis,Sejarah

Hotel Luar Angkasa akan Semakin Menjamur

Netizen Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:30 WIB

Beberapa dekade yang akan datang, wisata luar angkasa diproyeksikan akan kian populer.

Netizen, Hotel Luar Angkasa akan Semakin Menjamur, Hotel Luar Angkasa,wisata luar angkasa,Unik,Masa Depan

Wim Kuik, Pegawai Kereta Api Pendiri UNI

Netizen Selasa, 3 Agustus 2021 | 09:49 WIB

Wim Kuik, Pegawai Kereta Api Pendiri UNI

Netizen, Wim Kuik, Pegawai Kereta Api Pendiri UNI, Wim Kuik,Olahraga,sepakbola,PSIB,uni,Persib

Nonton Drakor Juga Ada Manfaatnya: Meredakan Stres, Meningkatkan Imun...

Netizen Senin, 2 Agustus 2021 | 22:00 WIB

Ya, nonton drama korea. Salah satu alternatif refreshing masa pandemi. Begitu banyak sekali drama bagus yang wajib Anda...

Netizen, Nonton Drakor Juga Ada Manfaatnya: Meredakan Stres, Meningkatkan Imun Tubuh, nonton drakor,Meredakan Stres,Meningkatkan Imun Tubuh,refreshing,Drama Korea,Hiburan

Hustle Culture, Gaya Hidup para Pekerja Keras

Netizen Senin, 2 Agustus 2021 | 21:15 WIB

Semakin sibuk, maka semakin cepat untuk meraih kesuksesan. Fenomena ini disebut dengan budaya “Hustle Culture”.

Netizen, Hustle Culture, Gaya Hidup para Pekerja Keras, Hustle Culture, gaya hidup,Pekerja Keras,Pekerjaan,karier,Kesehatan Mental,burnout syndrome,toxic postivity

[Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Netizen Ayobandung.com Edisi Juli 2...

Netizen Senin, 2 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Selamat untuk 6 netizen yang tulisannya terpopuler di Ayobandung.com edisi Juli 2021.

Netizen, [Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Netizen Ayobandung.com Edisi Juli 2021, Ayo Netizen,6 Tulisan Terpopuler,netizen,Ayobandung.com,Juli 2021

Medali Emas Polii dan Rahayu, Pengorbanan Demi Martabat

Netizen Senin, 2 Agustus 2021 | 16:15 WIB

Sungguh perjalanan Polii dan Rahayu menggambarkan perjuangan dengan pengorbanan yang tidak kecil.

Netizen, Medali Emas Polii dan Rahayu, Pengorbanan Demi Martabat, Medali Emas,Greysia Polii,Apriani Rahayu,Olimpiade Tokyo 2020

Tips Menghindari Berita Hoax Yang Sangat Meresahkan Warga

Netizen Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:53 WIB

Berita hoax merupakan suatu berita yang disampaikan oleh sebagian orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan...

Netizen, Tips Menghindari Berita Hoax Yang Sangat Meresahkan Warga, Tips Menghindari Berita Hoax,Berita hoaks

artikel terkait

dewanpers
arrow-up