web analytics

Puluhan Pelanggar PKKM Darurat Divonis Denda Ratusan Ribu

clockRabu, 7 Juli 2021 13:12 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Puluhan Pelanggar PKKM Darurat Divonis Denda Ratusan Ribu, Denda pelanggar PPKM Darurat,PPKM Darurat,Pelanggar PPKM Darurat di Cimahi,Penggar PPKM Darurat di KBB,Polres Cimahi

Puluhan Pelanggar PKKM Darurat di KBB dan Cimahi Divonis Denda Ratusan Ribu. (Ayobandung.com/Restu)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 37 pelanggar PPKM Darurat asal Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjalani sidang Tindakan Pidana Ringan (Tipiring) di Pos Penyekatan Padalarang, KBB, pada Rabu, 7 Juli 2021.

Para pelanggar tersebut rata-rata adalah pedagang yang tak mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena masih buka di masa PPKM Darurat. Selain itu, ada pula pedagang makanan yang menerima pemesanan di lokasi, serta tak menyediakan alat pendukung prokes.

Salah satu warga yang menjalani Sidang Tipiring, Demi (34) mengatakan dirinya melanggar karena masih membuka konter HP miliknya di kawasan Cililin. Selain itu ia divonis denda Rp200 ribu karena tak menyediakan alat cuci tangan.

"Tadi saya divonis denda Rp200 ribu. Karena buka toko di massa PPKM. Saya juga lalai tak menyediakan alat cuci tangan," kata Demi.

Ia mengaku belum mengetahui bahwa konter HP harus tutup selama PPKM Darurat. Selama ini ia merasa belum mendapat sosialisasi dari aparat.

"Saya gak tahu mesti tutup. Mestinya jangan dulu didenda tapi peringatan dulu secara bertahap, " ungkapnya.

Nasib apes lainnya harus dialami Jihan Hasna (22). Gadis cantik penjaga toko perhiasan di Padalarang itu tiba-tiba didatangi petugas. Ia diberitahu petugas bahwa tempat non esensial seperti toko yang dijaganya seharusnya ditutup.

"Iya pertama ikut sidang, padahal saya cuma karyawan doang. Gak tau harus tutup. Tadi kena denda Rp 200 ribu," terang Jihan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, mereka merupakan pelanggar PPKM Darurat yang sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021.

"Vonisnya ada yang Rp 100-700 ribu. Pelanggarannya ada pelaku usaha pertokoan, rumah makan masih menyediakan makan di tempat padalah pengusaha rumah makan tidak boleh menyediakan makan di tempat, harus take away," ungkap Yohannes.

Pelanggaran lainnya, terang dia, ada juga pertokoan atau tempat usaha yang tidak menyediakan alat protokol kesehatan. Seperti tidak menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu hingga handsanitizer.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:40 WIB

Syarat penerima bantuan subsidi gaji Rp1 juta yang ditetapkan pemerintah dinilai tidak adil.

Bandung Raya - Ngamprah, Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi Gaji, Buruh KBB,Pemerintah Tak Adil,Subsidi Gaji,Penerima Bantuan

Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cili...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:25 WIB

Krisis kelangkaan oksigen masih di alami sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bandung (KBB).

Bandung Raya - Ngamprah, Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cililin, Bantuan Oksigen,Pemprov Jabar,RSUD Cililin,Kebutuhan Oksigen,kelangkaan oksigen,Kabupaten Bandung Barat,KBB

Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Renta...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:00 WIB

Selain berisiko terpapar Covid-19, anak-anak berpotensi kehilangan ruang bermain sebagai dunia meraka saat ini. 

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Rentan, Hari Anak Nasional,Sonya Fatmala,Kelompok Rentan,Terpapar Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat

Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu In...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 17:35 WIB

Proses pencarian insentif nakes tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Bandung Raya - Ngamprah, Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu Ini, Pemda KBB,Insentif Nakes,Tenaga Kesehatan,insentif penanganan Covid-19,Kabupaten Bandung Barat

Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:48 WIB

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021, kasus pelecehan seksual terhadap anak masih mendominasi di Kabupaten Bandung...

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi, Kekerasan pada anak,kekerasan pada anak di KBB,Kabupaten Bandung Barat,Hari Anak Nasional,Kekerasan seksual pada anak

Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:31 WIB

Gelombang Pandemik Covid-19 ikut memukul memukul ekonomi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satu sektor terdampak a...

Bandung Raya - Ngamprah, Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang, Pengangguran di KBB,Penganggguran,Pandemi Covid-19,COVID-19,PHK di KBB

Lapang Futsal di KBB Disulap Jadi Shelter Isolasi

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:16 WIB

Sebuah lapang futsal di Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disulap menjadi shelter isola...

Bandung Raya - Ngamprah, Lapang Futsal di KBB Disulap Jadi Shelter Isolasi , Pusat Isolasi,Isolasi Covid-19,Lapang Futsal di KBB jadi Shelter Isolasi,COVID-19,Kabupaten Bandung Barat

Terapkan PPKM Level 3, Hengky Kurniawan Minta Warga KBB Sabar

Ngamprah Kamis, 22 Juli 2021 | 14:44 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat menegaskan, kunci utama menurunkan penyebaran Corona yakni dengan disiplin me...

Bandung Raya - Ngamprah, Terapkan PPKM Level 3, Hengky Kurniawan Minta Warga KBB Sabar, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,PPKM di KBB,Kabupaten Bandung Barat,PPKM Level 3 Bandung Barat,PPKM Level 3

artikel terkait

dewanpers
arrow-up