web analytics

PPKM Darurat Berlaku, Buruh Minta Tidak Ada PHK

clockKamis, 1 Juli 2021 22:02 WIB
Umum - Nasional, PPKM Darurat Berlaku, Buruh Minta Tidak Ada PHK, PPKM Darurat,Buruh,PHK

Aksi unjuk rasa buruh. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan tanggapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang baru saja diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menahan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Setidaknya, ada empat hal pernyataan Said Iqbal menyikapi pemberlakuan PPKM darurat yang diberlakukan pada tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Pertama, kata Said Iqbal, KSPI dan buruh Indonesia mendukung langkah-langkah Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Jokowi untuk menekan angka pandemi Covid-19 melalui kegiatan PPKM, agar penyebaran Covid-19 tidak meluas, bertambah, dan tidak membuat angka kematian akibat Covid-19 makin meningkat.

Dia meminta, mengimbau, dan meminta kepada buruh di seluruh Indonesia untuk mengikuti protokol kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah selama pemberlakukan PPKM.

Dalam kaitan dengan itu, pengusaha harus menyediakan segala fasilitas terkait protokol kesehatan.

“Perusahaan harus menyediakan masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan pemberlakuan jarak agar tidak terlalu mendekat saat berlangsungnya proses produksi, makan siang, tempat ibadah di lingkungan perusahaan dan tempat parkir,” katanya dalam keterangan persnya, Kamis 1 Juli 2021.

“Sementara bagi perusahaan yang tidak mampu, pemerintah daerah dan pusat wajib memberikan bantuan untuk menyediakan alat untuk memenuhi protokol kesehatan secara gratis,” lanjutnya.

Kedua, fakta di lapangan, angka kematian dan penderita Covid-19 di klaster buruh dan keluarganya terus meningkat. Hal ini menjadi persoalan mendasar, akan mendahulukan aspek kesehatan atau ekonomi.

Menurut Said Iqbal, biasanya ketika buruh diketahui terpapar Covid-19 di lingkungan perusahaan, buruh cenderung diminta melakukan isolasi mandiri di rumah. Mereka tidak melapor ke Satgas setempat. Karena jika ini dilakukan, akan dilakukan penutupan sementara perusahaan selama 10 sampai 14 hari.

“Perusahaan keberatan dengan dilakukan penutupan sementara,” ujarnya.

Supaya tidak  tutup, perusahaan yang buruhnya terpapar Covid-19 cenderung tidak mau mengumumkan. Akibatnya, buruh yang melakukan isolasi mandiri di rumah menularkan kepada keluarga. Inilah yang menjelaskan klaster pabrik sekarang merambah ke klaster keluarga.

Dalam sebulan ini, kata Said Iqbal, dari laporan yang diterima KSPI, di wilayah Jabodetabek saja setidaknya 15 orang buruh meninggal dunia.

“Kami meminta agar buruh yang terpapar Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri, perusahaan dan pemerintah memberikan obat-obatan dan perawatan yang secukupnya secara gratis,” katanya.

Ketiga, KSPI meminta pemerintah dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja, Menko Perekonomian, dan Menteri Perindustrian untuk memastikan berlakukan PPKM tidak menyebabkan buruh dirumahkan kemuadian dipotong gaji dan terlebih lagi jangan sampai ada ledakan PHK.

“Harus disadari, tidak hanya dampak kesehatan yang kita hadapi. Tetapi juga akibat negatifnya bisa berdampak pada ekonomi,” katanya.

Berkaca pada awal terjadinya pandemi, banyak buruh yang dirumahkan dan kemudian kehilangan pekerjaan.

Akibatnya, daya beli buruh akan turun, yang berdampak pada menurunnya konsumsi. Menurunnya konsumsi akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi yang negatif. Jika ini terjadi,resesi akan semakin panjang.

“Kami meminta bantuan subsidi upah dilanjukan kembali. Bagi perusahaan yang mampu, harus membayar upah secara penuh dan tidak dipotong. Kalau kemudian terjadi PHK, kami meminta pengusaha membayar pesangon tidak menggunakan omnibus law UU Cipta Kerja, tetapi menggunakan aturan lama seperti yang diatur dalam PKB atau UU No 13 Tahun 2003,” katanya.

Menurutnya, bukan tidak mungkin PPKM darurat ini akan berdampak PHK besar-besar seperti kasus Giant. Terutama terhadap perusahaan retail, logistik, perhotelan, transportasi, makanan, tekstil, komponen elektronik, hingga komponen otomotif.

Keempat, dia mengemukakan, omnibus law bukan jawaban terhadap ancaman ledakan PHK di tengah pandemi yang kian meningkat. Karena itu, pihaknya meminta agar omnibus law UU Cipta Kerja segera dicabut.

“Kami bersama pemerintah siap berjibaku untuk menurunkan Covid-19 mendukung langkah pemerintah memberlakukan PPKB darurat dengan mempertimbangkan efek kesehatan dan  ekonomi,” ujarnya.  

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Catat! Ini Bobot Nilai dan Ambang Batas Soal CPNS 2021

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:13 WIB

Pengumuman CPNS 2021 sudah dibuka untuk seleksi administrasi. Mereka yang sudah lulus segera mempersiapkan diri untuk me...

Umum - Nasional, Catat! Ini Bobot Nilai dan Ambang Batas Soal CPNS 2021, Materi Soal CPNS 2021,Soal CPNS 2021,macam Soal CPNS 2021,ambang batas Soal CPNS 2021,bobot nilai Soal CPNS 2021

Perhatikan! Ini Skema dan Kriteria Bantuan Subsidi Upah 2021 untuk Pek...

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:10 WIB

Skema dan Kriteria Bantuan Subsidi Upah 2021 Pekerja

Umum - Nasional, Perhatikan! Ini Skema dan Kriteria Bantuan Subsidi Upah 2021 untuk Pekerja, Bantuan Subsidi Upah (BSU),BLT BPJS Ketenagakerjaan,bsu 2021,bantuan subsidi upah 2021

Beli Foto untuk Ucapan Selamat Greysia/Apriani, Prabowo Tuai Pujian

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:59 WIB

Ungkapan selamat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk Greysia/Apriyani yang berhasil meraih medali emas di...

Umum - Nasional, Beli Foto untuk Ucapan Selamat Greysia/Apriani, Prabowo Tuai Pujian, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto,Greysia Polii/Apriyani Rahayu,Ucapan Selamat dari Prabowo,Prabowo Beli Foto Greysia/Ariyani

Wajah Pendidikan di Masa Pandemi: Pemerintah Gagal, Pelajar dan Mahasi...

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:32 WIB

Dunia pendidikan Indonesia, di tengah wabah Covid-19, mengalami dampak yang besar. Kegiatan belajar dan mengajar yang se...

Umum - Nasional, Wajah Pendidikan di Masa Pandemi: Pemerintah Gagal, Pelajar dan Mahasiswa Jadi Korban, Wajah Pendidikan Indonesia,Wajah Pendidikan di Masa Pandemi,Dunia pendidikan Indonesia,Pendidikan Terlantar di Masa Pandemi,pembelajaran online,Kerugian Pembelajaran online,Penanganan Covid-19,penanganan covid-19 di Indonesia

Begini Cara Mudah Lakukan Pendaftaran Vaksin Covid

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:43 WIB

Salah satu cara menekan penyebaran Covid-19 adalah program vaksinasi. Namun, sudahkah Anda mengetahui cara mudah untuk p...

Umum - Nasional, Begini Cara Mudah Lakukan Pendaftaran Vaksin Covid , pendaftaran vaksin covid,Pendaftaran vaksin covid-19 Bandung,Vaksin Covid-19,pendaftaran vaksin covid online

Kartu Prakerja Gelombang 18: Segera Update Data Diri untuk Pendaftaran

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:29 WIB

Program Kartu Prakerja gelombang 18 akan segera dibuka. Hal ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi, @p...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 18: Segera Update Data Diri untuk Pendaftaran, Kartu Prakerja,Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,11 Poin Wajib Dipastikan Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18

PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Terbaru Kerja PNS

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:39 WIB

Sistem kerja aparatur sipil negara (ASN) ditetapkan sesuai dengan level penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masya...

Umum - Nasional, PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Terbaru Kerja PNS, Aturan Terbaru Kerja PNS,PPKM diperpanjang,sistem kerja ASN,Sistem Kerja Pegawai ASN

Kisi kisi Soal CPNS 2021 : dari TWK, TIU, Sampai TKP

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 08:52 WIB

Banyak orang yang sedang bersiap menghadapi ujian soal CPNS 2021. Kamu pasti penasaran apa kisi kisinya kan?

Umum - Nasional, Kisi kisi Soal CPNS 2021 : dari TWK, TIU, Sampai TKP, Soal CPNS 2021,Materi Soal CPNS 2021,kisi kisi Soal CPNS 2021,macam Soal CPNS 2021

artikel terkait

dewanpers
arrow-up