web analytics

Kerap Banjir saat Hujan, Warga Minta KCIC Benahi Gorong-gorong Rusak Akibat Proyek

clockJumat, 25 Juni 2021 18:15 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Kerap Banjir saat Hujan, Warga Minta KCIC Benahi Gorong-gorong Rusak Akibat Proyek, banjir akibat Proyek KCIC,Dampak Proyek KCIC,Dampak Proyek Kereta Cepat,Banjir Akibat Proyek Kereta Cepat,Keluhan Warga Terdampak Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Warga Warga RT 4 RW 5, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) membersihkan lumpur sisa banjir, Jumat 25 Juni 2021. (Ayobandung.com/Restu)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Warga RT 4 RW 5, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kerap jadi korban banjir saat hujan tiba. Warga menduga banjir terjadi karena tidak berfungsinya gorong-gorong akibat tertutup proyek pembuatan pier atau tiang kereta cepat Jakarta-Bandung. 

Salah satu warga, Cucu (55) mengatakan banjir datang apabila curah hujan tinggi. Ketinggian banjir bisa merendam rumahnya antara 60-80 centimeter. Untuk menghindari banjir, pihaknya telah membuat tanggul agar air tak masuk kerumahnya. Namun, upaya tersebut sia-sia, apalagi saat hujan deras datang. 

"Debit air dari atas sangat besar. Di sini gorong-gorongnya tidak berfungsi karena proyek, otomatis banjir Cileuncang," kata Cucu saat ditemui, Jumat 25 Juni 2021. 

Cucu menjelaskan, sebelum ada proyek KCIC saluran air di lokasi lancar. Namun karena ada pembangunan pier, saluran dibelokkan dan kerap tak berfungsi karena tertutup urugan tanah. 

Menurutnya, banjir tak hanya merendam barang barang berharga miliknya, tapi juga membawa banyak lumpur. Hal itu yang membuat dirinya harus bekerja ekstra untuk bersih-bersih saat air telah surut. 

"Kursi-kursi sudah banyak yang lapuk, sebagian terpaksa dibuang karena susah hancur," jelasnya. 

Cucu berharap pelaksana proyek segera melakukan normalisasi sungai agar rumahnya tidak terus-menerus jadi langganan banjir. "Kita mendukung proyek pemerintah ini. Tapi saya berharap sungai segera diperbaiki lagi, agar air saat hujan lancar," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Cilame, Aas mengatakan akan menyampaikan keluhan warga soal banjir kepada KCIC. Menurutnya prinsip pembangunan tak boleh merugikan sejumlah pihak. 

"Kami akan sampaikan kepada pelaksana proyek agar memperbaiki saluran air di sana. Prinsipnya proyek ini tak boleh merugikan warga," papar Aas. 

Ayobandung telah mengkonfirmasi terkait informasi tersebut, namun hingga berita ini diturunkan, KCIC belum memberikan jawaban.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ada Proyek Pengaspalan, Jalan Bandung-Cianjur Macet

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Cianjur via Citatah mengalami kepadatan, pada Senin, 2 Agustus 2021, sore.

Bandung Raya - Ngamprah, Ada Proyek Pengaspalan, Jalan Bandung-Cianjur Macet, Proyek Pengaspalan,Jalan Bandung-Cianjur,Macet,Kemacetan,Lalu lintas,Kabupaten Bandung Barat,KBB,Cianjur

Dipernakan KBB Waspadai Penularan Covid-19 terhadap Satwa di Kebun Bin...

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:50 WIB

Dipernakan KBB menyalakan alarm waspada terkait potensi penularan Covid-19 terhadap satwa liar.

Bandung Raya - Ngamprah, Dipernakan KBB Waspadai Penularan Covid-19 terhadap Satwa di Kebun Binatang, Dipernakan,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Penularan Covid-19,Satwa,Harimau,Kebun Binatang

Harga Anjlok, Petani Bunga Aster dan Pikok di Lembang Rugi Puluhan Jut...

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat komoditi anjlok dari harga Rp15 ribu menjadi Rp7 ribu selama PPKM Level 4.

Bandung Raya - Ngamprah, Harga Anjlok, Petani Bunga Aster dan Pikok di Lembang Rugi Puluhan Juta Rupiah, Petani Bunga,Harga Anjlok,Aster,Pikok,Lembang,Rugi Puluhan Juta Rupiah,PPKM Level 4,PPKM Darurat,kalender hijriah

Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:00 WIB

 Pembangunan Pasar Tagog Padalarang tak terpengaruh pandemi Covid-19, proyek ini ditargetkan rampung sesuai target.

Bandung Raya - Ngamprah, Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target, Pasar Tagog,Padalarang,pandemi covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Pembangungan Pasar Tagog

Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi

Ngamprah Minggu, 1 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Sejumlah pelatih sekolah sepak bola terdampak pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi, Pelatih Sekolah Sepak Bola,Pandemi Covid-19,Sekolah Sepak Bola,SSB,Kabupaten Bandung Barat,PSSI,Sepak Bola

Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 19:00 WIB

Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami peningkatan.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat, Hengky Kurniawan,Angka Kesembuhan,Pasien Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Bed Occupancy Rate

Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 18:40 WIB

Beberapa warga dipungut biaya pemakaman hingga jutaan rupiah di TPU khusus pasien Covid-19, Desa Rajamandala Kulon, Keca...

Bandung Raya - Ngamprah, Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya, Pungutan Biaya,Pemakaman Khusus,COVID-19,Keluarga Pasien,KBB,TPU khusus,Pasien Covid-19,Kabupaten Bandung Barat,Cipatat

Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 16:40 WIB

Di tengah Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat-Level 4, industri wisata Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?, Bendera Putih Pelaku Usaha,Pelaku Wisata KBB,gerakan pasang bendera putih,Industri wisata KBB,Kondisi Pariwisata di Bandung Barat

artikel terkait

dewanpers
arrow-up