web analytics

Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal

clockJumat, 25 Juni 2021 15:47 WIB
Umum - Nasional, Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal, obat herbal,obat herbal corona,Manfaat Obat Herbal,obat herbal covid-19,Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia,obat-obatan herbal corona

Obat herbal. (Freepik)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir mendapat perhatian seluruh pihak. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, jumlah penderita Covid-19 bertambah 20.574 orang pada 24 Juni 2021 menjadi total 2,05 juta pasien. Sementara yang sembuh ada 1,82 juta orang dan meninggal dunia sebanyak 55.949 jiwa.

Tidak heran jika pemerintah kembali memperketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 22 Juni sampai 5 Juli 2021. Anjuran 3M pun kembali digaungkan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau warga untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan mempermudah dan menambah kegiatan vaksinasi, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga. Serta meminum suplemen atau obat-obatan yang dapat mempertebal daya tahan tubuh terhadap serangan virus atau biasa disebut imunomodulator.

Berdasarkan rilis yang diterima, Jumat (25/6), Arianti Anaya, Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes menuturkan, di tengah meningkatnya kasus Covid-19 semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengonsumsi imunomodulator yang diproduksi dari tanaman-tanaman obat asli Indonesia.

"Kalau pandemi ini berkepanjangan, tentu akan lebih bagus mengonsumsi obat herbal yang bahan bakunya dari dalam negeri. Semakin banyak obat modern asli Indonesia (OMAI) jenis fitofarmaka dicari masyarakat, maka suatu saat nanti kita tidak akan lagi bergantung pada obat-obatan berbahan baku impor," ujar Arianti saat menjadi pembicara Dialog Nasional bertema Kiprah 17 Tahun Obat Modern Asli Indonesia Fitofarmaka, Kamis (24/6).

Ia menambahkan, sudah menjadi tugas Kemenkes untuk mengedukasi masyarakat dan tenaga kesehatan agar lebih yakin dan mencintai OMAI produksi dalam negeri.

"Pandemi ini jadi momentum meningkatkan konsumsi OMAI. Namun untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat itu butuh waktu, sehingga kami berpikir perlu regulasi yang sifatnya memaksa," katanya.

Menurut Arianti, saat ini instansinya tengah menyusun formularium khusus OMAI. Sehingga nantinya obat-obatan herbal buatan dalam negeri bisa masuk dalam daftar obat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bisa diberikan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan.

"Rencananya OMAI fitofarmaka yang sudah mendapat izin edar dari Badan POM akan masuk formularium, karena kan sudah pasti aman ya," jelasnya.

Reri Indriani, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan POM mengungkapkan sejak Covid-19 mulai menyebar di Indonesia tahun lalu, permintaan OMAI fitofarmaka imunomodulator meningkat signifikan. Hal tersebut didorong oleh keinginan masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap serangan penyakit.

Tingginya permintaan suplemen imunitas tubuh, tak pelak membuat banyak produsen obat-obatan herbal mengajukan berkas permohonan izin untuk mengedarkan obat buatannya.

"Ada peningkatan pengajuan berkas 35-40 persen untuk OMAI ini selama pandemi. Tugas Badan POM adalah mengawalnya mulai dari uji pra klinis, uji klinis dan memastikan semua proses produksinya memenuhi standar yang berlaku. Namun, kami kemudian membuat kebijakan relaksasi untuk mempercepat waktu perizinannya sehingga bisa cepat diproduksi dan dikonsumsi masyarakat," kata Reri.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 k...

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:48 WIB

Saat sidak Jokowi tidak temukan obat Oseltamivir, Favipiravir, dan Azithromycin.

Umum - Nasional, Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 ke Menkes, Presiden Joko Widodo,Jokowi sidak,jokowi sidak ke apotek di bogor,obat covid-19,obat perawatan covid 19,Presiden Jokowi

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:50 WIB

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan ditutup pada Se...

Umum - Nasional, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini!, CPNS 2021,Pendaftaran CPNS 2021,Pembukaan CPNS 2021,Formasi CPNS 2021,jadwal cpns 2021

BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriteri...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:26 WIB

Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 bagi para pekerja...

Umum - Nasional, BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriterianya, Bantuan Subsidi Upah (BSU),BSU cair,Kriteria BSU,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan gaji 3 juta,BSU Gaji 3 juta

Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:22 WIB

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) menjadi trending topic di Twitter. Hal itu terjadi usai seorang warganet menceri...

Umum - Nasional, Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!, KTP elektronik,E-KTP,Susah dapat vaksin covid-19,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:16 WIB

Konsumsi rokok dan risiko yang ditimbulkannya telah menjadi isu penting.

Umum - Nasional, Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah Rokok, Rokok,tembakau,bahaya tembakau,rongga mulut

Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 12:35 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami jika situasi pandemi Covid-19 telah membuat anak-anak tak bisa pergi ke sekolah....

Umum - Nasional, Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Hari Anak Nasional 2021,peringatan Hari Anak Nasional 2021,anak SD

Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 09:56 WIB

Melihat pentingnya menggunaan masker dalam pencegahan penularan Covid-19, Satgas Covid-19 menggunakan 3 strategi utama u...

Umum - Nasional, Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun, Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker,Kampanye menggunakan masker,pencegahan penularan Covid-19,Satgas Covid-19,kepatuhan memakai masker,Tingkat Kepatuhan Masyarakat

WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 07:28 WIB

WHO mendesak Indonesia untuk menerapkan penguncian yang lebih ketat dan lebih luas. Hal ini untuk memerangi lonjakan inf...

Umum - Nasional, WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran, Pelonggaran PPKM Darurat,Lonjakan kematian COVID-19,pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat,kasus positif Covid-19 di Indonesia,WHO,kematian COVID-19 di Indonesia
dewanpers
arrow-up