web analytics

Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat Dicabut

clockJumat, 25 Juni 2021 14:20 WIB userIdham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat Dicabut, Pengusaha Restoran,aturan makan di tempat,PPKM Mikro,PPKM Mikro Bandung,Restoran di Bandung

Pengunjung saat berada di salah satu kafe, di Kota Bandung, Rabu 2 Juni 2021. Untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran 2021, Pemerintah Kota Bandung akan kembali memperketat protokol kesehatan sejumlah kegiatan di ruang publik. Di antaranya tempat wisata, pusat kegiatan ekonomi dan resepsi pernikahan. Pemkot Bandung mempersingkat jam operasional kafe dan restoran dari yang sebelumnya beroperasi hingga pukul 23.00 WIB saat bulan Ramadan lalu, kini kembali dibatasi menjadi pukul 21.00 WIB. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengusulkan revisi Perwal Kota Bandung No.61 Tahun 2021 tentang PPKM Kota Bandung. Revisi itu khususnya ditujukan kepada aturan soal larangan makan di tempat yang diberlakukan dalam masa PPKM Mikro.

Ketua AKAR – PHRI, Arif Maulana, mengungkapkan adanya ketidak selarasan antara perwal tersebut dengan Surat Edaran Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia tanggal 21 Juni 2021 (HM.4.6/158/SET.M.EKON.3/06/2021) dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2021.

“Dalam pelaksanaannya, perwal Kota Bandung berbenturan dengan surat edaran dan instruksi menteri yang disebut sebelumnya, terutama pada poin pelarangan dine in 0% untuk kafe dan restoran di Kota Bandung,” ujar Arif dalam keterangannya untuk awak media, Kamis, 24 Juni 2021.

Jika usulan itu diindahkan, Arif pun berharap pihak Pemkot Bandung dapat melibatkan organisasi atau asosiasi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan usaha kafe dan restoran. Dengan begitu, para pengusaha yang usahanya terdampak oleh pandemi pun dapat turut menyampaikan aspirasi terkait kebijakan yang berlaku dalam PPKM.

Arif menyampaikan, sejak pandemi mulai berlangsung, ada banyak kafe atau restoran yang merumahkan pegawai dan bahkan menutup unit usahanya. Tindakan-tindakan itu sendiri diambil untuk bertahan di tengah pandemi.

“Dari survei yang dilakukan oleh AKAR perhari Rabu, 23 Juni 2021, tercatat 50 kafe dan restoran menyampaikan penurunan bisnis yang sangat signifikan. Beberapa sudah tutup dan memutus hubungan kerja. Survei ini masih berlangsung dan hasil akhirnya nanti akan dilampirkan dalam surat kepada pemerintah atau dipresentasikan dalam audiensi,” tutur Arif.

Arif menyampaikan, kafe dan restoran adalah elemen pariwisata yang penting dalam penyumbangan pendapatan daerah (PAD) terbesar untuk Kota Bandung. Jika kebijakan dalam perwal terus diberlakukan, Arif khawatir akan ada dampak kepada lamanya pemulihan ekonomi di Kota Bandung baik secara mikro maupun makro.

Untuk diketahui, dalam Perwal Kota Bandung No.61 Tahun 2021 tentang PPKM Kota Bandung, diatur soal larangan makan di tempat atau layanan dine in di kafe dan restoran yang tersebar di Kota Bandung. Kebijakan itu diberlakukan dalam rangka merespon kenaikan kasus positif Covid-19 di Bandung Raya pascalibur lebaran 2021. 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Update Covid-19 Kota Bandung 3 Agustus 2021: Rancasari Tertinggi

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:58 WIB

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat. Rancasari masih menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung 3 Agustus 2021: Rancasari Tertinggi, Update Covid-19 Kota Bandung,covid-19 kota bandung,data covid-19 kota bandung terbaru,data covid-19 Kota Bandung,data covid-19 kota bandung hari ini,update data covid-19 kota bandung

BOR Turun, Kota Bandung Optimistis Kasus Covid-19 Turun

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 10:53 WIB

BOR Turun, Kota Bandung Optimistis Kasus Covid-19 Turun

Bandung Raya - Bandung, BOR Turun, Kota Bandung Optimistis Kasus Covid-19 Turun, Ema Sumarna,Update Covid Bandung

Prakiraan Cuaca Kota Bandung 3 Agustus 2021, Gerimis Sore Hari

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:36 WIB

Cuaca Kota Bandung hari ini, Selasa (3/8/2021) diprediksi gerimis pada sore hari.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung 3 Agustus 2021, Gerimis Sore Hari, Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Hari Ini,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Waktu Salat Kota Bandung 3 Agustus 2021

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:04 WIB

Sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut waktu imsak dan jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung...

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Kota Bandung 3 Agustus 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Sempat Booming Awal Pandemi, Tren Sepeda Makin Menurun

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 20:05 WIB

Berbeda saat awal pandemi, tren bersepeda di kota besar saat ini sudah makin menurun.

Bandung Raya - Bandung, Sempat Booming Awal Pandemi, Tren Sepeda Makin Menurun, Tren,Sepeda,Booming,Pandemi,PPKM,Penjualan Menurun

Meski Alami Krisis Pangan, Satwa di Kebun Binatang Bandung Masih Sehat

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 19:20 WIB

Meski Kebun Binatang Bandung kekurangan pakan, tetapi kondisi satwa secara fisik masih dalam keadaan sehat.

Bandung Raya - Bandung, Meski Alami Krisis Pangan, Satwa di Kebun Binatang Bandung Masih Sehat, Krisis Pangan,Kebun Binatang Bandung,Satwa,Bandung Zoological Garden,Bazooga,PPKM,Hewan,Krisis Keuangan,Kesulitan Finansial

PPKM Level 4 Kota Bandung Diperpanjang? Begini Kata Sekda Bandung

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 17:50 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung, Ema Sumarna, mengaku masih menunggu kebijakan terbaru mengenai PPKM Level 4 di Kota B...

Bandung Raya - Bandung, PPKM Level 4 Kota Bandung Diperpanjang? Begini Kata Sekda Bandung, PPKM Level 4,Kota Bandung,Sekda Bandung,PPKM diperpanjang

Pakar Sebut 5 Faktor Daya Serap Anggaran Daerah Masih Lemah

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 17:25 WIB

Terdapat lima faktor yang menujukkan daya serap anggaran di daerah masih rendah.

Bandung Raya - Bandung, Pakar Sebut 5 Faktor Daya Serap Anggaran Daerah Masih Lemah, Pakar,Daya Serap,Anggaran Daerah,Imbas PPKM

artikel terkait

dewanpers
arrow-up