web analytics

KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan

clockRabu, 23 Juni 2021 14:48 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan, Korupsi Pengadaan Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos KBB,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),dugaan korupsi Bansos Covid KBB,Bansos Covid KBB

Tim Penyidik KPK membawa 5 koper usai menggeledah DPMPTSP KBB. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinsos Pemkab Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. 

Tim penyidik KPK bahkan ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, sejak tanggal 22-25 Juni 2021 untuk memeriksa sejumlah saksi. Terbaru, Lembaga Antirasuah menjadwalkan pemeriksaan terhadap 12 saksi dari kalangan ASN dan pensiunan pejabat, pada Rabu 23 Juni 2021. 

"Hari ini bertempat di perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Aula Wakil Bupati), Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan saksi-saksi dari pihak ASN pada Sekretariat Daerah KBB untuk tersangka Aa Umbara Sutisna (AUM)," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam siaran persnya, Rabu 23 Juni 2021. 

12 saksi tersebut yaitu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Heru Budi Purnomo, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Hendra Trismayadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ade Sudiana. 

Asisten I, Imam Santoso Mulyo, Kepala Bidang P2P Dinkes KBB, Mulyana, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes, Wishnu Pramulyo, Tuti Heriyati, dan Kepala Bidang Pariwisata, David Oot

Mantan Kepala Dinas Pertanian, Ida Nurhamidah, Mantan Kepala Disdukcapil, Wahyudiguna, dan Mantan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan, Dewi Muniarti.  

Sebelumnya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Bansos Covid-19 itu KPK sudah menetapkan tiga tersangka. Yakni Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dan anaknya Andri Wibawa. Kemudian Totoh Gunawan dari pihak swasta. Ketiganya kini masih ditahan lembaga anti rasuah dalam rangka penyidikan.

KPK menduga Aa Umbara terlibat konflik kepentingan dalam pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020 

Aa Umbara disangkakan menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar. Sedangkan M Totoh diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 milliar dan Andri juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Sonya Fatmala Ajak Orangtua Awasi Penggunaan Gadget pada Anak

Ngamprah Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:18 WIB

Peran orangtua mengawasi penggunaan gadget oleh anak cukup penting. Hal itu sebagai upaya mengurangi dampak negatif dari...

Bandung Raya - Ngamprah, Sonya Fatmala Ajak Orangtua Awasi Penggunaan Gadget pada Anak, Sonya Fatmala,Kabupaten Bandung Barat,Pandemi Covid-19,gadget pada anak,bahaya gadget bagi anak

Penuhi Kebutuhan Oksigen 3 RSUD di KBB, Petugas Isi Ulang Hingga ke Lu...

Ngamprah Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:41 WIB

Kebutuhan oksigen di tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum bisa terpenuhi akibat kelan...

Bandung Raya - Ngamprah, Penuhi Kebutuhan Oksigen 3 RSUD di KBB, Petugas Isi Ulang Hingga ke Luar Kota, isi ulang oksigen,RSUD di KBB,Kabupaten Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:40 WIB

Syarat penerima bantuan subsidi gaji Rp1 juta yang ditetapkan pemerintah dinilai tidak adil.

Bandung Raya - Ngamprah, Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi Gaji, Buruh KBB,Pemerintah Tak Adil,Subsidi Gaji,Penerima Bantuan

Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cili...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:25 WIB

Krisis kelangkaan oksigen masih di alami sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bandung (KBB).

Bandung Raya - Ngamprah, Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cililin, Bantuan Oksigen,Pemprov Jabar,RSUD Cililin,Kebutuhan Oksigen,kelangkaan oksigen,Kabupaten Bandung Barat,KBB

Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Renta...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:00 WIB

Selain berisiko terpapar Covid-19, anak-anak berpotensi kehilangan ruang bermain sebagai dunia meraka saat ini. 

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Rentan, Hari Anak Nasional,Sonya Fatmala,Kelompok Rentan,Terpapar Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat

Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu In...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 17:35 WIB

Proses pencarian insentif nakes tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Bandung Raya - Ngamprah, Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu Ini, Pemda KBB,Insentif Nakes,Tenaga Kesehatan,insentif penanganan Covid-19,Kabupaten Bandung Barat

Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:48 WIB

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021, kasus pelecehan seksual terhadap anak masih mendominasi di Kabupaten Bandung...

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi, Kekerasan pada anak,kekerasan pada anak di KBB,Kabupaten Bandung Barat,Hari Anak Nasional,Kekerasan seksual pada anak

Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:31 WIB

Gelombang Pandemik Covid-19 ikut memukul memukul ekonomi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satu sektor terdampak a...

Bandung Raya - Ngamprah, Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang, Pengangguran di KBB,Penganggguran,Pandemi Covid-19,COVID-19,PHK di KBB

artikel terkait

dewanpers
arrow-up