web analytics

Wali Kota Bandung Upayakan Penambahan Ratusan Tempat Tidur di Rumah Sakit

clockRabu, 23 Juni 2021 09:20 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Wali Kota Bandung Upayakan Penambahan Ratusan Tempat Tidur di Rumah Sakit, Wali Kota Bandung,Oded M. Danial,Tempat Tidur,Rumah Sakit

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat jadi narasumber di PRFM, Selasa 22 Juni 2021. (Dok. Humas Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk bisa menambah tempat tidur di rumah sakit.

Kini Ia tengah mengupayakan potensi tambahan hingga 400 tempat tidur baru khusus untuk perawatan pasien Covid-19.

Belum lama ini Oded sudah berkoordinasi langsung bersama Rumah Sakit Kebon Jati. Kemudian Ia menugaskan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk menindaklanjuti untuk melihat kemungkinan penambahan tempat tidur tersebut.

“Kami juga akan terus berupaya menambah tempat tidur, yang masih memungkinkan di antaranya Rumah Sakit Kebon Jati di Kawaluyaan ada 300 tempat tidur. Saya sudah ngobrol dengan yang punyanya langsung. Alhamdulillah sudah ada tanda dan akan segera kita proses,” ucap Oded saat jadi narasumber di PRFM, Selasa 22 Juni 2021.

Oded mengungkapkan, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) yang lama di Jalan Astanaanyar juga berpotensi untuk menambah tempat tidur khusus perawatan pasien Covid-19.

“Ada juga di RSKIA yang lama ada 100 (tempat tidur) lebih di sana,” imbuhnya.

Di samping dua lokasi tersebut, Oded juga sebelumnya sudah meminta rumah sakit di Kota Bandung untuk menambah kapasitas tempat tidurnya. Dia bersyukur, pihak rumah sakit merespon positif.

Hanya saja, sambung Oded, saat ini kondisinya memang masih sangat waspada. Karena penambahan tempat tidur juga dibayangi oleh meningkatnya jumlah pasien yang masuk dalam perawatan di rumah sakit.

Terlebih di Kota Bandung juga turut menampung pasien dari luar daerah yang jumlahnya bisa mencapai 50 persen.

“Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah,” ujarnya.

Untuk itu, Oded terus mendorong agar kelurahan memiliki tempat isolasi mandiri. Sehingga jika ada yang terpapar tanpa gejala ataupun dengan gejala ringan bisa ditangani di kewilayahan.

“Isolasi di kecamatan dari 151 kelurahan ada sekitar 130 kelurahan yang mereka punya isolasi tinggal 21 kelurahan lagi. Waktu ratas (rapat terbatas) terakhir saya perintahkan agar mereka bersama-sama menyiapkan isolasi di masing-masing kelurahan,” ungkapnya.

Di luar itu, Oded kembali meminta semua elemen ikut bekerja sama menghadapi pandemi Covid-19 dengan penuh kesabaran dan kesadaran. Utamanya, disiplin dalam menjaga protokol kesehatan.

Oded menegaskan, segala bentuk upaya penanganan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Bandung tak akan membuahkan hasil, tanpa didukung kesadaran dan partisipasi warga mengikuti setiap arahan pemerintah.

“Kepada warga Kota Bandung yang saya cintai dan muliakan mari kita sikapi Covid-19 dengan penuh kesabaran. Sabar itu bukan berarti kita diam, tapi harus dilengkapi dengan upaya agar Covid-19 ini bisa cepat menghilang. Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran patuh pada prokes,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama turut hadir juga Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan sebagai narasumber. Pada pernyataan pembukanya, Tedy mengapresiasi kesigapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam merespon kondisi terkini pandemi Covid-19.

Meski begitu, Tedy tetap meminta kepada Pemkot Bandung agar mengoptimalkan berbagai intrumen pemerintahan yang dimiliki untuk mengedukasi masyarakat terkait Covid-19. 

Dia juga mewanti-wanti agar segala informasi terkait virus ini harus selalu disampaikan guna menghindari kecemasan di tengah masyarakat.

“Barusan kami baru saja menggelar rapat. Intinya kita punya pemahaman yang sama terhadap situasi dan kondisi covid-19 saat ini. Dan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang sudah menginjak rem sangat dalam sekali. Kita pahami bahwa itu demi keselamatan masyarakat Kota Bandung,” kata Tedy.

Selain itu, Tedy juga menghaturkan apresiasi tinggi kepada para tenaga kesehatan yang sudah berjibaku lebih dari satu tahun ini. Terlebih dia sempat menyaksikan sendiri bagaimana sepak terjang parta tenaga kesehatan.

“Saya sangat mengapresiasi tenaga kesehatan yang sudah bekerja 24 jam. Saya alumni penyintas yang selama 24 hari di rumah sakit menyaksikan betul bagaimana mereka beratnya bertugas melawan Covid-19,” ujarnya.

Tedy juga meminta kepada semua pihak agar memiliki kesepahaman terkait situasi dan kondisi terkini pandemi Covid-19. Sehingga menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Sekarang saatnya saling mengingatkan dan peduli kepada yang lain. Ketika ada yang tidak melaksanakan prokes itu diingatkan. Ini untuk jaga diri kita, termasuk keselamatan yang di rumah,” katanya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:15 WIB

Ini Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor

Bandung Raya - Bandung, Tips Berkendara Membawa Barang di Sepeda Motor, yamaha,tips bawa barang,Yamaha Riding Academy (YRA)

Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:17 WIB

Sabtu, 24 Juli 2021 Cuaca Bandung Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hujan

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,Prakiraan Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG

Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 04:58 WIB

Jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021 dilansir dari situs Kementerian Agama.

Bandung Raya - Bandung,  Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021, Jadwal Salat,jadwal salat di Bandung,Jadwal Salat Kota Bandung

Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 19:50 WIB

Sedang hangat beredar kabar dari berbagai sumber, akan ada aksi demo nasional mengenai penolakan PPKM, yang akan dilaksa...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin, Demo Susulan,Unjuk Rasa,Demo Tolak PPKM,Kota Bandung

Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 18:45 WIB

Polisi mengamankan sejumlah orang yang terindikasi akan melakukan aksi demo di Kota Bandung, pada Jumat, 24 Juli 2021.

Bandung Raya - Bandung, Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api, Aksi Demo,Tolak PPKM,Senjata Api,Polisi,Kota Bandung

Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 17:25 WIB

Meski tidak panen banyak, Buruan Sae nyatanya mampu membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sayuran.

Bandung Raya - Bandung, Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar, Buruan Sae Sajajar,hasil panen,Bakti Sosial,Terpapar Covid-19,Kota Bandung

3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:34 WIB

Pemerintah pusat kembali mengingatkan pemerintah daerah terus mengampanyekan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker...

Bandung Raya - Bandung, 3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kampanye 3M,protokol kesehatan 5M,Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:25 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menghadirkan layanan Posko Oksigen Jawa Barat atau Poskibar, Rabu...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar, Pemda Provinsi Jawa Barat,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar),kebutuhan oksigen di Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up