web analytics

Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa? Ini Faktanya!

clockSelasa, 22 Juni 2021 15:54 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa? Ini Faktanya!, Garam Himalaya,Manfaat Garam Himalaya,Nutrisi Garam Himalaya,Kandungan gizi Garam Himalaya,Garam Himalaya vs Garam Biasa,Cara Menggunakan Garam Himalaya,Fakta manfaat Garam Himalaya,garam meja,manfaat garam meja

Garam Himalaya. (Dok Alodokter)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Garam Himalaya adalah salah satu garam yang paling murni di dunia. Berkat proses penambangan dan pengolahannya yang sangat alami, garam Himalaya bebas dari zat tambahan dan dianggap memiliki manfaat kesehatan lebih banyak daripada garam meja pada umumnya. Namun, benarkah demikian?

Tak seperti garam pada umumnya yang berasal dari laut, garam Himalaya berasal dari salah satu tambang garam tertua dan terbesar di dunia, yaitu Tambang Garam Khewra yang berada di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan.

Tambang garam Himalaya yang berwarna merah muda ini diyakini terbentuk dari penguapan laut sejak jutaan tahun yang lalu, yang kemudian terkubur di bawah lapisan lava, salju, serta es pegunungan Himalaya.

Beragam Manfaat Garam Himalaya dan Faktanya
Dikutip dari Alodokter.com, berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dipercaya dimiliki oleh garam Himalaya beserta faktanya:

1. Memenuhi kebutuhan mineral tubuh
Garam Himalaya mengandung lebih banyak mineral dibandingkan garam biasa. Terdapat sekitar 84 mineral berbeda yang sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu natrium klorida, zat besi, magnesium, kalsium, dan kalium.

Namun, 98% kandungan garam Himalaya tetaplah natrium klorida, yang sama seperti garam biasa. Hal ini berarti kandungan mineral garam Himalaya lainnya sangatlah sedikit. Jadi, menggunakan garam Himalaya sebagai garam sehari-hari tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kebutuhan mineral Anda.

Sebagai gambaran, dibutuhkan sekitar 2 kg garam Himalaya untuk bisa memenuhi kebutuhan kalium tubuh dalam sehari. Jumlah garam sebanyak ini tentu tidak mungkin dikonsumsi dalam sehari. Jika mungkin pun, jelas akan lebih banyak bahayanya daripada keuntungannya.

2. Menyeimbangkan pH tubuh
Kandungan mineral yang banyak pada garam Himalaya dipercaya mampu menyeimbangkan pH tubuh. Kenyataannya, jumlah konsumsi harian garam Himalaya tidak cukup besar untuk bisa membantu menyeimbangkan pH tubuh.

Selain itu, fungsi ginjal dan paru-paru saja sebenarnya sudah cukup dalam mengatur pH tubuh tanpa memerlukan bantuan garam Himalaya.

3. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
Mengonsumsi garam Himalaya dikatakan dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan berkat kandungan sodiumnya.

Sodium memang diperlukan untuk menjaga kesimbangan cairan tubuh, tetapi mineral ini bisa didapat dari banyak sumber makanan lain. Faktanya, garam biasa malah mengandung lebih banyak sodium daripada garam Himalaya.

Selain manfaat-manfaat di atas, masih banyak manfaat kesehatan garam Himalaya lainnya yang sering diklaim di pasaran, misalnya menjaga kesehatan sistem pernapasan, meningkatkan gairah seksual, dan meningkatkan kualitas tidur. Namun, sayangnya, hal tersebut belum terbukti secara ilmiah.

Cara Menggunakan Garam Himalaya
Karena garam Himalaya memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama dengan garam meja, Anda bisa menggunakannya untuk memasak seperti halnya Anda menggunakan garam dapur biasa.

Garam Himalaya aman untuk dijadikan pilihan jika Anda tidak ingin mengonsumsi berbagai zat tambahan yang ada pada garam meja. Namun, yang perlu Anda ingat, garam meja yang biasa kita konsumsi umumnya diperkaya dengan yodium dan juga merupakan sumber utama yodium bagi tubuh.

Jadi jika Anda ingin menggunakan garam Himalaya, Anda harus mendapat yodium dari sumber makanan lain, seperti produk olahan susu, rumput laut, atau ikan, untuk menghindari kekurangan yodium.

Anda juga tetap perlu memperhatikan konsumsi garam harian Anda. Layaknya garam biasa, terlalu banyak mengonsumsi garam Himalaya juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang pada akhirnya bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung dan stroke.

Jika Anda masih memiliki keraguan dalam memilih jenis garam yang paling baik untuk dikonsumsi sehari-hari atau yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan Anda, jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Buah Ini Usir Hipertensi hingga Penyakit Kronis, Banyak Dijual dan Mur...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 13:56 WIB

Buah kelengkeng memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, antivirus dan antibakteri yang berkontribusi pada banyak man...

Gaya Hidup - Sehat, Buah Ini Usir Hipertensi hingga Penyakit Kronis, Banyak Dijual dan Murah!, Kelengkeng,Manfaat Kelengkeng,Khasiat Kelengkeng,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah penderita hipertensi,obat darah tinggi,obat alami darah tinggi,buah obat darah tinggi,Daftar Buah Penurun Darah Tinggi,obat alami penyakit kronis,buah obat penyaki

Makanan Ini Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes hingga Kolesterol, Jara...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 13:01 WIB

Bagi penderita diabetes, konsumsi nasi putih mungkin perlu dibatasi guna mencegah kenaikan gula darah. Untuk menghindari...

Gaya Hidup - Sehat, Makanan Ini Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes hingga Kolesterol, Jarang Disadari!, Nasi Dingin,Manfaat Nasi Dingin,Khasiat Nasi Dingin,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Makanan penderita diabetes,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,makanan penderita kolesterol,Tips Mengkonsumsi Nasi Dingin

Tanaman Herbal Ini Obat Nyeri Sendi hingga Diabetes, Jarang Diketahui!

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 12:16 WIB

Sebagian masyarakat Indonesia mungkin belum mengetahui tentang tanaman lempuyang. Padahal, manfaat lempuyang bagi keseha...

Gaya Hidup - Sehat, Tanaman Herbal Ini Obat Nyeri Sendi hingga Diabetes, Jarang Diketahui!, Lempuyang,Manfaat Lempuyang,Khasiat Lempuyang,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,herbal obat diabetes,obat penderita diabetes,obat nyeri sendi,Obat alami Nyeri Sendi,herbal obat nyeri sendi,obat antikanker,obat alami antikanker

Mau Tingkatkan Imunitas Anak Saat Pandemi? Ayo Lakukan Cara Ini

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 12:14 WIB

Hingga hari ini, total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 542.236 kasus dan menjadi yang tertinggi keempat di d...

Gaya Hidup - Sehat, Mau Tingkatkan Imunitas Anak Saat Pandemi? Ayo Lakukan Cara Ini, manfaat protein,tingkatkan imunitas anak,cara tingkatkan imunitas anak,cara meningkatkan imunitas anak

Kacang Ini Obat Kolesterol Jahat hingga Diabetes, Bisa Langsung Dikons...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 11:06 WIB

Meski masih cenderung jarang, hazelnut bisa ditemukan di beberapa supermarket di Indonesia. Kacang bebentuk bulat ini bi...

Gaya Hidup - Sehat, Kacang Ini Obat Kolesterol Jahat hingga Diabetes, Bisa Langsung Dikonsumsi!, Hazelnut,Manfaat Hazelnut,Khasiat Hazelnut,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Makanan penderita diabetes,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,makanan penderita kolesterol,Obat Alami Kanker

4 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh, Jangan Dilakukan!

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 10:35 WIB

Meningkatkan kekebalan tubuh kini menjadi fokus banyak orang di tengah pandemi. Entah itu dengan cara menjaga kebersihan...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh, Jangan Dilakukan!, Kekebalan Tubuh,cara meningkatkan kekebalan tubuh,kebiasaan penurun Kekebalan Tubuh,kebiasaan buruk penurun sistem imun,penyebab kekebalan tubuh turun

Perlu Dipantau, Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19?

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 08:44 WIB

Saturasi oksigen perlu dipantau mengingat sebagian orang yang terkena Covid-19 berisiko mengalami hipoksia tanpa merasak...

Gaya Hidup - Sehat, Perlu Dipantau, Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19?, Saturasi Oksigen,Saturasi Oksigen Pasien Covid-19,Cara Membaca Saturasi Oksigen,Cara Mengetahui Saturasi Oksigen,saturasi oksigen normal,Saturasi Oksigen normal pasien covid-19,Isolasi Mandiri,Isolasi mandiri pasien covid-19,Panduan isolasi mandiri

Infeksi Norovirus vs Covid-19, Mana yang Lebih Mematikan?

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 08:19 WIB

Belum selesai dengan virus penyebab pandemi Covid-19, virus lain mulai muncul mewabah. Salah satunya adalah wabah Norovi...

Gaya Hidup - Sehat, Infeksi Norovirus vs Covid-19, Mana yang Lebih Mematikan?, Norovirus,Bahaya Norovirus,Potensi Kematian Norovirus,Gejala Norovirus,Tanda terinfeksi Norovirus,Norovirus adalah,Perbedaan Norovirus vs Covid-19,Norovirus vs Covid-19,Gejala  Covid-19,tanda infeksi  Covid-19,gelaja umum  Covid-19,obat covid-19,COVID-19
dewanpers
arrow-up