web analytics

Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem

clockSelasa, 22 Juni 2021 19:39 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Bandung, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung,Banjir Akibat Proyek Kereta Cepat,Dampak Negatif Proyek Kereta Cepat,Warga Keluhkan Proyek Kereta Cepat,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung diduga akibat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.  (Ayobandung.com/Gelar Aldi)

BANDUNG KULON, AYOBANDUNG.COM -- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membantah banjir yang merendam kawasan Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung disebabkan aktivitas proyek kereta cepat Jakarta-Bandung

Menurut Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), Mirza Soraya, pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), telah melewati serangkaian proses kajian, salahh satunya AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), termasuk didalamnya potensi kerusakan lingkungan yang muncul dari proses pengerjaan proyek ini.

Terlebih, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung merupakan salah satu proyek strategis nasional, dan telah diminta oleh Presiden Jokowi agar pembangunannya diselesaikan tepat waktu, dan segera dapat beroperasi secara komersial, pada akhir tahun 2022 mendatang.

"Sebagai salah satu proyek strategis nasional, proyek KCJB sudah melalui serangkian kajian termasuk didalamnya kajian AMDAL, dan juga memperhitungkan beragam dampak yang muncul dari pembangunan proyek," ungkapnya melalui siaran persnya, Selasa 22 Juni 2021. 

Ditambahkan Mirza, termasuk dalam kajian AMDAL ini adalah potensi munculnya banjir yang sudah melalui kajian dan PT KCIC beserta kontraktor proyek telah mengantisipasi dan menyiapkan solusinya.

Dengan demikian, menurut Mirza PT KCIC belum tentu menjadi penyebab banjir di wilayah yang dilintasi proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"Faktor cuaca ekstrim dapat diperhitungkan sebagai penyebab, mengingat banjir terjadi di banyak titik yang tersebar di kota Bandung" tuturnya. 

Meski demikian, PT KCIC menurut Mirza siap mendengarkan aspirasi warga terdampak dan mencari solusi bersama atas permasalahan yang dihadapi warga terkait dampak pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"Intinya, kami pun tentu tidak akan lepas tangan begitu saja, jika ada keluhan warga maupun aparat pemerintahan dapat menghubungi KCIC, dan KCIC siap untuk mendengarkan dan mencari solusi bersama atas dampak proyek yang muncul," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua RT 04 Komplek Bumi Asri Gempolsari Rohudji Tuasikal mengatakan, imbas dari proyek pembangunan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) belum ada pihak terkait yang bertanggung jawab atas insiden banjir di wilayahnya.

Menurutnya, banjir itu sering terulang dan terjadi wilayahnya, khususnya terhadap rumah warga yang dekat dengan proyek tersebut.

"Belum ada tanggapan apa pun dari pihak KCIC untuk masalah banjir," terangnya kepada Ayobandung.com di Komplek Bumi Asri, Senin, 21 Juni 2021.

Rohudji mengungkapkan, banjir di wilayahnya itu mencapai 60 sampai 70 cm. Banjir ini, lanjuT Rohudji disebabkan pembangunan KCIC sehingga membuat saluran air semakin sempit dan alur air masih berantakan.

Padahal, lanjut Rohudji, pihak KCIC telah berjanji kepada warga Komplek Bumi Asri untuk memperbaiki drainase untuk saluran air, khususnya saluran air di dekat rumah dengan proyek tersebut.

"Janjinya itu, setelah jembatan beres mereka (KCIC) akan menyelesaikan saluran air. Kita tidak butuh jembatan beres, kita butuh saluran air harus lancar, supaya tidak kena dampak banjir lagi," jelasnya.

Ia juga bingung harus megadu ke siapa lagi. Pasalnya, ketika mengadukan keluhan soal banjir itu ke pihak Keluruhan setempat, yang ada pihak Kelurahan menganjurkan untuk menghubungi KCIC langsung.

"Kita mau menghubungi siapa sebenarnya, lapor ke Kelurahan, Kelurahan dorong kita untuk mengadu ke KCIC, jadi tidak ada solusi," tutupnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Raih Perunggu, Windy Dapat 'Kadedeuh' Rp300 Juta dari Pemprov Jabar

Bandung Minggu, 25 Juli 2021 | 19:11 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan uang kadedeuh bagi atlet angkat berat Windy Cantika Aisah yang berhasil m...

Bandung Raya - Bandung, Raih Perunggu, Windy Dapat 'Kadedeuh' Rp300 Juta dari Pemprov Jabar, Windy Cantika Aisah,Olimpiade Tokyo,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Aplikasi LAPOR Kota Bandung Diganjar Penghargaan Dunia

Bandung Minggu, 25 Juli 2021 | 10:18 WIB

Aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang digagas Pemkot Bandung melalui Bandung Command Center...

Bandung Raya - Bandung, Aplikasi LAPOR Kota Bandung Diganjar Penghargaan Dunia, aplikasi LAPOR!,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Bandung Command Center (BCC),Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR),International Energy Agency (IEA)

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 25 Juli 2021

Bandung Minggu, 25 Juli 2021 | 04:54 WIB

Jadwal salat wilayah Cirebon dan sekitarnya serta zikir setelah salat bisa dilihat di sini. Ibadah salat lima waktu meru...

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 25 Juli 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,Jadwal Salat Kota Bandung,jadwal salat Kota Bandung hari ini

Kebakaran di Cibogo Dipicu Tabung Gas Bocor, 2 Orang Luka Bakar

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:35 WIB

Kebakaran terjadi pada rumah yang berlokasi di Jalan Cibogo Atas, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung p...

Bandung Raya - Bandung, Kebakaran di Cibogo Dipicu Tabung Gas Bocor, 2 Orang Luka Bakar, Kebakaran di Bandung,Kebakaran di Cibogor,Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung,Kebakaran,Kebakaran di Pemukiman

Itenas Dukung Vaksinasi Massal Anak, Percepat Realisasi Pembelajaran T...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:21 WIB

Rektor Institut Teknologi Nasional (Itenas), Prof Meilinda Nurbanasari mengatakan, salah satu solusi untuk mempercepat p...

Bandung Raya - Bandung, Itenas Dukung Vaksinasi Massal Anak, Percepat Realisasi Pembelajaran Tatap Muka , vaksinasi massal,vaksinasi anak,Itenas,Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Kembali Online, Waspada Anak Alami Penurunan Kemampuan Akademi...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:43 WIB

Praktisi psikologi mengungkapkan, anak, remaja, dan dewasa akan mengalami berbagai macam gangguan kesehatan mental di te...

Bandung Raya - Bandung, Sekolah Kembali Online, Waspada Anak Alami Penurunan Kemampuan Akademik, Belajar Online,dampak belajar online,efek belajar online,penurunan kemampuan akademik,kemampuan akademik,DP3A Kota Bandung

Warga Bandung Diminta Tidak Lakukan Aksi 24 Juli

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:07 WIB

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya meminta masyarakat tidak melakukan aksi pada 24 Juli 2021. Pasalnya aks...

Bandung Raya - Bandung, Warga Bandung Diminta Tidak Lakukan Aksi 24 Juli, Demo 24 Juli 2021,Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya,Polrestabes Bandung,Demo Jokowi End Game

CEK FAKTA: Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:09 WIB

Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli 2021

Bandung Raya - Bandung, CEK FAKTA: Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli 2021, aksi rusuh 24 juli,cek fakta aksi rusuh 24 juli,otak aksi rusuh 24 juli,Universitas Parahyangan (Unpar),Taffarel Giovanni Montero

artikel terkait

dewanpers
arrow-up