web analytics

2 Dosis Vaksinasi Lebih Melindungi dari Varian Delta

clockSelasa, 22 Juni 2021 19:07 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 2 Dosis Vaksinasi Lebih Melindungi dari Varian Delta, Varian Delta,Vaksinasi Covid-19,2 Dosis Vaksinasi,Vaksinasi 2 Dosis

Vaksinasi Covid-19. (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Virus corona varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, sekarang menular cepat ke seluruh dunia. Tingkat penyebarannya lebih cepat dibandingkan varian lain.

Dengan program vaksinasi yang sedang berjalan di seluruh dunia menggunakan merk vaksin yang berbeda, timbul pertanyaan apakah vaksin yang diterima bisa ampuh menghadapi varian delta.

Di Australia, Therapeutic Goods Administration (TGA), yakni lembaga yang mengeluarkan persetujuan soal obat-obatan, mengatakan satu dosis vaksin Pfizer atau AstraZeneca sudah memberikan perlindungan yang memadai terhadap kebanyakan varian virus corona yang sudah ada.

Tapi untuk melindungi diri dari varian Delta maka diperlukan dua dosis vaksin .

"Berita bagus berkenaan dengan varian Delta ini adalah meski sangat menular, namun varian itu masih bisa ditangani dengan vaksin yang ada, tetapi memang kita harus mendapatkan dua dosis vaksin," kata Dr John Skerritt, kepala TGA.

Dr Skerritt mengatakan walau nantinya warga Australia akan memerlukan vaksin penguat, atau 'booster', dua dosis vaksin yang didapat saat ini akan memberikan perlindungan lebih lama dibandingkan hanya satu dosis.

"Tentu saja satu dosis jauh lebih baik dibandingkan tidak divaksin sama sekali, namun itulah mengapa kita sekarang menjalankan program vaksin dua dosis."

Dampak jangka panjang sama buruknya dengan kematian

Australia memang sudah mengubah kebijakan vaksinasi, yakni tidak memberikan vaksin AstraZeneca kepada mereka yang berusia di bawah 60 tahun. 

Dalam sidang yang melibatkan TGA terungkap alasannya adalah kemungkinan dampak jangka panjang akibat penggumpalan darah bagi mereka yang mendapat vaksin AstraZeneca.

Pekan lalu, para pakar mengenai vaksin di Australia yang tergabung dalam Kelompok Penasehat Teknik Mengenai Imunisasi (ATAGI) mengubah petunjuk karena kasus penggumpalan darah yang disebut sindroma thrombocytopenia (TTS).

Salah satu ketua ATAGI, Christopher Blyth, mengatakan risiko seseorang meninggal karena penggumpalan darah setelah mendapat vaksin AstraZeneca adalah 1 dalam 2 juta orang.

Sementara seseorang  mengalami penggumpalan darah pada umumnya adalah tiga sampai empat persen, menurut data di Australia.

Dr Blyth menjelaskan keputusan ATAGI mengubah kebijakan adalah karena adanya dampak jangka panjang dari sekitar 60 warga Australia yang sudah mengalami penggumpalan darah setelah mendapatkan vaksin.

"Resiko kematian memang lebih rendah, namun saya kira kita harus mempertimbangkan hal lain, bukan saja soal kematian."

Menurut Komando Gugus Tugas COVID-19 di Australia, Letnan Jenderal John Frewen, sejauh ini sudah 6,5 juta dosis vaksin yang diberikan. Australia saat ini memiliki 2,3 juta dosis vaksin Pfizer dan akan mendapatkan tambahan 3,4 juta dosis Pfizer lagi di akhir Juli.

Untuk pertama kalinya seluruh negara bagian di Australia mendapatkan rincian data mengenai berapa banyak vaksin yang akan mereka terima sampai akhir tahun.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ikan Ini Lenyapkan Diabetes hingga Kanker, Masuk 10 Makanan Paling Seh...

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 17:25 WIB

Ikan tenggiri merupakan salah satu jenis ikan yang banyak ditemukan di pasar atau swalayan. Anda bisa mengonsumsinya dal...

Gaya Hidup - Sehat, Ikan Ini Lenyapkan Diabetes hingga Kanker, Masuk 10 Makanan Paling Sehat!, Ikan tenggiri,Manfaat Ikan tenggiri,Nutrisi Ikan tenggiri,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Makanan penderita diabetes,daftar makanan penderita diabetes,obat alami antikanker,makanan antikanker,obat alami penyakit jantung,makanan penderita jantung

Mengenal Tingkat Keparahan Luka Bakar Berdasarkan Derajatnya

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 16:25 WIB

Tak jarang luka bakar disebabkan oleh kejadian rumah tangga yang terjadi secara tidak sengaja.

Gaya Hidup - Sehat, Mengenal Tingkat Keparahan Luka Bakar Berdasarkan Derajatnya, Tingkat Keparahan,Luka Bakar,Kulit,terkena air panas,terkena cipratan minyak

Nilai Gizi dan Khasiat Air Kelapa, Pamornya Naik Saat Pandemi Covid-19

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 16:10 WIB

 Bukan fakta mengejutkan lagi jika masyarakat sudah tahu bahwa air kelapa memiliki banyak sekali khasiat bagi tubuh.

Gaya Hidup - Sehat, Nilai Gizi dan Khasiat Air Kelapa, Pamornya Naik Saat Pandemi Covid-19, Nilai Gizi,Khasiat,Air Kelapa,Pandemi Covid-19,Sehat

Varian Delta Bisa Berisiko pada Anak, Apa Vaksinasi yang Tepat?

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 16:06 WIB

Sebelumnya telah diketahui bahwa sebagian besar anak-anak terhindar dari komplikasi serius Covid-19 sepanjang pandemi....

Gaya Hidup - Sehat, Varian Delta Bisa Berisiko pada Anak, Apa Vaksinasi yang Tepat?, Varian Delta,Varian Delta Covid-19,Virus Corona Varian Delta,Risiko Varian Delta pada Anak,Gejala Jangka Panjang Covid-19

Asam Urat, Hipertensi hingga Diabetes Takluk dengan Buah Ini, Mudah Di...

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 15:49 WIB

Pernahkah Anda mendengar tentang buah kersen? Buah ini sangat mirip dengan buah ceri karena pohonnya rindang dan ukuran...

Gaya Hidup - Sehat, Asam Urat, Hipertensi hingga Diabetes Takluk dengan Buah Ini, Mudah Didapat!, buah kersen,Manfaat buah kersen,Khasiat buah kersen,obat asam urat,obat alami asam urat,Buah Obat Asam Urat,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah obat hipertensi,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,buah obat diabetes,buah penderita diabetes

Penelitian Ungkap Daun Ini Bisa Jadi Obat Covid-19, Tumbuhan Asli Indo...

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 14:50 WIB

Diduga bisa melawan virus, penelitian terhadap daun sungkai menunjukkan tanaman khas Kalimantan dan Sumatra itu mampu me...

Gaya Hidup - Sehat, Penelitian Ungkap Daun Ini Bisa Jadi Obat Covid-19, Tumbuhan Asli Indonesia!, Daun Sungkai,Manfaat Daun Sungkai,Khasiat Daun Sungkai,Daun Sungkai Obat Covid-19,Daun Sungkai Covid-19,obat covid-19,obat alami covid-19,herbal alami obat covid-19,Penelitian obat covid-19,Sungkai,sungkai covid-19

Kolesterol Jahat hingga Penyakit Jantung Minggat dengan Makanan Ini, B...

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 13:59 WIB

Rebung punya rasa lezat yang dapat membuat selera makan Anda bertambah, terlebih lagi jika sayur rebung diolah dengan ta...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol Jahat hingga Penyakit Jantung Minggat dengan Makanan Ini, Banyak di Pasar!, Rebung,Manfaat rebung,Khasiat Rebung,Nutrisi Rebung,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,makanan penderita kolesterol,obat alami penyakit jantung,buah obat penyakit jantung,makanan penderita penyakit jantung,obat alami hipertensi,obat hipertensi

Pakar Ungkap Gejala Varian Delta Orang Sudah Vaksin Covid-19

Sehat Kamis, 29 Juli 2021 | 13:25 WIB

Varian Delta menjadi salah satu jenis virus corona Covid-19 yang sedang menimbulkan kekhawatiran global, karena lebih mu...

Gaya Hidup - Sehat, Pakar Ungkap Gejala Varian Delta Orang Sudah Vaksin Covid-19, Varian Delta,Varian Delta,Varian Delta Covid-19,Virus Corona Varian Delta,Varian Delta,Gejala Terinveksi Virus Corona Varian Delta,Tanda terinveksi Virus Corona Varian Delta,Gejala Varian Delta Orang Divaksin

artikel terkait

dewanpers
arrow-up