web analytics

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

clockSelasa, 22 Juni 2021 15:40 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Ruangan pemeriksaan KPK di lantai 2 Setda Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni 2021.

KPK akan menggunakan ruangan lantai 2 Gedung Setda KBB selama 4 hari untuk memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial KBB tahun 2020.

Pantauan Ayobandung.com di lokasi, KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi pukul 09.30 WIB. Area pemeriksaan dijaga ketat pihak kepolisian dan Satpol PP KBB.

"Kami sudah terima surat peminjaman tempat dari KPK sejak hari ini kemarin. Intinya mereka pinjam ruangan untuk pemeriksaan selama 4 hari," kata Kepala Bagian Rumah Tangga pada Setda KBB, Aa Wahya, Selasa 21 Juni 2021.

Pihaknya tidak mengetahui persis nama-nama yang diperiksa penyidik KPK. Namun berdasarkan pantauan, sejumlah pejabat aktif dan pensiunan pejabat Pemkab Bandung Barat tampak memasuki ruang pemeriksaan.

"Kita tahu nama-nama yang diperiksa. Tugas kami hanya melakukan sterilisasi ruangan. Intinya koordinasi dengan Satpol PP lantai 2 supaya tertib, nyaman, tidak terganggu," ucapnya.

Awal bulan lalu, KPK juga "berkantor" di Pemkab Bandung Barat selama beberapa hari untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi baik dari pejabat Pemkab Bandung Barat maupun pihak swasta.

Sebelumnya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Bansos Covid-19 itu KPK sudah menetapkan tiga tersangka, yakni Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dan anaknya Andri Wibawa. Kemudian Totoh Gunawan dari pihak swasta. Ketiganya kini masih ditahan lembaga anti rasuah dalam rangka penyidikan.

KPK menduga Aa Umbara terlibat konflik kepentingan dalam pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020 

Aa Umbara disangkakan menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar. Sedangkan M Totoh diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 milliar dan Andri juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ada Proyek Pengaspalan, Jalan Bandung-Cianjur Macet

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Cianjur via Citatah mengalami kepadatan, pada Senin, 2 Agustus 2021, sore.

Bandung Raya - Ngamprah, Ada Proyek Pengaspalan, Jalan Bandung-Cianjur Macet, Proyek Pengaspalan,Jalan Bandung-Cianjur,Macet,Kemacetan,Lalu lintas,Kabupaten Bandung Barat,KBB,Cianjur

Dipernakan KBB Waspadai Penularan Covid-19 terhadap Satwa di Kebun Bin...

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:50 WIB

Dipernakan KBB menyalakan alarm waspada terkait potensi penularan Covid-19 terhadap satwa liar.

Bandung Raya - Ngamprah, Dipernakan KBB Waspadai Penularan Covid-19 terhadap Satwa di Kebun Binatang, Dipernakan,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Penularan Covid-19,Satwa,Harimau,Kebun Binatang

Harga Anjlok, Petani Bunga Aster dan Pikok di Lembang Rugi Puluhan Jut...

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat komoditi anjlok dari harga Rp15 ribu menjadi Rp7 ribu selama PPKM Level 4.

Bandung Raya - Ngamprah, Harga Anjlok, Petani Bunga Aster dan Pikok di Lembang Rugi Puluhan Juta Rupiah, Petani Bunga,Harga Anjlok,Aster,Pikok,Lembang,Rugi Puluhan Juta Rupiah,PPKM Level 4,PPKM Darurat,kalender hijriah

Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target

Ngamprah Senin, 2 Agustus 2021 | 18:00 WIB

 Pembangunan Pasar Tagog Padalarang tak terpengaruh pandemi Covid-19, proyek ini ditargetkan rampung sesuai target.

Bandung Raya - Ngamprah, Pasar Tagog Padalarang Dipastikan Rampung Sesuai Target, Pasar Tagog,Padalarang,pandemi covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Pembangungan Pasar Tagog

Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi

Ngamprah Minggu, 1 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Sejumlah pelatih sekolah sepak bola terdampak pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Nasib Pelatih Sekolah Sepak Bola di Tengah Pandemi, Pelatih Sekolah Sepak Bola,Pandemi Covid-19,Sekolah Sepak Bola,SSB,Kabupaten Bandung Barat,PSSI,Sepak Bola

Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 19:00 WIB

Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami peningkatan.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 KBB Meningkat, Hengky Kurniawan,Angka Kesembuhan,Pasien Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Bed Occupancy Rate

Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 18:40 WIB

Beberapa warga dipungut biaya pemakaman hingga jutaan rupiah di TPU khusus pasien Covid-19, Desa Rajamandala Kulon, Keca...

Bandung Raya - Ngamprah, Ada Pungutan Biaya Pemakaman Khusus Covid-19 di KBB, Ini Penyebabnya, Pungutan Biaya,Pemakaman Khusus,COVID-19,Keluarga Pasien,KBB,TPU khusus,Pasien Covid-19,Kabupaten Bandung Barat,Cipatat

Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?

Ngamprah Jumat, 30 Juli 2021 | 16:40 WIB

Di tengah Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat-Level 4, industri wisata Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Pelaku Wisata KBB Tak Mau Ikut Pasang Bendera Putih, Apa Alasannya?, Bendera Putih Pelaku Usaha,Pelaku Wisata KBB,gerakan pasang bendera putih,Industri wisata KBB,Kondisi Pariwisata di Bandung Barat

artikel terkait

dewanpers
arrow-up