web analytics

Terdakwa Pembunuhan Keji di Depok Dituntut Hukuman Mati

clockSelasa, 22 Juni 2021 11:35 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Terdakwa Pembunuhan Keji di Depok Dituntut Hukuman Mati, pembunuh Depok dihukum mati,hukuman mati pembunuh depok,Pembunuhan Depok,Depok

Ilustrasi hukuman di persidangan. (dok. Ayobandung.com)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok membacakan tuntutan terhadap dua orang terdakwa dalam perkara tindak pidana pembunuhan di pada sidang virtual di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin, 21 Juni 2021.

Jaksa Penuntut Umum, Arif Syafrianto dan Rozi Julianto membacakan tuntutan terhadap terdakwa Juwana alias Juwan bin Rustani (20 tahun) dengan hukuman mati dan terdakwa Haerudin bin Ace (20) dengan hukuman seumur hidup.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan pasal yang dituntut oleh jaksa adalah Primair Pasal 340 KUHP terhadap terdakwa Juwan.

"Hal memberatkan yakni perbuatan terdakwa dilakukan secara keji dan sadis dengan direncanakan. Korbannya merupakan kakaknya sendiri. Penuntut umum dalam surat tuntutannya menyampaikan tidak ada hal yang meringankan dan tuntutan hukuman mati untuk terdakwa Juwan," kata Arif, dilaporkan Republika.

Lanjut, Herlangga, untuk terdakwa Haerudin, pasal yang dituntut oleh penuntut umum  adalah Kesatu Primair Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Kedua Pasal 181 KUHPidana juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Adapun hal yang memberatkan dan menjadi pertimbangan penuntut umum menuntut adalah perbuatan terdakwa dilakukan secara keji dan sadis. Selain itu juga tidak ada yang meringankan perbuatan terdakwa. Terdakwa dituntut seumur hidup," jelasnya.

Kasus pembunuhan yang menjerat Juan ini bermula dari kecurigaan pemilik kontrakan terhadap sebuah ubin di salah satu rumah yang berwarna beda. Dibantu dua warga, kemudian membongkar lantai tersebut.

Hasil penggalian itu kemudian menemukan satu jasad pria yang telah menyatu dengan tanah. Polisi mengatakan jasad pria tersebut ditemukan dalam kondisi duduk.

Setelah diusut oleh pihak kepolisian, ternyata jasad yang ditemukan dalam ubin tersebut merupakan korban pembunuhan. Pelaku pembunuhan ternyata adik dari korban sendiri, yakni Juwan.

Motif Juwan menghabisi nyawa kakaknya sendiri lantaran persoalan dilarang menikah dengan pacarnya. Juwan, yang dilarang menikah tidak boleh melangkahi kalanya, naik pitam dan membunuh kakaknya itu.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

PPPKM Level 4 di Kota Tasik Dinilai Efektif

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:46 WIB

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 sebagai upaya menekan mobilitas masyarakat dalam...

Umum - Regional, PPPKM Level 4 di Kota Tasik Dinilai Efektif, PPKM Level 4,PPKM Level 4 Tasik,Pemkot Tasikmalaya,Covid-19 Kota Tasikmalaya

Ratusan Pedagang di Puncak Bogor Kibarkan Bendera Putih

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:21 WIB

Ratusan pedagang kaki lima di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, memasang bendera putih di lapaknya masing-masing.

Umum - Regional, Ratusan Pedagang di Puncak Bogor Kibarkan Bendera Putih, Bendera Putih,Bendera Putih di Puncak bogor,Puncak Bogor,Pedagang puncak Bogor

Percepat Herd Immunity, PWNU dan Polda Jabar Gelar Vaksinasi Bagi Ribu...

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 12:34 WIB

Persatuan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Polda Jabar bersama Pimpinan Cabang Nahd...

Umum - Regional, Percepat Herd Immunity, PWNU dan Polda Jabar Gelar Vaksinasi Bagi Ribuan Santri, Vaksinasi Covid-19 Jabar,Target vaksinasi Jabar,vaksinasi santri Jabar,Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar,PCNU Kota Bandung,Polda Jabar

Update Covid-19 Jabar 5 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:24 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 622.432 kasus setelah bertambah 3.994 kasus pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 5 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah, Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar,data covid-19 jabar hari ini

ASN Kota Bogor Udunan Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:47 WIB

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor, membuat satu gerakan untuk membantu masyarakat Kota Bogor di masa pandemi Covid...

Umum - Regional, ASN Kota Bogor Udunan Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, ASN Kota Bogor,pemkot bogor,Pandemi Covid-19,COVID-19,Dampak Covid-19

Bogor Belum Bisa Terapkan Kebijakan Kartu Vaksin Jadi Syarat Aktivitas...

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:12 WIB

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, untuk Kota Bogor kebijakan tersebut sukar diterapkan mengingat vaksinasi...

Umum - Regional, Bogor Belum Bisa Terapkan Kebijakan Kartu Vaksin Jadi Syarat Aktivitas , kartu vaksin  pelaku perjalanan,kartu vaksinasi Covid-19,Kartu vaksin Bogor,Bima Arya,Ade Yasin,Bogor

Wagub Jabar Habiskan Rp600 Juta untuk Sewa Helikopter, Ini Komentar Ri...

Regional Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:57 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum diberitakan mengalokasikan anggaran dana sebesar Rp 600 juta untuk penyewaan...

Umum - Regional, Wagub Jabar Habiskan Rp600 Juta untuk Sewa Helikopter, Ini Komentar Ridwan Kamil, Wagub Jabar Sewa Helikopter,anggaran sewa helikopter,Ridwan Kamil,Gubernur Jawa Barat,penyewaan helikopter,penyewaan helikopter Wagub Jabar

Debit Air di Sungai Cianjur Mulai Menyusut, Lahan Pertanian Terancam K...

Regional Rabu, 4 Agustus 2021 | 20:35 WIB

Curah hujan yang kini mulai menurun membuat permukaan debit air di alitan Sungai Cianjur mulai menyusut.

Umum - Regional, Debit Air di Sungai Cianjur Mulai Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Kekeringan, Debit Air,Sungai,Cianjur,Lahan Pertanian,Terancam Kekeringan,curah hujan,Kemarau
dewanpers
arrow-up