web analytics

Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan

clockSenin, 21 Juni 2021 11:01 WIB userAdministrator
Umum - Nasional, Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan, tips menabung emas di Pegadaian

Ilustrasi tips menabung emas di Pegadaian. (Pixabay)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Tabungan emas pegadaian merupakan salah satu cara investasi emas yang cukup aman dan terpercaya. Hal ini tentunya dapat menjadi alternatif untuk investasi emas batangan. Salah satu keuntungan dari menabung emas pegadaian adalah besaran setoran yang relatif terjangkau. Tertarik untuk berinvestasi emas di pegadaian, terdapat beberapa tips menabung emas di pegadaian yang penting untuk Anda perhatikan.

Beberapa Tips Menabung Emas di Pegadaian

Tabungan emas Pegadaian merupakan layanan pembelian serta penjualan emas dengan cara membeli emas dalam bentuk logam mulia 24 karat. Hal ini dapat dilakukan melalui fasilitas selayaknya menabung. Sederhananya, bagi seorang nasabah dapat menyetorkan uang tunai dalam jumlah berapapun.

Selanjutnya akan dikonversi ke dalam gram emas batangan sesuai dengan harga emas terbaru 24 karat yang berlaku. Kemudian saldo emas yang telah terkumpul dalam rekening tersebut, nantinya dapat dicairkan menjadi uang tunai atau dicetak menjadi emas batangan fisik sesuai dengan harga emas logam mulia yang berlaku.

Modal untuk berinvestasi tabungan emas Pegadaian ini relatif terjangkau. Pasalnya nasabah dapat menabung emas Pegadaian mulai dari 0,01 gram.

Dengan layanan menabung emas di Pegadaian maka masyarakat dapat membeli emas batangan sesuai dengan kondisi keuangannya. Hal ini dikarenakan, emas di Pegadaian di jual per 0,01 gram dalam program menabung emas tersebut.

Berikut ini beberapa tips menabung emas di Pegadaian antara lain:

Membuat Rekening Tabungan Emas Pegadaian

Untuk dapat membuat rekening tabungan emas di Pegadaian, maka Anda dapat langsung datang ke outlet Pegadaian dimana saja. Dalam proses pembuatan rekening, maka calon nasabah diharuskan mempunyai kartu identitas diri yang masih berlaku.

Seperti KTP atau paspor. Kemudian mengisi formulir pembukaan rekening tabungan emas serta membayarkan biaya transaksi tabungan emas. Selain datang langsung ke outlet Pegadaian, Anda juga dapat mendaftarkan diri secara online dengan mengunduh aplikasi Pegadaian Digital.

Aplikasi ini dapat Anda unduh melalui layanan Play Store pada perangkat Android atau dapat pula melalui Appstore pada perangkat iOS. Melalui aplikasi Pegadaian Digital, Anda juga diharuskan untuk mengisi formulir, permohonan pembukaan rekening tabungan emas.

Selain itu, melampirkan kartu identitas diri yang berupa KTP atau paspor. Lalu, pembukaan rekening atas tabungan emas akan dibebankan biaya sekitar Rp 10.000 via outlet Pegadaian. Penitipan emas pada outlet Pegadaian akan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000 per satu tahun dengan minimal pembelian saldo sebesar 0,01 gram.

Sedangkan untuk pembukaan rekening melalui Aplikasi Pegadaian Digital, Anda tidak akan dikenakan biaya pembukaan rekening. Biaya penitipan emas pun juga gratis untuk satu tahun pertama dengan pembelian saldo minimal Rp 50.000.

Cara Menabung pada Tabungan Emas Pegadaian

Dalam hal ini, nasabah dapat melakukan top up atau menabung emas melalui berbagai cara. Seperti melalui ATM, Aplikasi Pegadaian Digital, Outlet Pegadaian serta Agen Pegadaian terdekat. Transaksi dapat Anda lakukan mulai dari 0,1 gram serta maksimal 100 gram dalam setiap harinya.

Selain itu, para nasabah pun dapat mengirimkan saldo tabungan emas ke rekening lain dan akan dikenakan biaya transfer Rp 2000 per hari melalui Outlet Pegadaian. Juga tanpa adanya biaya transfer apabila dilakukan melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Menariknya lagi, saldo emas yang Anda miliki dapat Anda jual kembali minimal 1 gram dan maksimal 100 gram dalam setiap harinya. Penjualan kembali saldo tersebut dapat dilakukan melalui outlet Pegadaian atau melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Disarankan untuk menyisakan saldo minimal sebesar 0,1 di dalam rekening setelah melakukan buyback. Hal ini bertujuan supaya rekening tabungan yang Anda miliki tetap aktif. Di sisi lain, para nasabah pun dapat menggadaikan saldo emas untuk memperoleh dana tunai.

Hal ini juga dapat Anda lakukan melalui aplikasi ataupun datang langsung ke outlet Pegadaian. Sementara itu, untuk cetak fisik emas dapat Anda lakukan dalam bentuk emas batangan UBS, Antam, atau Galeri. Mulai dari kepingan 1, 2, 3, 5, 10, 25, 50 hingga 100 gram.

Akan tetapi untuk proses cetak emas tersebut hanya dapat Anda lakukan di Pegadaian tempat pembukaan rekening sebelumnya. Begitu pula dengan pengambilannya hanya dapat dilakukan di Pegadaian tempat pembukaan rekening tabungan emas.

Perhatikan Simulasi Menabung Emas di Pegadaian Digital

Sebelum Anda menabung emas di Pegadaian, penting bagi Anda untuk memperhatikan Simulasi Tabungan Emas pada Pegadaian Digital. Simak bagaimana cara membeli, cara menjual hingga cara mentransfer Tabungan Emas di Pegadaian Digital.

Dengan demikian Anda tidak perlu cemas lagi mengenai kenyamanan serta keamanan dalam menabung emas di Pegadaian. Hal ini sesuai dengan slogan Pegadaian "mengatasi masalah tanpa masalah", serta mewujudkan impian masa depan finansial.

Untuk info lebih lengkap mengenai Simulasi Tabungan Emas di Pegadaian Digital, Anda dapat mengunjungi website resmi Sahabat Pegadaian. Dengan mengikuti beberapa tips menabung emas di pegadaian, maka nasabah pun dapat memanfaatkan berbagai fasilitas serta keuntungan dalam menabung emas.

Editor: Editor Ayobandung

terbaru

Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 k...

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:48 WIB

Saat sidak Jokowi tidak temukan obat Oseltamivir, Favipiravir, dan Azithromycin.

Umum - Nasional, Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 ke Menkes, Presiden Joko Widodo,Jokowi sidak,jokowi sidak ke apotek di bogor,obat covid-19,obat perawatan covid 19,Presiden Jokowi

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:50 WIB

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan ditutup pada Se...

Umum - Nasional, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini!, CPNS 2021,Pendaftaran CPNS 2021,Pembukaan CPNS 2021,Formasi CPNS 2021,jadwal cpns 2021

BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriteri...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:26 WIB

Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 bagi para pekerja...

Umum - Nasional, BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriterianya, Bantuan Subsidi Upah (BSU),BSU cair,Kriteria BSU,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan gaji 3 juta,BSU Gaji 3 juta

Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:22 WIB

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) menjadi trending topic di Twitter. Hal itu terjadi usai seorang warganet menceri...

Umum - Nasional, Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!, KTP elektronik,E-KTP,Susah dapat vaksin covid-19,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:16 WIB

Konsumsi rokok dan risiko yang ditimbulkannya telah menjadi isu penting.

Umum - Nasional, Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah Rokok, Rokok,tembakau,bahaya tembakau,rongga mulut

Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 12:35 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami jika situasi pandemi Covid-19 telah membuat anak-anak tak bisa pergi ke sekolah....

Umum - Nasional, Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Hari Anak Nasional 2021,peringatan Hari Anak Nasional 2021,anak SD

Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 09:56 WIB

Melihat pentingnya menggunaan masker dalam pencegahan penularan Covid-19, Satgas Covid-19 menggunakan 3 strategi utama u...

Umum - Nasional, Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun, Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker,Kampanye menggunakan masker,pencegahan penularan Covid-19,Satgas Covid-19,kepatuhan memakai masker,Tingkat Kepatuhan Masyarakat

WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 07:28 WIB

WHO mendesak Indonesia untuk menerapkan penguncian yang lebih ketat dan lebih luas. Hal ini untuk memerangi lonjakan inf...

Umum - Nasional, WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran, Pelonggaran PPKM Darurat,Lonjakan kematian COVID-19,pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat,kasus positif Covid-19 di Indonesia,WHO,kematian COVID-19 di Indonesia
dewanpers
arrow-up