web analytics

Jumlah Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 di Cimahi Terus Bertambah

clockSenin, 21 Juni 2021 13:55 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Jumlah Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 di Cimahi Terus Bertambah, Tenaga Kesehatan,Nakes,Terpapar Covid-19,Virus Corona,Cimahi

Ilustrasi tenaga kesehatan sedang menjalani vaksinasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Jumlah tenaga kesehatan (Nakes) terpapar Covid-19 di Kota Cimahi terus bertambah. Bahkan, berdasarkan catatan RSUD Cibabat nakes yang terpapar Corona terjadi hampir tiap hari. 

Hingga saat ini, ada 100 lebih pegawai rumah sakit regional yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Januari 2021. Meraka semua menjalani perawatan di RSUD Cibabat.

Direktur Utama RSUD Cibabat, Sukwanto Gamalyono mengatakan, sedangkan dalam seminggu terakhir ada sekitar 50 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terdiri dari dokter, perawat, hingga petugas kebersihan. 

"Setiap hari ada petugas positif, hari ini 9. Petugas kami dalam seminggu 40-50, cukup banyak yang positif mau gak mau harus dirumahkan," kata Sukwanto, Senin 21 Juni 2021.

Dengan tumbangnya para tenaga kesehatan itu, rumah sakit yang terletak di Jalan Jenderal Amir Machmud Kota Cimahi itu kini mulai kekurangan pegawai ditengah lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Cibabat.

Pihaknya, kata Sukaanto, kini tengah merekrut relawan dari mulai dokter, bidan, perawat, apoteker hingga cleaning service. "Kita kekurangan tenaga kesehatan. Oleh sebab itu kita sedang rekrutmen. Kita minta bantuan provinsi, ikatan profesi," ujarnya.

Diakui Sukawanto, perkembangan Covid-19 di RSUD Cibabat kini mengkhawatirkan. Sekitar 80 bed atau tempat tidur yang tersedia sudah terisi penuh. Bahkan, per hari ini ada 18 pasien Covid-19 yang antre di IGD.

"Bed kami sudah 80 bed, tidak tertampung. Ada 18 daftar tunggu mau masuk ruangan masih tertunda di IGD," terangnya.

Kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini memaksa RSUD Cibabat menutup layanan IGD untuk pasien umum hingga 24 Juni mendatang. IGD akan difokuskan untuk melayani pasien Covid-19. Kebijakan itu dibuat untuk keselamatan pasien dan pegawai rumah sakit.

"Jangan sampai pasien datang dengan keluhan magh malah bawa oleh-oleh COVID-19. Jadi saya putuskan tutup dulu IGD, fokus untuk Covid-19," sebutnya.

Meski IGD ditutup sementara untuk pasien umum, terang dia, pasien masih bisa melakukan rawat jalan. Sebab, semua poli yang ada tetap melayani pasien dengan protokol kesehatan yang ketat. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Zakat Profesi ASN KBB akan Dipakai untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 18:15 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana menggunakan zakat profesi untuk percepatan penanggulangan pand...

Bandung Raya - Ngamprah, Zakat Profesi ASN KBB akan Dipakai untuk Penanganan Pandemi Covid-19, Zakat Profesi,ASN,Aparatur Sipil Negera,Kabupaten Bandung Barat,Pandemi Covid-19,KBB

Dihantam Pandemi Covid-19, Ratusan Industri Wisata di KBB Menunggak Pa...

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 17:45 WIB

Ratusan pengusaha sektor industri wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunggak bayar pajak akibat dihantam Pandemi ...

Bandung Raya - Ngamprah, Dihantam Pandemi Covid-19, Ratusan Industri Wisata di KBB Menunggak Pajak, Pandemi Covid-19,Industri wisata,Menunggak Pajak,KBB,Kabupaten Bandung Barat

Keluarga Jenazah Covid-19 Dipungut Biaya, Camat Cipatat Malah Sarankan...

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 13:59 WIB

Camat Cipatat Iyep Tamchur Rachman angkat suara mengenai adanya pungutan biaya pemakaman di TPU khusus pasien Covid-19,...

Bandung Raya - Ngamprah, Keluarga Jenazah Covid-19 Dipungut Biaya, Camat Cipatat Malah Sarankan Gali Makam Sendiri, Lokasi permakaman jenazah Covid-19 Bandung Barat,jenazah Covid-19 Bandung Barat,biaya pemakaman jenazah Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

KPK Serahkan Berkas Perkara Tersangka Kasus Bansos Covid-19 KBB

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 13:11 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan berkas perkara Muhammad Totoh Gunawan (MTG) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Serahkan Berkas Perkara Tersangka Kasus Bansos Covid-19 KBB, KPK serahkan berkas Korupsi bansos KBB,Berkas korupsi bansos KBB,Korupsi Aa Umbara,Tersangka kasus korupsi Bansos KBB,Korupsi Bansos KBB,Bansos KBB

Keluarga Jenazah Covid-19 di Cipatat Dipungut Jutaan Rupiah untuk Pema...

Ngamprah Kamis, 29 Juli 2021 | 13:00 WIB

Hasil penelusuran Ayobandung.com, ongkos pemakaman jenazah khusus pasien Covid-19 di Cipatat bervariasi, mulai dari Rp1...

Bandung Raya - Ngamprah, Keluarga Jenazah Covid-19 di Cipatat Dipungut Jutaan Rupiah untuk Pemakaman, jenazah Covid-19 Bandung Barat,Lokasi permakaman jenazah Covid-19 Bandung Barat,biaya pemakaman jenazah Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Rawan Kecelakaan, Jalan Cimanggu KBB Harus Dipasang Pembatas dan Pener...

Ngamprah Rabu, 28 Juli 2021 | 19:20 WIB

Kecelakaan terjadi tahun 2019, 2020 dan 2021. Dari tiga kejadian itu, 2 meninggal dunia, 1 luka berat.

Bandung Raya - Ngamprah, Rawan Kecelakaan, Jalan Cimanggu KBB Harus Dipasang Pembatas dan Penerangan, rawan kecelakaan,Jalan Cimanggu,KBB,Kabupaten Bandung Barat,korban jiwa

KBB Tak Sanggup Penuhi Target Testing 3.622 per Hari

Ngamprah Rabu, 28 Juli 2021 | 19:05 WIB

Pemerintah Daerah KBB belum sanggup memenuhi target testing harian yang diberi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar 3....

Bandung Raya - Ngamprah, KBB Tak Sanggup Penuhi Target Testing 3.622 per Hari, KBB,Kabupaten Bandung Barat,Target Testing,Terpapar Covid-19,Pasien Covid-19

300 Warga Isoman di KBB Dapat Bantuan Sembako

Ngamprah Rabu, 28 Juli 2021 | 18:55 WIB

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap kondisi masyarakat yang saat ini terdampak Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, 300 Warga Isoman di KBB Dapat Bantuan Sembako, Bantuan Sembako,terdampak Covid-19,Kabupaten Bandung Barat,KBB

artikel terkait

dewanpers
arrow-up