web analytics

Tidak Lulus SBMPTN Bukan Akhir dari Kariermu

clockMinggu, 20 Juni 2021 10:40 WIB user-groupNetizen Reni Nuraeni
Netizen, Tidak Lulus SBMPTN Bukan Akhir dari Kariermu, SBMPTN,karier,Pendidikan

Ilustrasi seorang pelajar kesal tidak lulus SBMPTN. (Pixabay/Jan Vašek )

Reni Nuraeni

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung.

Pengumuman hasil SBMPTN pada Senin, 14 Juni 2021, menjadi moment yang ditunggu-tunggu semua orang. Ada yang bersenang hati karena mendapatkan hasil yang diinginkan, namun ada juga yang tidak seharusnya berkecil hati ketika hasilnya tidak sesuai.

Memang menunggu hasil dari seleksi masuk perguruan tinggi menjadi moment menegangkan yang pasti pernah kamu alami. Namun ada kalanya hasil yang didapat tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kegagalan akan selalu ada, namun tidak berarti kegagalan ini akhir dari segalanya.

Banyak berbagai cara yang bisa kamu lakukan tanpa harus bergantung pada satu jalur untuk masuk perguruan tinggi yang kita inginkan.

Mengikuti Ujian Mandiri

Masuk perguruan tinggi negeri tidak selalu harus melalui Jalur SBMPTN, terdapat jalur SNMPTN yang biasanya dilaksanakan lebih awal daripada pendaftaran jalur masuk lainnya. Lalu, ada opsi lain yang bisa kamu pilih, melalui jalur Ujian mandiri yang merupakan salah satu solusi ketika kamu tidak dapat lulus lewat SBMPTN.

Masih banyak perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan seleksi masuk melalui jalur ujian mandiri, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Islam Negeri, Universitas Diponegoro, dan masih banyak universitas yang menyediakan layanan seleksi ini.

Tidak berbeda dengan seleksi SNMPTN atau SBMPTN, dalam proses penerimaannya para siswa pendaftar harus mengikuti berbagai rangkaian seleksi, mulai dari tes pengetahuan dasar, tes pembagian kelompok Saintek dan Soshum, hingga tes Potensi Akademik.

Yang membedakannya yakni dari pihak penyelenggaranya. Ujian mandiri dilakukan berdasarkan ketentuan dari Perguruan tinggi negeri yang membuka jalur penerimaan mahasiswa secara mandiri.

Masuk Perguruan Tinggi Swasta bukan pilihan yang buruk

Meskipun standar di masyarakat mayoritas beranggapan bahwa siswa yang masuk perguruan tinggi negeri itu keren, namun anggapan tersebut sudah harus dihapuskan dari masyarakat.

Mengapa?, Karena kini masih banyak perguruan swasta berkualitas baik dari segi akademis atau lainnya, mampu menciptakan lulusan terbaik yang bisa bersaing dengan mereka pada lulusan perguruan tinggi negeri.

Universitas Bina Nusantara, Telkom University, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, ataupun Universitas Islam Indonesia, merupakan salah satu dari sekian banyak universitas unggulan yang ada di Indonesia. Dan tentu dari universitas swasta ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang kurang beruntung dengan tidak diterima di universitas negeri.

Masuk Perguruan Tinggi Bukan Satu Satunya Jalan untuk Mencapai Kesuksesan

Tidak selamanya memiliki pendidikan yang tinggi menjadi tolak ukur kesuksesan seseorang. Bahkan tidak sedikit orang-orang sukses dan berhasil dalam hidupnya tidak menempuh jalur pendidikan di perguruan tinggi.

Usaha, tekad dan kemampuan yang diasah menjadi kunci dari kesuksesan. Tidak putus asa pada satu kegagalan akan menjadi tonggak kamu untuk selalu maju.

Jadikan kegagalan tersebut sebagai pelajaran bagi kamu untuk menjadi orang lebih unggul dari orang lain. Gagal bukan akhir dari segalanya, namun menjadi awal dari sesuatu yang besar menuju kesuksesan kamu. [*]

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

510 Hari Minus Sentuhan

Netizen Jumat, 23 Juli 2021 | 21:35 WIB

Kesakralan sentuhan tak lagi ada selama masa pandemi Covid-19.

Netizen, 510 Hari Minus Sentuhan, sentuhan,Pandemi Covid-19,Jaga Jarak,Sosial,Dampak Pandemi Covid-19

Ciharegem, Dungusmaung, Cimaung, Pamoyanan: Toponimi yang Berhubungan...

Netizen Kamis, 22 Juli 2021 | 22:30 WIB

Di Cekungan Bandung, sedikitnya ada 8 nama geografi yang berhubungan dengan harimau.

Netizen, Ciharegem, Dungusmaung, Cimaung, Pamoyanan: Toponimi yang Berhubungan dengan Harimau, Toponimi,Harimau,cekungan bandung,Kota Bandung

Jangan Berhenti pada Kata Maaf

Netizen Kamis, 22 Juli 2021 | 22:00 WIB

Akhirnya ada perwakilan pemerintah yang menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait dengan penanganan pandemi Cov...

Netizen, Jangan Berhenti pada Kata Maaf, Kata Maaf,Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan,PPKM Jawa-Bali,pemerintah Indonesia

Mengatasi Over Kapasitas Lapas

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 21:15 WIB

Hukuman penjara, meskipun menjadi mekanisme yang penting untuk menghukum pelaku, bukanlah merupakan “obat”.

Netizen, Mengatasi Over Kapasitas Lapas, Over Kapasitas,Lapas,Hukuman Penjara,Masalah Kejahatan,Kriminalitas

Di Tengah Pandemi: Apakah Politik Bebas Aktif Indonesia Menjadi Penyel...

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 20:00 WIB

Masyarakat dunia menghadapi dua masalah yang sangat menganggu.

Netizen, Di Tengah Pandemi: Apakah Politik Bebas Aktif Indonesia Menjadi Penyelamat?, Politik Bebas Aktif,Indonesia,Politik Luar Negeri,Ketergantungan,dependent

Kesehatan Anak Indonesia

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 18:15 WIB

Mengkhawatirkan, 1 dari 8 pasien Covid-19 di Indonesia ternyata anak-anak.

Netizen, Kesehatan Anak Indonesia, Kesehatan,Anak,Indonesia,pasien Covid-19,Case fatality rate,Hari Anak Nasional

Memaknai ‘Memanusiakan Manusia’ di Tengah Pandemi

Netizen Selasa, 20 Juli 2021 | 22:30 WIB

Kata-kata “Memanusiakan Manusia” nampaknya sangat berkaitan erat dengan kondisi pandemic yang saat ini kita alami.

Netizen, Memaknai ‘Memanusiakan Manusia’ di Tengah Pandemi, Memanusiakan Manusia,Pandemi,Renungan,Sosial,Si tou timou tumou tou

Anak Punk Juga Manusia

Netizen Selasa, 20 Juli 2021 | 22:15 WIB

Anak punk merupakan fenomena sosial yang kerap kali masih kita temui di pinggir jalan.

Netizen, Anak Punk Juga Manusia, Anak Punk,Sosial,identitas bangsa,Krisis Identitas

artikel terkait

dewanpers
arrow-up