web analytics

Ketua Satgas PB IDI Desak Pemerintah Segera Lockdown

clockSabtu, 19 Juni 2021 16:41 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Ketua Satgas PB IDI Desak Pemerintah Segera Lockdown, Indonesia lockdown,IDI,Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Jumlah kasus Covid-19 Indonesia,kasus covid-19 Indonesia hari ini,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

[Ilustrasi] Solidaritas Warga Bantu Pasien Isoman di RW 11 Dago. (Humas Setda Kota Bandung)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini masih terus mengalami lonjakan yang signifikan. Untuk menekan laju kenaikan kasus, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban, mengatakan pemerintah harus terapkan lockdown.

Menurutnya untuk mengatasi kondisi pancemi Covid-19 yang semakin parah, maka butuh pembatasan pergerakan masyarakat.

"Saya kembali ulangi saran saya, untuk terapkan lockdown. Semua liburan dan perjalanan tidak penting harus dihentikan sejenak. Apalagi mempertimbangkan sekolah tatap muka dibuka kembali, jangan dulu. Lakukan lockdown sebelum telat. Situasi bisa berubah jadi mengerikan," katanya sebagaimana dilansir dari Republika, Sabtu 19 Juni 2021. 

Kemudian, ia melanjutkan saat ini rumah sakit sudah penuh, kasus melonjak, beberapa tenaga kesehatan dan medis telah terinfeksi yang bisa menyebabkan kualitas layanan menurun. "Ya lihat saja kondisi sekarang bagaimana. Kebijakan lockdown akan mengesankan bahwa situasi saat ini benar-benar darurat sehingga masyarakat juga sadar akan hal itu. Tidak usah lama-lama dan memang butuh kesabaran serta kesadaran dari semua pihak," ujarnya.

Zubairi menambahkan, jika lockdown diterapkan dengan benar hal ini tentu akan efektif untuk menurunkan angka kasus Covid-19. "Asal dilakukan dengan benar ya akan efektif. Namun, saya juga tidak bisa memaksakan. Itu terserah yang punya kewenangan. Sebagai dokter, tentu saja saya ingin memprioritaskan keselamatan dan kesehatan," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat penambahan kasus harian Covid-19 di Ibu Kota pada Jumat (18/6) memecahkan rekor dengan angka 4.737 kasus baru. Jumlah ini melampaui angka tertinggi yang pernah terjadi pada 7 Februari 2021, yakni mencapai 4.213 kasus dalam sehari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 24.812 spesimen. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.368 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.737 positif dan 12.631 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis resminya, Jumat.

Dwi mengungkapkan, jumlah kasus aktif di Jakarta sampai hari ini sebanyak 24.511 orang yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 463.552 kasus.

Dari jumlah kasus positif itu, sambung dia, total orang yang dinyatakan telah sembuh sebanyak 431.264 dengan tingkat kesembuhan 93 persen. Kemudian, total 7.777 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen. 

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 21,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," ujarnya.
 

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyeba...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 12:15 WIB

Dokter Tirta mengungkap alasan mengapa pasien Covid-19 bisa saja meninggal dunia saat jalani isolasi mandiri (isoman) di...

Umum - Nasional, Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyebabnya, Dokter Tirta,penyebab isoman meninggal,Panduan isolasi mandiri,Isolasi Mandiri,Isoman

Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 11:37 WIB

Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur (UYM) dirawat di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu, 21 Juli 2021, karena rendahnya kadar hemogl...

Umum - Nasional, Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor, Yusuf Mansyur pilih-pilih pendonor,Yusuf Mansyur sombong,Yusuf Mansyur,yusuf mansyur dikritik,yusuf mansyur kontroversi

Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 09:12 WIB

Siaran televisi digital di rumah segera meluncur di beberapa daerah di Indonesia. Bagaimana cara menonton siaran TV digi...

Umum - Nasional, Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital, Cara nonton TV Digital,pengguna TV digital,era penyiaran TV Digital,TV Digital

Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:12 WIB

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan pada masa pandemi, peran media sangat krusial dalam menyampaikan kritik y...

Umum - Nasional, Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID, peran media massa,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Wakil Presiden Ma'ruf Amin,Hoaks Covid-19

Windy Cantika Aisah, Mojang Bandung yang Ahli Mengangkat Besi

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:00 WIB

Sebuah kebanggaan bagi Indonesia, saat atlet angkat besi Windy Cantika Aisah menyumbangkan medali pertama di Olimpiade 2...

Umum - Nasional, Windy Cantika Aisah, Mojang Bandung yang Ahli Mengangkat Besi, Windy Cantika Aisah,Windy Cantika Aisah adalah,atlet angkat besi Windy Cantika Aisah,atlet angkat besi asal bandung

Wow! Windy Cantika Dapat Bonus Rp1,1 M

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:42 WIB

Hadiah berupa bonus melimpah dipastikan mengalir ke kantong Windy Cantika Aisah setelah sukses meraih medali perunggu a...

Umum - Nasional, Wow! Windy Cantika Dapat Bonus Rp1,1 M, Windy Cantika Aisah,Windy Cantika Aisah adalah,medali indonesia pertama di Olimpiade Tokyo,Olimpiade Tokyo,Olimpiade Tokyo 2020

Antisipasi Demo 'Jokowi End Game', Polisi Kerahkan Ribuan Personel

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:41 WIB

Petugas kepolisian mengamankan enam orang yang diduga hendak melakukan demo 'Jokowi End Game' di kawasan Monas, Jakarta...

Umum - Nasional, Antisipasi Demo 'Jokowi End Game', Polisi Kerahkan Ribuan Personel, Demo Jokowi End Game,Jokowi End Game,Aksi Demo jokowi end game,Polda Metro Jaya

Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 k...

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:48 WIB

Saat sidak Jokowi tidak temukan obat Oseltamivir, Favipiravir, dan Azithromycin.

Umum - Nasional, Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 ke Menkes, Presiden Joko Widodo,Jokowi sidak,jokowi sidak ke apotek di bogor,obat covid-19,obat perawatan covid 19,Presiden Jokowi

artikel terkait

dewanpers
arrow-up