web analytics

Polres Kuningan Amankan 23 Pelaku Narkoba

clockJumat, 18 Juni 2021 22:59 WIB userIdham Nur Indrajaya
Umum - Regional, Polres Kuningan Amankan 23 Pelaku Narkoba, Polres Kuningan,Pelaku Narkoba,Kasus Narkoba di Kabupaten Kuningan

Polres Kuningan amankan 23 pelaku penyalahgunaan narkoba selama Maret-Juni 2021. (dok. Humas Polda Jabar)

KUNINGAN, AYOBANDUNG.COM -- Jajaran Satresnarkoba Polres Kuningan mengamankan 23 pelaku penyalahgunaan narkoba. Kasus-kasus itu dikembangkan oleh kepolisian dalam rentang waktu Maret-Juni 2021.

23 pelaku, yang terdiri dari 22 laki-laki dan satu perempuan, merupakan tersangka dari 20 kasus. Kasus itu-itu di antara lain 9 kasus narkotika jenis sabu, 1 kasus penyalahgunaan ganja, 1 kasus penyalahgunaan tembakau sintetis/gorila, 2 kasus penyalahgunanaan narkotika psikotropika jenis Alprazolam dan Riklona, serta 7 kasus tindak pidana penyalahgunaan Obat Keras Terbatas.

Kasatnarkoba Polres Kuningan AKP Otong Jubaedi mengatakan, pihaknya mengamankan 23 pelaku di wilayah dan waktu yang berbeda-beda. Mereka semua diamankan beserta barang bukti.

"Narkotika jenis sabu 153,74 gram, narkotika jenis ganja 11,3 gram, narkotika jenis tembakau sintetis atau gorila 2,8 gram, psikotropika jenis Alprazolam 30 butir, psikotropika jenis Riklona  6 butir, dan Obat Keras Terbatas terdiri dari 536 butir Tramadol, 326 butir Trihexyphenidyl, serta 750 butir Dextromethorphan," ujar Otong di Mapolres Kuningan, Jumat, 18 Juni 2021.

Otong menyampaikan, para tersangka akan disangkakan dengan hukuman berbeda.
Untuk tindak pidana peyalahgunaan narkotika jenis sabu, pasal yang disangkakan adalah Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. Untuk tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja, pasal yang disangkakan Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 111 Ayat 1 UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Sementara itu, untuk tindak pidana peyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis atau gorila, pasal yang disangkakan Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. Untuk tindak pidana penyalahgunaan Psikotropika jenis Alprazolam dan Riklona, pasal yang disangkakan Pasal 62 UU No. 5/1997 tentang Psikotropika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun.

Untuk tindak pidana penyalahgunaan obat keras terbatas, pasal yang disangkakan Pasal 197 Jo Pasal 196 UU No. 36/2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masi...

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 21:00 WIB

Rata-rata tingkat ketirisian kamar bagi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di Kabupaten Cianjur sudah mulai menurun.

Umum - Regional, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masih Tinggi, Tingkat keterisian,Rumah Sakit,Cianjur,RSUD Sayang

Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 20:25 WIB

Syarat warga yang terpapar harus isolasi mandiri, di antarnya tidak bergejala, gejala ringan, dan lingkungan rumah harus...

Umum - Regional, Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19, Isoman,Isolasi Mandiri,Satgas Covid-19,Terpapar Covid-19

Pedagang Pasar Bisa Jualan Kembali, Asal Sudah Divaksin

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 17:29 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) berencana bakal melonggarkan secara bertahap, terhadap sejumlah sektor perekonomian di masa per...

Umum - Regional, Pedagang Pasar Bisa Jualan Kembali, Asal Sudah Divaksin, Vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19 Kota Bogor,Vaksin covid-19 pedagang,Pedagang Pasar,pemkot bogor

Obat Gratis Diprioritaskan untuk Pasien Isoman 40 Tahun ke Atas

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:10 WIB

Bantuan untuk masyarakat yang terdampak kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 4 terus di...

Umum - Regional, Obat Gratis Diprioritaskan untuk Pasien Isoman 40 Tahun ke Atas, Bantuan Covid-19,Bantuan Obat Gratis,Bantuan Obat Gratis di Tasik,Pemkot Tasikmalaya

Sempat Berteriak, Pemilik Warung Kopi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 13:46 WIB

Pemilik warung kopi berinisial NL ditemukan meninggal dunia di warung kopi miliknya di Jalan Abdullah bin Nuh Warga RT 0...

Umum - Regional, Sempat Berteriak, Pemilik Warung Kopi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Pemilik warung kopi tewas,Kriminal Bogor,Pembunuhan di Bogor,Pembunuhan di Bogor Barat,Polresta Bogor Kota

Program Karaos, Membangun Pertanian Cianjur di Tengah Pandemi

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 13:39 WIB

Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur gencar menanam kentang dan cabai dalam program Kawasan Pertanian Super Prioritas (KARA...

Umum - Regional, Program Karaos, Membangun Pertanian Cianjur di Tengah Pandemi, Program Karaos,Program Petani manjut,Pemkab Cianjur,Wakil Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin

Bantuan Beras 10 Kg dan Uang Rp600 Ribu Mulai Dikirim

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 11:35 WIB

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kem...

Umum - Regional, Bantuan Beras 10 Kg dan Uang Rp600 Ribu Mulai Dikirim , bantuan beras 10 kg,Bantuan uang Rp600 ribu,Bantuan Covid-19,bantuan covid-19 di Bogor,pemkot bogor

Update Covid-19 Jabar 23 Juli 2021: Tambah10.499 Kasus

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 11:22 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 547.255 kasus setelah bertambah 10.499 kasus pada Jumat, 23 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 23 Juli 2021: Tambah10.499 Kasus, Kasus Covid-19 Jabar,Update Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,Update Covid-19 Jawa Barat,Update Covid-19 di Jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,data covid-19 jabar hari ini
dewanpers
arrow-up