web analytics

PHRI Kritik Penanganan Covid-19 di KBB: Bekerja Hanya Saat Kasus Meledak!

clockJumat, 18 Juni 2021 16:55 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, PHRI Kritik Penanganan Covid-19 di KBB: Bekerja Hanya Saat Kasus Meledak!, PHRI,Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia,Tempat Wisata,Hotel,Kafe,Mal

Ilustrasi tempat wisata di Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM — Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengkritik kerja pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Pasalnya, kebijakan yang diambil dinilai hanya jangka pendek saat terjadi ledakan kasus. Sedangkan saat jumlah kasus landai pemerintah dinilai tak melakukan upaya pencegahan signifikan.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) KBB, Eko Suprianto, mengatakan pihaknya menghargai keputusan penutupan objek wisata namun membuka kafe dan restoran.

"Kami menghargai keputusan Pemda untuk menutup objek wisata. Enggak masalah juga perihal kafe dan restoran diizinkan buka," kata Eko saat ditemui, Jumat 18 Juni 2021. 

Diketahui, Pemkab Bandung Barat selama sepekan kedepan atau sejak 16 sampai 22 Juni 2021 memutuskan menutup objek wisata menyusul KBB masuk zona merah karena terjadi peningkatan kasus signifikan.

Penutupan sesuai surat edaran Surat Edaran Nomor 556/1559-Disparbud tentang Penutupan Destinasi/Objek Wisata di KBB.

Namun, di sisi lain, ia mengkritisi kebijakan pemerintah yang dengan mudahnya menutup lalu membuka objek wisata di KBB jika terjadi ledakan kasus Covid-19. Sementara sektor lainnya tetap beroperasi normal padahal berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.

"Ya mengkritisi juga sebetulnya. Seperti mal dan restoran atau kafe itu kan bisa menjadi klaster Covid-19. Lalu pemerintah seakan mengabaikan itu, tapi kalau wisata ketika ada ledakan kasus baru tutup. Sementara saat kasus melandai, terlena enggak ada langkah apa-apa," tegasnya.

Kendati demikian pihaknya tetap manut pada keputusan pemerintah terkait upaya menekan kasus Covid-19 yang tengah meledak dengan menutup sektor wisata.

"Ya intinya kita manut saja, karena kita juga tidak mau jadi sarana penyebar kasus positif Covid-19. Kita juga enggak mau pandemi ini berlarut-larut," tandasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Tren Kasus Covid-19 Bandung Barat Terus Turun, BOR Sentuh 39%

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:04 WIB

Perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal tersebut terliha...

Bandung Raya - Ngamprah, Tren Kasus Covid-19 Bandung Barat Terus Turun, BOR Sentuh 39%, BOR rumah sakit Bandung Barat,Hengky Kurniawan,Update Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Data Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Ratusan Koin Kuno Belanda di Bandung Barat Diduga Sengaja Disembunyika...

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:47 WIB

Ratusan koin kuno zaman kolonial Belanda yang ditemukan sejumlah warga Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kec...

Bandung Raya - Ngamprah, Ratusan Koin Kuno Belanda di Bandung Barat Diduga Sengaja Disembunyikan, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,koin belanda,peninggalan Belanda,peninggalan belanda Bandung Barat

Butuh Biaya Pengembangan Wisata, Warga Cimanggu Akan Jual Ratusan Koin...

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:04 WIB

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Ba...

Bandung Raya - Ngamprah, Butuh Biaya Pengembangan Wisata, Warga Cimanggu Akan Jual Ratusan Koin Kuno Belanda, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,wisata air panas Bandung Barat,Pokdarwis Pangkalan Hilir

Geger! Ratusan Koin Kuno Ditemukan Warga Cimanggu Bandung Barat

Ngamprah Rabu, 4 Agustus 2021 | 14:02 WIB

Warga Kampung Pangkalan Hilir, RT 02, RW 09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan...

Bandung Raya - Ngamprah, Geger! Ratusan Koin Kuno Ditemukan Warga Cimanggu Bandung Barat, Koin kuno Belanda,penemuan koin kuno Bandung Barat,peninggalan belanda Bandung Barat,harga karun Belanda di Bandung

Berkas Perkara Bansos KBB Diserahkan ke Jaksa, Aa Umbara Disidang di P...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:45 WIB

KPK telah menyerahkan berkas perkara korupsi Pengadaan Banso KBB ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bandung Raya - Ngamprah, Berkas Perkara Bansos KBB Diserahkan ke Jaksa, Aa Umbara Disidang di PN Bandung, Berkas Perkara,Bansos,KBB,Aa Umbara,pn bandung,Komisi Pemberantasan Korupsi,kpk,Kabupaten Bandung Barat,Jaksa Penuntut Umum

Diterpa Konflik Internal, Kader Golkar Eksodus dari Sekretariat dengan...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:40 WIB

DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali diterpa badai.

Bandung Raya - Ngamprah, Diterpa Konflik Internal, Kader Golkar Eksodus dari Sekretariat dengan Alasan Ini, Partai Golkar,Konflik Internal,Kader Golkar,Eksodus,DPD Partai Golkar,Kabupaten Bandung Barat,KBB

Resmi! 4 Fraksi DPRD KBB Gunakan Hak Interpelasi Soal Rotasi Mutasi

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Usulan DPRD KBB untuk meminta keterangan soal kebijakan rotasi-mutasi yang dilakukan Plt Bupati Bandung Barat menemui ti...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! 4 Fraksi DPRD KBB Gunakan Hak Interpelasi Soal Rotasi Mutasi, Fraksi DPRD,KBB,Hak Interpelasi,Rotasi Mutasi

Youtuber Doni Salmanan Bagikan 3 Truk Paket Sembako Hasil Lelang Motor...

Ngamprah Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:47 WIB

Youtuber Doni Salmanan kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan 3 truk paket sembako bagi warga Jawa Barat yang t...

Bandung Raya - Ngamprah, Youtuber Doni Salmanan Bagikan 3 Truk Paket Sembako Hasil Lelang Motor Sport, Doni Salmanan,doni salmanan bagi-bagi duit,Youtuber Doni Salmanan,Doni Salmanan bagi sembako,Crazy Rich Soreang

artikel terkait

dewanpers
arrow-up