web analytics

Data BPJS Kesehatan Bocor Bisa Disalahgunakan Pinjol

clockKamis, 17 Juni 2021 20:26 WIB userSuara.com
Umum - Nasional, Data BPJS Kesehatan Bocor Bisa Disalahgunakan Pinjol, data bpjs kesehatan bocor,Kebocoran Data BPJS Kesehatan,Pinjaman Online (Pinjol),Data BPJS Kesehatan Disalahgunakan,Penyalahgunaan Data BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Tim Periksa Data mengatakan bahwa kasus kebocoran data 279 juta penduduk dari BPJS Kesehatan berpotensi menyebabkan kerugian materil hingga Rp 600 triliun. Data-data tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab, termasuk untuk pengajuan pinjaman online (pinjol).

"Kalau bicara kerugian materil, paling tidak ada sekitar Rp 600 triliun. Ada kerugian potensial yang nantinya bisa memunculkan kekhawatiran," kata Arie Sembiring selaku salah satu tim di Periksa Data dalam konferensi pers virtual, Kamis 17 Juni 2021.

Arie mencontohkan, satu Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang bocor saja bisa dijadikan untuk pengajuan ke pinjol hingga Rp 50 juta. Pada akhirnya, orang yang KTP-nya digunakan bakal diteror terus-terusan.

Padahal, tambah Arie, orang tersebut bukanlah pihak yang benar-benar mengajukan pinjol. Namun ia ikut mengalami kerugian karena data KTP miliknya dipakai oleh pihak tak bertanggung jawab.

Diwartakan sebelumnya informasi pribadi yang bocor di data BPJS Kesehatan tersebut terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, hingga besaran gaji pengguna.

Tim Periksa Data akan menggugat tiga lembaga negara yang terdiri dari BPJS Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam kasus ini. Ketiganya dinilai tidak menginformasikan secara benar ke publik, padahal sudah satu bulan kasus berlalu.

Arie menyebutkan, proses hukum akan dilakukan lewat upaya administratif yang nantinya akan diserahkan setelah konferensi pers hari ini atau selambat-lambatnya besok pagi.

Nantinya, ada tiga dasar hukum yang digunakan oleh tim Periksa Data. Pertama ada Pasal 75 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Kedua ada Pasal 48 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.

Dan terakhir ada Pasal 2 Ayat 2 Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Tindakan Pemerintahan dan Kewenangan Mengadili Perbuatan Melanggar Hukum oleh Penguasa.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Epidemiolog Soroti Kelakukan Mardigu dan Jerinx, Singgung Narasi Hoaks...

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 16:37 WIB

Narasi Hoaks dan Konspirasi Covid-19 akan membuat pengendalian pandemi tidak akan pernah selesai. Epidemiolog menyoroti...

Umum - Nasional, Epidemiolog Soroti Kelakukan Mardigu dan Jerinx, Singgung Narasi Hoaks dan Konspirasi Covid-19, Narasi Hoaks Covid-19,Konspirasi Covid-19,konspirasi soal virus Covid-19,konspirasi Covid-19 di media sosial,Jerinx,Mardigu Wowiek

Karena Beban Berat, The Minions Tidak Dapat Bermain Secara Optimal

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 15:36 WIB

The minions yang merupakan julukan bagi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon terpaksa harus tersingkir di pere...

Umum - Nasional, Karena Beban Berat, The Minions Tidak Dapat Bermain Secara Optimal, Kevin Sanjaya,Gideon,Olimpiade Tokyo 2020

Tahun 2022, Indonesia Bakal Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 14:16 WIB

Selain mendatangkan vaksin secara impor, baik yang sudah jadi maupun bahan baku, pemerintah berencana mengembangkan send...

Umum - Nasional, Tahun 2022, Indonesia Bakal Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri, Vaksin Covid-19,pengembangan vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19 Indonesia,Vaksin Covid-19 buatan Indonesia,Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri,vaksin covid-19 buatan dalam negeri,vaksin dalam negeri

Influencer Dapat Vaksin Ketiga Khusus Nakes, Ini Respons Keras IDI

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 13:42 WIB

IDI meminta pemerintah bertanggung jawab menjelaskan isu miring terkait influencer yang bisa mendapatkan vaksin ketiga....

Umum - Nasional, Influencer Dapat Vaksin Ketiga Khusus Nakes, Ini Respons Keras IDI, Influencers,Vaksin Ketiga Influencer,Influencer Vaksin Ketiga,vaksin booster Influencer,jatah suntikan vaksin Covid-19,vaksin booster

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Persiapkan Hal Ini!

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 12:13 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja masih bersiap untuk membuka Kartu Prakerja Semester II yaitu gelombang 18. Kartu Prak...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Persiapkan Hal Ini!, Informasi Terbaru Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,11 Poin Wajib Dipastikan Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18,Kartu Prakerja,Program Kartu Pr

Perhatikan! Ini Syarat Wajib Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 18

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 12:07 WIB

Banyak masyarakat gagal saat pendaftaran Program Kartu Prakerja di tahun 2020 dan di tahun 2021. Bahkan, ada banyak masy...

Umum - Nasional, Perhatikan! Ini Syarat Wajib Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 18, prakerja gelombang 18,Informasi Terbaru Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,11 Poin Wajib Dipastikan Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18

Kemampuan Pengetesan Covid 30 Provinsi Capai Standar Testing WHO

Nasional Kamis, 29 Juli 2021 | 10:35 WIB

Kemampuan pengetesan Covid-19 menjadi salah satu kunci selama pandemi berlangsung. Saat ini sudah 30 dari 34 provinsi di...

Umum - Nasional, Kemampuan Pengetesan Covid 30 Provinsi Capai Standar Testing WHO, Standar Testing WHO,Testing Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19 Indonesia,PPKM Darurat,Perkembangan PPKM Darurat

Cerita Roti Hadir di 406 Gerai di Indonesia

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 12:49 WIB

Cerita Roti Hadir di 406 Gerai di Indonesia

Umum - Nasional, Cerita Roti Hadir di 406 Gerai di Indonesia , cerita roti
dewanpers
arrow-up