web analytics

Angka keterisian Makin Membludak, KBB Cari Alternatif Ruang Isolasi

clockKamis, 17 Juni 2021 18:20 WIB userRestu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Angka keterisian Makin Membludak, KBB Cari Alternatif Ruang Isolasi, BOR,Kabupaten Bandung Barat,Bed Occupancy Rate,KBB,Angka keterisian,ruang isolasi,Pasien Covid-19

Ilustrasi petugas rumah sakit membawa pasien Covid-19 untuk menjalani perawatan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG. COM — Angka keterisian atau bed occupancy rate (BOR) ruang isolasi rumah sakit pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) makin mengkhawatirkan. Dari 6 rumah sakit yang ada, BOR di KBB mencapai 94 persen.

Kondisi itu membuat Pemda KBB harus memutar otak guna menyiapkan ruang isolasi alternatif untuk menampung pasien Covid-19. Salah satunya opsi meminjam sejumlah balai diklat yang ada di wilayah Lembang. 

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Asep Sodikin mengatakan penambahan ruang isolasi darurat itu lantaran tingkat keterisian rumah sakit di Bandung Barat sendiri hampir menyentuh fase kritis. 

"Kita sedang menjajaki menambah tempat isolasi mandiri. Kita kerjasama dengan diklat-diklat terutama yang ada di Lembang dulu," kata Asep kepada wartawan, Kamis 17 Juni 2021.

Beberapa balai diklat yang sudah disasar sebagai tempat isolasi tambahan di antaranya balai diklat milik Kementerian Sosial (Kemensos) dan milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Termasuk ada balai diklat milik Pemda KBB juga. Jadi sekarang kita sedang coba mana yang bisa dikerjasamakan. Pembiayaannya sedang dikaji agar sesuai aturan. Bisa sharing dengan desa melalui dana desa, Pemda dengan APBD, dan dinkes untuk penyediaan nakes dan obat-obatan," tuturnya. 

Selain rencana menambah ruang isolasi dengan meminjam balai diklat, pihaknya juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB untuk mengonversi bed perawatan pasien umum menjadi bed khusus COVID-19.

"Jadi di tiga RSUD di KBB ruang perawatan umumnya akan dikonversi untuk bed COVID-19. Sedang dipastikan kebutuhannya berapa," terangnya. 

"Lalu puskesmas rawat inap juga akan digunakan untuk isolasi mandiri. Manakala ada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan sebagai tempat isolasi maka bisa menggunakan tempat yang kita siapkan," jelasnya. 

Asep mengatakan hingga saat ini penambahan kasus COVID-19 di Bandung Barat terus terjadi. Meskipun diikuti dengan angka kesembuhan, namun jumlahnya tak sebanding dengan penambahan kasus positifnya.

"Catatan kami kemarin dalam sehari itu ada 122 kenaikan kasus positifnya, yang sembuh hanya 75 orang. Jadi yang positif lebih banyak dari yang sembuh. Memang kondisinya di KBB ada peningkatan yang sangat drastis," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Sonya Fatmala Ajak Orangtua Awasi Penggunaan Gadget pada Anak

Ngamprah Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:18 WIB

Peran orangtua mengawasi penggunaan gadget oleh anak cukup penting. Hal itu sebagai upaya mengurangi dampak negatif dari...

Bandung Raya - Ngamprah, Sonya Fatmala Ajak Orangtua Awasi Penggunaan Gadget pada Anak, Sonya Fatmala,Kabupaten Bandung Barat,Pandemi Covid-19,gadget pada anak,bahaya gadget bagi anak

Penuhi Kebutuhan Oksigen 3 RSUD di KBB, Petugas Isi Ulang Hingga ke Lu...

Ngamprah Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:41 WIB

Kebutuhan oksigen di tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum bisa terpenuhi akibat kelan...

Bandung Raya - Ngamprah, Penuhi Kebutuhan Oksigen 3 RSUD di KBB, Petugas Isi Ulang Hingga ke Luar Kota, isi ulang oksigen,RSUD di KBB,Kabupaten Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:40 WIB

Syarat penerima bantuan subsidi gaji Rp1 juta yang ditetapkan pemerintah dinilai tidak adil.

Bandung Raya - Ngamprah, Buruh KBB Sebut Pemerintah Tak Adil Tetapkan Penerima Bantuan Subsidi Gaji, Buruh KBB,Pemerintah Tak Adil,Subsidi Gaji,Penerima Bantuan

Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cili...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:25 WIB

Krisis kelangkaan oksigen masih di alami sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bandung (KBB).

Bandung Raya - Ngamprah, Bantuan Oksigen Pemprov Jabar Belum Bisa Penuhi Kebutuhan di RSUD Cililin, Bantuan Oksigen,Pemprov Jabar,RSUD Cililin,Kebutuhan Oksigen,kelangkaan oksigen,Kabupaten Bandung Barat,KBB

Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Renta...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 18:00 WIB

Selain berisiko terpapar Covid-19, anak-anak berpotensi kehilangan ruang bermain sebagai dunia meraka saat ini. 

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Sonya Fatmala Sebut Anak-Anak Masuk Kelompok Rentan, Hari Anak Nasional,Sonya Fatmala,Kelompok Rentan,Terpapar Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat

Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu In...

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 17:35 WIB

Proses pencarian insentif nakes tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Bandung Raya - Ngamprah, Sempat Molor 7 Bulan, Pemda KBB Janjikan Insentif Nakes Cair Minggu Ini, Pemda KBB,Insentif Nakes,Tenaga Kesehatan,insentif penanganan Covid-19,Kabupaten Bandung Barat

Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:48 WIB

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021, kasus pelecehan seksual terhadap anak masih mendominasi di Kabupaten Bandung...

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Anak Nasional, Kasus Kekerasan pada Anak di KBB Masih Tinggi, Kekerasan pada anak,kekerasan pada anak di KBB,Kabupaten Bandung Barat,Hari Anak Nasional,Kekerasan seksual pada anak

Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang

Ngamprah Jumat, 23 Juli 2021 | 15:31 WIB

Gelombang Pandemik Covid-19 ikut memukul memukul ekonomi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satu sektor terdampak a...

Bandung Raya - Ngamprah, Pandemi Covid-19, Pengangguran di KBB Naik 91.577 Orang, Pengangguran di KBB,Penganggguran,Pandemi Covid-19,COVID-19,PHK di KBB

artikel terkait

dewanpers
arrow-up