web analytics

Kemenkeu Matangkan Rencana Pengenaan Pajak Sembako dan Pendidikan

clockKamis, 17 Juni 2021 11:35 WIB
Umum - Nasional, Kemenkeu Matangkan Rencana Pengenaan Pajak Sembako dan Pendidikan, Pajak Sembako,Rencana pajak sembako,Tarif Pajak Sembako,Besaran Tarif Pajak Sembako,pajak pendidikan,pajak kebutuhan pokok,Pajak jasa pendidikan,tarif PPN Sembako,perubahan pengaturan PPN

Aktivitas pedagang di Pasar Kosambi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 10 Juni 2021. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok dan jasa pendidikan masih akan dibahas bersama DPR. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok dan jasa pendidikan masih akan dibahas bersama DPR. Adapun langkah ini sebagai bagian dari revisi rancangan undang-undang ketentuan umum dan tata cara perpajakan (RUU KUP).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor mengatakan masukan pemangku kepentingan berperan agar tercipta kebijakan yang lebih baik dan adil dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan serta gotong-royong.

“Rencana ini akan dibahas lebih lanjut bersama DPR dan tentunya akan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip Kamis, 17 Juni 2021.

Kemudian, kebijakan ini disusun sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kontribusi kelompok yang mampu dengan kompensasi dan subsidi yang lebih tepat sasaran. Kementerian Keuangan menjelaskan poin-poin penting usulan perubahan RUU KUP di antaranya pengurangan berbagai fasilitas PPN karena dinilai tidak tepat sasaran dan untuk mengurangi distorsi dan penerapan multi tarif.

“Penerapan multitarif dilakukan dengan mengenakan tarif PPN yang lebih rendah daripada tarif umum misalnya atas barang-barang yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ucapnya.

Sedangkan tarif PPN yang lebih tinggi daripada tarif umum terhadap barang-barang yang tergolong mewah yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi.“Bahkan untuk jenis barang tertentu akan dikenai PPN Final untuk tujuan kesederhanaan dan kemudahan,” ucapnya.

Kementerian Keuangan memastikan saat ini pemerintah sedang fokus menanggulangi Covid-19 dengan melakukan berbagai upaya untuk melindungi masyarakat dan menolong dunia usaha.

“Di tengah situasi pelemahan ekonomi akibat pandemi pemerintah memandang perlu menyiapkan kerangka kebijakan perpajakan di antaranya usulan perubahan pengaturan PPN,” ucapnya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:34 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Simak perubahan aturannya...

Umum - Nasional, Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level 4, PPKM Darurat Diperpanjang,PPKM Darurat 2 agustus,Perubahan Aturan PPKM Darurat

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:25 WIB

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Umum - Nasional, Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021, PPKM Level 4,PPKM diperpanjang,jokowi

Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 18:51 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan...

Umum - Nasional, Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan, Airlangga Hartarto,Menhub Budi,Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Ojol pandemi,Bantuan untuk ojol

2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:47 WIB

Hingga Minggu 25 Juli 2021 sore, LaporCovid-19 mencatat total kematian pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi man...

Umum - Nasional, 2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman, Isolasi Mandiri,Isoman meninggal,penyebab meninggal saat isoman

Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyeba...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 12:15 WIB

Dokter Tirta mengungkap alasan mengapa pasien Covid-19 bisa saja meninggal dunia saat jalani isolasi mandiri (isoman) di...

Umum - Nasional, Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyebabnya, Dokter Tirta,penyebab isoman meninggal,Panduan isolasi mandiri,Isolasi Mandiri,Isoman

Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 11:37 WIB

Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur (UYM) dirawat di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu, 21 Juli 2021, karena rendahnya kadar hemogl...

Umum - Nasional, Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor, Yusuf Mansyur pilih-pilih pendonor,Yusuf Mansyur sombong,Yusuf Mansyur,yusuf mansyur dikritik,yusuf mansyur kontroversi

Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 09:12 WIB

Siaran televisi digital di rumah segera meluncur di beberapa daerah di Indonesia. Bagaimana cara menonton siaran TV digi...

Umum - Nasional, Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital, Cara nonton TV Digital,pengguna TV digital,era penyiaran TV Digital,TV Digital

Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:12 WIB

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan pada masa pandemi, peran media sangat krusial dalam menyampaikan kritik y...

Umum - Nasional, Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID, peran media massa,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Wakil Presiden Ma'ruf Amin,Hoaks Covid-19
dewanpers
arrow-up