web analytics

Keliling RS karena Penuh, Kades Rela Antar Pasien Covid-19

clockRabu, 16 Juni 2021 15:49 WIB
Bandung Raya - Bandung, Keliling RS karena Penuh, Kades Rela Antar Pasien Covid-19, Kades Antar Pasien Covid-19,Aksi kepala desa,video viral Kades Antar Pasien Covid-19,cerita kades di Bandung,Pelayanan RS covid-19

Pasien suspect Covid-19 yang tidak mendapatkan tempat perawatan karena BOR penuh dan ditempatkan di luar ruangan IGD RSUD. (Ist)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi kepala desa Sekarwangi Dulloh yang mengantarkan seorang pasien keliling IGD rumah sakit di Kota Bandung, viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah dan mendapatkan respons netizen, kepala desa beberapa kali mendatangi sejumlah rumah sakit namun penuh hingga akhirnya bisa dirawat di RS Al Islam, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sekarwangi Dulloh menjelaskan, cerita di balik video yang viral tersebut. Dia mengaku, mendapatkan informasi jika salah seorang warga sedang sakit dan harus dibawa segera ke rumah sakit.

"Spontanitas. Emang betul penuh (rumah sakit). Saya spontan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu 16 Juni 2021. 

Dia mengatakan, cerita tersebut berawal saat tengah mengantar istrinya yang sakit ke dokter. "Ada yang bel ke saya (warga sakit). Saya arahkan pakai ambulan, cuma nggak ada supirnya. Supirnya kuli di luar kota, cari supirnya aja pak. Iya saya usahakan pak," ujarnya menjelaskan percakapan dengan keluarga warga yang sakit.

Singkat kata, saat dia sudah tiba di rumah dan hendak menutup pintu rumah, keluarga warga tersebut datang dan menjelaskan bahwa tidak ada supir. Hingga akhirnya, dia membawa sendiri ambulans tersebut ke sejumlah rumah sakit.

"Saya ke rumah mau nutup pintu, ada warga bilang nggak ada supir sampai saya bawa sendiri," katanya.

Dia mengaku, membawa warga yang sakit bersama petugas puskesos ke sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. Namun penuh hingga akhirnya bisa tertangani di Rumah Sakit Al-Ihsan.

"Sama puskesos dibawa ke rumah sakit soreang penuh, lalu dibawa ke RS Santosa. Begitu ditungguin, saya tanya (petugas) banyak pasien, ini ada nunggu sejam dua jam. Antre," katanya.

Karena penuh, dia pun sempat membawa warga yang sakit ke Rumah Sakit Immanuel dan Rumah Sakit Hasan Sadikin. Namun, kondisi di rumah sakit tersebut pun penuh hingga akhirnya dibawa ke RS Al Islam.

"Singkat kata ke Al-Islam. Singkat kata saya spontan saya ngasih tahu harus lebih hati-hati," katanya. Ia pun baru bisa pulang ke rumah sekitar pukul 02.30 Wib.

Dulloh mengatakan, warga yang sakit tersebut berdasarkan informasi yang diterima sedang melakukan isolasi mandiri. Namun, kondisinya semakin memburuk sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

"Intinya dibawa, katanya harus isoman pengantar dari puskesmas mungkin udah berat terasa sakit makanya saya bawa," katanya. 

Dia mengaku, tidak memakai alat perlindungan diri karena mendadak. "Ngedadak, APD ada tapi spontan langsung aja," katanya. Ia mengaku hari ini akan mengecek warga yang saat ini sudah mendapatkan perawatan di RS Al Islam.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Prakiraan Cuaca Kota Bandung 3 Agustus 2021, Gerimis Sore Hari

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:36 WIB

Cuaca Kota Bandung hari ini, Selasa (3/8/2021) diprediksi gerimis pada sore hari.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung 3 Agustus 2021, Gerimis Sore Hari, Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Hari Ini,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Waktu Salat Kota Bandung 3 Agustus 2021

Bandung Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:04 WIB

Sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut waktu imsak dan jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung...

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Kota Bandung 3 Agustus 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Sempat Booming Awal Pandemi, Tren Sepeda Makin Menurun

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 20:05 WIB

Berbeda saat awal pandemi, tren bersepeda di kota besar saat ini sudah makin menurun.

Bandung Raya - Bandung, Sempat Booming Awal Pandemi, Tren Sepeda Makin Menurun, Tren,Sepeda,Booming,Pandemi,PPKM,Penjualan Menurun

Meski Alami Krisis Pangan, Satwa di Kebun Binatang Bandung Masih Sehat

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 19:20 WIB

Meski Kebun Binatang Bandung kekurangan pakan, tetapi kondisi satwa secara fisik masih dalam keadaan sehat.

Bandung Raya - Bandung, Meski Alami Krisis Pangan, Satwa di Kebun Binatang Bandung Masih Sehat, Krisis Pangan,Kebun Binatang Bandung,Satwa,Bandung Zoological Garden,Bazooga,PPKM,Hewan,Krisis Keuangan,Kesulitan Finansial

PPKM Level 4 Kota Bandung Diperpanjang? Begini Kata Sekda Bandung

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 17:50 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung, Ema Sumarna, mengaku masih menunggu kebijakan terbaru mengenai PPKM Level 4 di Kota B...

Bandung Raya - Bandung, PPKM Level 4 Kota Bandung Diperpanjang? Begini Kata Sekda Bandung, PPKM Level 4,Kota Bandung,Sekda Bandung,PPKM diperpanjang

Pakar Sebut 5 Faktor Daya Serap Anggaran Daerah Masih Lemah

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 17:25 WIB

Terdapat lima faktor yang menujukkan daya serap anggaran di daerah masih rendah.

Bandung Raya - Bandung, Pakar Sebut 5 Faktor Daya Serap Anggaran Daerah Masih Lemah, Pakar,Daya Serap,Anggaran Daerah,Imbas PPKM

Warga Sepakat Patuhi Prokes, Kasus Covid-19 di Sekejati Menurun

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 14:32 WIB

Warga Sepakat Patuhi Prokes, Kasus Covid-19 di Sekejati Menurun

Bandung Raya - Bandung, Warga Sepakat Patuhi Prokes, Kasus Covid-19 di Sekejati Menurun, kelurahan sekejati,COVID-19,Berita Bandung,Buahbatu

BOR 55,48%, Kota Bandung Naik Jadi Level 3 ?

Bandung Senin, 2 Agustus 2021 | 14:07 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit di Kota Bandung mengalami penurunan yang si...

Bandung Raya - Bandung, BOR 55,48%, Kota Bandung Naik Jadi Level 3 ?, BOR Kota Bandung,BOR Kota Bandung turun,Pemkot Bandung,Covid-19 Kota bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana
dewanpers
arrow-up