web analytics

10 Orang Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Sukabumi

clockRabu, 16 Juni 2021 05:47 WIB userRepublika.co.id
Umum - Regional, 10 Orang Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Sukabumi, narkoba sukabumi,pengedar narkoba sukabumi,kriminal sukabumi,Berita Sukabumi

Polres Sukabumi Kota menangkap sebanyak 10 orang pengedar narkoba jenis sabu dan obat berbahaya dalam dua minggu terakhir. (Dok. Polres Sukabumi)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Sukabumi Kota menangkap sebanyak 10 orang pengedar narkoba jenis sabu dan obat berbahaya dalam dua minggu terakhir.

Dilansir dari Republika.co.id, hal ini didasarkan keterangan pers terkait pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika dan obat berbahaya di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa siang, 15 Juni 2021.

"Dalam dua minggu terakhir, Polres Sukabumi Kota telah mengungkap sepuluh kasus dan menangkap sepuluh orang pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya," ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

Total barang bukti dari 10 TKP dan 10 orang pelaku yakni Sabu (kristal putih) sebanyak 19.16 gram dan 5.24 gram Sabu (Kristal biru). Sementara obat berbahaya yakni 532 butir Hexymer dan 839 butir Tramadol, dan Psikotropika sebanyak 202 butir Riklona.

Barang bukti lainnya yakni 11 unit HP berbagai merek, dua unit timbangan digital, satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam, dua buah ATM BCA, dan uang hasil penjualan sebanyak Rp 505.000. Lokasi penangkapan yakni di Kecamatan Baros 1 kasus, Cisaat 2 kasus, Gunungpuyuh 1 kasus, Kadudampit 3 kasus, Cikole 2 kasus, dan Citamiang 1 kasus.

Adapun tersangka dalam kasus ini yaitu SH (20 tahun), AM (40), EY (32), JJ (23), AK (29), EZ (28), DT (27), MIZ (21), MFR (24) dan SAM (26). Rata-rata pelaku ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota melalui informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan polisi di lapangan.

Modus yang dilakukan para tersangka ungkap Sumarni, yakni secara transfer, bertemu secara langsung atau dengan cara menempel dengan arahan-arahan pembelinya. Diperkirakan para pelaku sudah melaksanakan aksinya sebagai kurir maupun pengedar selama 1 tahun.

Para pengedar narkoba ini kata Sumarni, dijerat Pasal yang diterapkan pasal 112 (2), Pasal 114 (1), Pasal 114 (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun. Sementara pengedar obat berbahaya dijerat Pasal 196, Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun dan Pasal 62 Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman maksimal 5 tahun. Para pelaku kini dilakukan penahanan dan proses penyidikan lebih lanjut di Polres Sukabumi Kota.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Tak Ada Lagi WiFi Gratis di 799 RW di Kota Bogor

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Hal tersebut lantaran pada Agustus ini, murid-murid di Kota Bogor akan mendapatkan bantuan kuota dari Kementerian Pendid...

Umum - Regional, Tak Ada Lagi WiFi Gratis di 799 RW di Kota Bogor, WiFi Gratis Bogor,wifi,Kuota Gratis Kemendikbud 2021,Bogor

Setahun Tidak Ada Kejelasan, Belasan Calon TKI 'Ontrog' Rumah Calo Spo...

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 21:00 WIB

Secara keseluruhan, korban calo sponsor TKI dengan inisial SP (48) itu mencapai 70 orang.

Umum - Regional, Setahun Tidak Ada Kejelasan, Belasan Calon TKI 'Ontrog' Rumah Calo Sponsor, Calon TKI,Calo Sponsor,Korban,Penipuan,Tenaga Kerja Indonesia

Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Semangat Meriahkan Agustusan di Cianjur

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 20:20 WIB

Meski masih masa pandemi Covid-19, warga Cianjur masih gigih memeriahkan Hari Kemerdekaan RI 2021 ke-76.

Umum - Regional, Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Semangat Meriahkan Agustusan di Cianjur, Pandemi Covid-19,Agustusan,Cianjur,Hari Kemerdekaan RI ke-76,17 Agustus 2021

WFH Sering Dipakai Jalan-jalan, ASN Cianjur Akan Dipantau Aplikasi

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 16:01 WIB

 Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memantau aparatur sipil negara (ASN) dan keluarganya dengan menggunakan aplikasi khus...

Umum - Regional, WFH Sering Dipakai Jalan-jalan, ASN Cianjur Akan Dipantau Aplikasi, ASN Cianjur,Herman Suherman,Cianjur,WFH ASN Cianjur

Truk Alami Rem Blong di Puncak, Seorang Pejalan Kaki Tewas Terlindas

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kampung Ciloto, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin, 2...

Umum - Regional, Truk Alami Rem Blong di Puncak, Seorang Pejalan Kaki Tewas Terlindas, truk terguling Puncak,truk terguling Ciloto,kecelakaan Ciloto,kecelakaan puncak

Ketika Bima Arya Pasrah Diroasting Habis-habisan

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Komika asal Bogor Fajar Nugra melakukan roasting kepada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam acara Panggung Virtual...

Umum - Regional, Ketika Bima Arya Pasrah Diroasting Habis-habisan, roasting Bima Arya,Fajar Nugra,Wali Kota Bogor Bima Arya,Bima Arya,Stand Up Comedy

Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 11:50 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan peta zona risiko Covid-19 terbaru di Jawa Barat (Jabar), Senin, 2 Agu...

Umum - Regional, Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021, Zona Merah Covid-19,zona Covid-19 Jabar,zona covid-19 Jawa Barat,zona merah jabar,zona oranye jabar

Lapak Pengolahan Limbah Plastik Cileungsi Dilalap Api, 6 Truk Damkar...

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 11:38 WIB

Lapak pengolahan limbah plastik di Kampung Rawa Kaso, RT19, RW09, Deda Jati Sari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor l...

Umum - Regional,  Lapak Pengolahan Limbah Plastik Cileungsi Dilalap Api, 6 Truk Damkar Dikerahkan, Kebakaran Cileungsi,Kebakaran Lapak Pengolahan Limbah plastik,Kebakarab Lapak Limbah plastik,Berita Kabupaten bogor,Kebakaran Kabupaten bogor,Kebakaran di Bogor
dewanpers
arrow-up