web analytics

Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandung

clockSenin, 14 Juni 2021 14:26 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandung, Angka Gizi Buruk Melahirkan,Angka Gizi Buruk,Gerakan Berikan Protein,Bank Protein Ikan

Gerakan Berikan Protein hadir sebagai ikhtiar penuntasan melalui inovasi industri hilirisasi perikanan. (Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kondisi stunting dan malnutrisi yang semakin tinggi di Indonesia seharusnya menjadikan hal tersebut fokus utama dalam pembangunan nasional. Data yang tertera pada Riskeda 2013-2018 mencatat bahwa malnutrisi (gizi kurang) dan stunting di Indonesia mencapai 17,7%-30,8%. Sedangkan gizi lebih dan obesitas naik di angka 21,8% di tahun 2018. Gizi buruk yang masih tinggi ini dapat menyebabkan kurangnya kemampuan kognitif dan menurunnya produktivitas kerja hingga penyakit degeneratif. 

Faktanya, berbagai permasalahan diatas dapat teratasi dengan potensi perikanan di Indonesia. Dimana Indonesia sendiri merupakan negara maritim terbesar dengan potensi perikanan tangkap sebanyak 8,4 jutan ton per tahun 2019. Kandungan protein pada ikan merupakan sumber tertinggi dari hewani lain dengan kandungan omega 3, asam amino esensial, vitamin A, B6, B12, D, dan mineral. Namun, potensi besar ini belum dimanfaatkan maksimal untk menuntaskan masalah gizi. 

Berangkat dari sana, Gerakan Berikan Protein hadir sebagai ikhtiar penuntasan melalui inovasi industri hilirisasi perikanan. Inovasi ini berdampak ganda pada peningkatan nilai tambah ekonomi sekaligus menjadi solusi pengentasan masalah gizi buruk dan stunting. Fokus gerakan ini ialah membumikan gaya hidup sadar protein ikan bagi masyarakat. Langkah yang ditempuh menjadi inisiatif sebagai kontribusi untuk mengurangi masalah gizi di Indonesia.

Tepat di Hari Nelayan Nasional, 6 April 2021 Gerakan Berikan Protein diresmikan di Indramayu dengan diikuti puluhan nelayan tradisional dan ratusan masyarakat. Perilisan ini juga disaksikan langsung Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, berikut beberapa perwakilan masyarakat lokal lainnya. Gerakan yang didirikan oleh Yogie Arry ini juga ikut memperkenalkan sebuah inovasi pengolahan ikan berbasis Hidrolisat Protein Ikan (HPI) karya anak bangsa yang memiliki misi untuk memberdayakan nelayan tradisional dan solusi pemenuhan gizi protein berkualitas. 

HPI sendiri memanfaatkan tangkapan ikan yang tidak terserap pasar utuk mencegah pencemaran lingkungan. Dari hasil ikan tangkap tersebut, HPI hadir berupa bubuk protein yang kaya akan gizi termasuk protein, asam amino esensial, dan omega 3 yang tinggi. Dengan formula bubuk ini, HPI bisa dicampurkan ke dalam makanan dan minuman apapun untuk menambah nilai gizi. Melalui semangat nasionalisme dan mewujudkan kemandirian pangan lokal, diharapkan Gerakan Berikan Protein mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang kandungan gizi protein pada ikan yang bisa bisa membantu memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Mengenai program yang akan dilakukan kedepannya, Berikan Protein telah memulai sejumlah kegiatan. Langkah awal yang dilakukan merupakan rangkaian launching dari gerakan ini, yaitu kegiatan Berikan Streetfood yang mengolaborasi jajanan lokal dengan HPI. Di waktu yang sama digelar Berikanpreneur yang melahirkan wirausaha dan mengajak UMKM naik kelas dengan prosuk bergizi. Kemudian di bulan Mei, pelaksanaan Berikan Inspirasi yaitu sebuah webinar dengan mengundang Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Kemenkomarves, Dedy Miharja dan sejumlah akademisi berikut mahasiswa Unpad dan Unpas di Bandung. Acara ini sekaligus menjadi momen dimana aktivasi gerakan berjalan di Bandung dengan dukungan dari berbagai pihak.

Program lainnya yang sedang dalam tahap perkembangan meliputi Berikan Academy, Berikan Kebahagiaan, hingga Bank Protein Ikan. Tentunya gerakan ini tidak akan berjalan dan berkembang sendiri. Gerakan ini akan mengajak anak muda untuk ikut berproses dalam inovasi untuk penuntasan masalah gizi hingga kesadaran masyarakat akan manfaat protein ikan. Yang menjadi produk utama dan esensi penting dari gerakan ini ialah Protein Meter, sebuah alat ukur gratis yang tersedia di website berikanprotein.org untuk mengetahui kebutuhan protein individu yang perhitungannya berdasarkan informasi ilmiah yang tersedia umum dari Institue of Medicine (IOM) Dietary Reference Intakes (DRI). Informasi dari Protein Meter akan menghasilan Peta Minim Protein yang bisa membantu untuk meningkatkan perbaikan gizi di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam waktu dekat, Gerakan Berikan Protein akan mengadakan Volunteer Camp untuk menggandeng anak muda berkompeten untuk memperluas kampanye hidup sehat berprotein. Tak hanya itu, volunteer yang terpilih akan mendapatkan kelas-kelas eksklusif untuk pengembangan diri. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa kenal lebih dekat dan ikut meramaikan gerakan ini dengan follow instagram @berikanpotein, tunggu pengungumannya ya!

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Aplikasi LAPOR Kota Bandung Diganjar Penghargaan Dunia

Bandung Minggu, 25 Juli 2021 | 10:18 WIB

Aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang digagas Pemkot Bandung melalui Bandung Command Center...

Bandung Raya - Bandung, Aplikasi LAPOR Kota Bandung Diganjar Penghargaan Dunia, aplikasi LAPOR!,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Bandung Command Center (BCC),Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR),International Energy Agency (IEA)

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 25 Juli 2021

Bandung Minggu, 25 Juli 2021 | 04:54 WIB

Jadwal salat wilayah Cirebon dan sekitarnya serta zikir setelah salat bisa dilihat di sini. Ibadah salat lima waktu meru...

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 25 Juli 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,Jadwal Salat Kota Bandung,jadwal salat Kota Bandung hari ini

Kebakaran di Cibogo Dipicu Tabung Gas Bocor, 2 Orang Luka Bakar

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:35 WIB

Kebakaran terjadi pada rumah yang berlokasi di Jalan Cibogo Atas, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung p...

Bandung Raya - Bandung, Kebakaran di Cibogo Dipicu Tabung Gas Bocor, 2 Orang Luka Bakar, Kebakaran di Bandung,Kebakaran di Cibogor,Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung,Kebakaran,Kebakaran di Pemukiman

Sekolah Kembali Online, Waspada Anak Alami Penurunan Kemampuan Akademi...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:43 WIB

Praktisi psikologi mengungkapkan, anak, remaja, dan dewasa akan mengalami berbagai macam gangguan kesehatan mental di te...

Bandung Raya - Bandung, Sekolah Kembali Online, Waspada Anak Alami Penurunan Kemampuan Akademik, Belajar Online,dampak belajar online,efek belajar online,penurunan kemampuan akademik,kemampuan akademik,DP3A Kota Bandung

Warga Bandung Diminta Tidak Lakukan Aksi 24 Juli

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:07 WIB

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya meminta masyarakat tidak melakukan aksi pada 24 Juli 2021. Pasalnya aks...

Bandung Raya - Bandung, Warga Bandung Diminta Tidak Lakukan Aksi 24 Juli, Demo 24 Juli 2021,Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya,Polrestabes Bandung,Demo Jokowi End Game

CEK FAKTA: Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:09 WIB

Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli 2021

Bandung Raya - Bandung, CEK FAKTA: Tidak Benar Ketua BEM Unpar sebagai Otak Aksi Rusuh 24 Juli 2021, aksi rusuh 24 juli,cek fakta aksi rusuh 24 juli,otak aksi rusuh 24 juli,Universitas Parahyangan (Unpar),Taffarel Giovanni Montero

Warna-Warni Perayaan Wisuda Juli ITB 2021

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:17 WIB

Perayaan Wisuda Juli Institut Teknologi Bandung 2021 telah sukses digelar mulai dari tanggal 3 Juli 2021 hingga 18 Juli...

Bandung Raya - Bandung, Warna-Warni Perayaan Wisuda Juli ITB 2021, wisuda ITB 2021,warna-warni wisuda itb 2021,wisuda itb,perayaan wisuda itb 2021

Peringati Hari Anak, Kasus Kekerasan terhadap Anak di Kota Bandung Mal...

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 11:56 WIB

Peringati Hari Anak, Justru Kasus Kekerasan terhadap Anak di Kota Bandung Malah Meningkat

Bandung Raya - Bandung, Peringati Hari Anak, Kasus Kekerasan terhadap Anak di Kota Bandung Malah Meningkat, kekerasan terhadap anak,Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A,Kasus kekerasan pada anak,peringatan Hari Anak Nasional 2021
dewanpers
arrow-up