web analytics

Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?

clockMinggu, 13 Juni 2021 17:35 WIB userIdham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?, Pajak,Pengobatan Paranormal,Dukun,PPN,Pajak Pertambahan Nilai,jasa pelayanan kesehatan medis

Ilustrasi alat Pengobatan Paranormal atau dukun. (Pixabay/magicbowls)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Tidak hanya dikenakan kepada sembako dan jasa pendidikan, pemerintah pun akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada jasa pengobatan alternatif yang dilakukan paranormal.

Hal itu tertuang dalam Perubahan Kelima Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Jenis-jenis jasa yang tidak dikenai PPN tercantum dalam Pasal 4a ayat 3. Sebelumnya, jasa pelayanan kesehatan medis tercantum pada huruf (a) pasal tersebut sebagai jasa yang tidak dikenai PPN. Namun, saat ini jasa pelayanan kesehatan medis sudah dihapus.  

Dalam Undang-undang nomor 42 tahun 2009 disebutkan, yang termasuk ke dalam jasa pelayanan kesehatan medis yaitu:

1. jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi,

2. jasa dokter hewan,

3. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupunktur, ahli gigi, ahli gizi, dan ahli fisioterapi.

4. jasa kebidanan dan dukun bayi,

5. jasa paramedis dan perawat,

6. jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, laboratorium kesehatan, dan sanatorium,

7. jasa psikolog dan psikiater, dan

8. jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan paranormal.

Pada butir nomor 8, disebutkan jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan paranormal, tercantum sebagai jasa pelayanan kesehatan medis. Dengan kata lain, merujuk kepada Perubahan Kelima Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983, jasa paranormal pun termasuk ke dalam jasa pelayanan yang dikenai PPN. Selain jasa pengobatan paranormal, PPN pun akan dikenakan kepada jasa persalinan, dokter hewan, dan bahkan untuk jasa psikolog dan psikiater.

Sebelumnya, ramai diberitakan soal Pemerintah pusat berencana kenakan PPN untuk sembako,seperti beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, telur susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-buan, dan gula. Hal itu tercantum dalam dalam Draf Revisi Kelima Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Tidak hanya sembako, bahkan sekolah pun akan akan dikenai pajak PPN 5 persen. Alasan sekolah kena pajak karena selama ini sekolah yang gratis dan sekolah yang berorientasi pada keuntungan (profit oriented) sama-sama dibebaskan PPN. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:17 WIB

Sabtu, 24 Juli 2021 Cuaca Bandung Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hujan

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Hari Ini Pagi Cerah Berawan, Siang dan Sore Hari Hujan, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,Prakiraan Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG

Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021

Bandung Sabtu, 24 Juli 2021 | 04:58 WIB

Jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021 dilansir dari situs Kementerian Agama.

Bandung Raya - Bandung,  Jadwal Salat Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu, 24 Juli 2021, Jadwal Salat,jadwal salat di Bandung,Jadwal Salat Kota Bandung

Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 19:50 WIB

Sedang hangat beredar kabar dari berbagai sumber, akan ada aksi demo nasional mengenai penolakan PPKM, yang akan dilaksa...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Isu Demo Susulan 24 Juli, Polisi Belum Terima Laporan dan Izin, Demo Susulan,Unjuk Rasa,Demo Tolak PPKM,Kota Bandung

Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 18:45 WIB

Polisi mengamankan sejumlah orang yang terindikasi akan melakukan aksi demo di Kota Bandung, pada Jumat, 24 Juli 2021.

Bandung Raya - Bandung, Polisi Tangkap Massa Aksi Demo Tolak PPKM, Ada yang Bawa Senjata Api, Aksi Demo,Tolak PPKM,Senjata Api,Polisi,Kota Bandung

Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 17:25 WIB

Meski tidak panen banyak, Buruan Sae nyatanya mampu membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sayuran.

Bandung Raya - Bandung, Hasil Panen Buruan Sae Sajajar untuk Masyarakat yang Terpapar, Buruan Sae Sajajar,hasil panen,Bakti Sosial,Terpapar Covid-19,Kota Bandung

3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:34 WIB

Pemerintah pusat kembali mengingatkan pemerintah daerah terus mengampanyekan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker...

Bandung Raya - Bandung, 3M Dibahas Ulang, Ridwan Kamil Usulan 3 Hal ke Pemerintah Pusat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kampanye 3M,protokol kesehatan 5M,Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 16:25 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menghadirkan layanan Posko Oksigen Jawa Barat atau Poskibar, Rabu...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Salurkan Bantuan Pasokan Oksigen Melalui Poskibar, Pemda Provinsi Jawa Barat,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar),kebutuhan oksigen di Jabar

Tenangkan Jiwa Saat Pandemi dengan Baca Alquran

Bandung Jumat, 23 Juli 2021 | 15:00 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak seluruh warga Kota Bandung menjaga kesehatan secara fisik dan batin di ma...

Bandung Raya - Bandung, Tenangkan Jiwa Saat Pandemi dengan Baca Alquran, Baca Alquran,Pemkot Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Pandemi Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up