web analytics

RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini

clockMinggu, 13 Juni 2021 17:15 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini, Distaru,Jenazah,COVID-19,RS,Rumah Sakit,Kota Bandung,TPU Cikadut

Petugas memakamkan jenazah dengan menggunakan protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum/TPU Cikadut, Kota Bandung, Senin, 7 Juni 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memohon kerja sama dari rumah sakit (RS) lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19.

Hal ini untuk menghindari terjadinya pemindahan jenazah yang telah dimakamkan. Jika terindikasi dan mengarah pada terkonfirmasi positif, maka RS juga harus berkoordinasi sejak dini melalui UPT TPU Cikadut.

Bambang meyakini, RS selalu menerapkan prosedur kesehatan yang sangat sistematis. Termasuk pemeriksaan dugaan adanya paparan Covid-19 sejak pasien hendak ditangani.

“Kenapa RS kurang teliti mendatangkan jenazah ke Cikadut? Padahal dia jelas bukan Covid-19. Mungkin hasil swab-nya baru empat hari kemudian. Pada akhirnya yang diabetes, jantung dan atau penyebab lainnya dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Cikadut,” ucap Bambang, Jumat, 11 Juni 2021.

Bambang sangat menyayangkan hal tersebut lantaran berakibat banyaknya ahli waris yang mengajukan pemindahan jenazah. Sebab, beberapa hari kemudian baru didapati hasil pemeriksaan ternyata jenazah dinyatakan negatif Covid-19.

“Karena ada pasien yang meninggal di RS dikabarkan Covid-19. Tapi akhirnya ahli waris membawa hasil dari RS yang menyatakan negatif. Kondisi tersebut membuat banyak ahli waris mengajukan permohonan pemindahan jenazah yang sudah dimakamkan di Cikadut,” bebernya.

Bambang memaparkan, lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut sebetulnya masih tersedia. Dari 20.000 meter persegi lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19, hanya baru terpakai 5.600 meter pesegi. 

Dari kapasitas 5.000 liang lahat baru terpakai sebanyak 1.400 liang lahat

Dari jumlah liang lahat yang terpakai, sambung Bambang, dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan menyatakan 361 di antaranya digunakan oleh jenazah terkonfirmasi aktif asal Kota Bandung. Kemudian 306 liang lahat digunakan oleh janazah terkonfirmasi aktif yang secara data domisili berasal dari luar Kota Bandung.

“Sisanya itu adalah jenazah yang dinyatakan suspek dan probable. Selain itu ya banyak yang sudah dipindahkan,” ungkapnya.

Masih menurut Bambang, dari 1.400 liang lahat yang sudah terpakai, sebanyak 196 di antaranya telah dibongkar dan dipindahkan ke tempat pemakaman lain. Pemindahan itu atas permintaan ahli waris setelah melengkapi sejumlah persyaratan dari Distaru.

“Sebanyak 71 jenazah itu dipindahkan ke luar Kota Bandung. Sementara sisanya 125 jenazah dipindahkan ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung,” ujarnya.

Bambang menyatakan, proses pemindahan cukup berpengaruh. Sebab menyita energi dan waktu para petugas di lapangan yang sedianya disiagakan untuk menangani pemakaman jenazah lainnya.

“Belum lagi secara kesehatan juga dikhawatirkan. Karena yang mengajukan pemindahan dalam jarak hitungan bulan. Padahal saat itu menjadi proses pembusukan jenazah. Makanya kita sarankan kalau untuk pemindahan sebaiknya di atas dua tahunan agar lebih aman. Secara psikologis juga kurang baik apabila masih dalam proses pembusukan,” bebernya.

Kemudian apabila ternyata jenazah telah terdeteksi sejak dini atau diyakini besar kemungkinan terpapar Covid-19, Bambang meminta agar RS mengarahkan agar jenazah dimakamkan ke TPU Cikadut. Mengingat Pemkot Bandung tekah menetapkan TPU Cikadut sebagai tempat pemakaman jenazah khusus Covid-19.

“Sebaliknya, apabila itu betul-betul Covid-19, RS jangan memberi peluang kepada ahli waris seolah bisa dimakamkan di TPU mana saja. Memang betul dari Permenkes jenazah Covid-19 dapat dimakamkan di TPU. Kota Bandung sudah menunjuk dan menetapkan melalui Kepwal bawah TPU Cikadut sebagai TPU khusus memakamkan jenazah Covid-19,” ungkapnya.

Bambang mengaku mendapati masih ada sejumlah RS yang tetap membiarkan jenazah dimakamkan ke TPU selain Cikadut. Padahal sudah terkonfirmasi positif. 

Menurutnya, hal itu berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila ada masyarakat yang kurang berkenan.

“Kasihan kalau ada yang jenazah terkonfirmasi positif dan dibawa ke TPU ternyata masyarakat ada yang kurang menerima. Itu bisa menimbulkan gesekan antar masyarakat,” katanya.

Bambang mengingatkan, apabila RS akan memakamkan jenazah ke TPU Cikadut agar berkoordinasi sejak dini bersama pengelola di lapangan. 

“Terkadang RS membawa jenazah ke Cikadut tanpa pemberitahuan ke Distaru melalui UPT TPU di Cikadut. Tiba-tiba datang dan harus dimakamkan. Untung petugas kami siap selalu di lapangan memberikan pelayanan,” katanya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Berburu Sepeda Bekas di Pasar Astana Anyar, Tak Pernah Sepi Peminat

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 22:00 WIB

Setiap harinya, selalu ada saja pengunjung yang menawar sepeda bekas yang masih layak pakai di Pasar Astana Anyar.

Bandung Raya - Bandung, Berburu Sepeda Bekas di Pasar Astana Anyar, Tak Pernah Sepi Peminat, Sepeda Bekas,Pasar Astana Anyar,Kota Bandung,UMKM

Meski Sesalkan Percobaan Bunuh Diri, Ketua AKAR Jabar Bela GB: Dia Pah...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 18:10 WIB

GB atau Gan Bondilie merupakan pendamping ribuan UMKM di Kota Bandung dan Cimahi.

Bandung Raya - Bandung, Meski Sesalkan Percobaan Bunuh Diri, Ketua AKAR Jabar Bela GB: Dia Pahlawan UMKM, Percobaan Bunuh Diri,Ketua AKAR Jabar,UMKM,Gan Bondilie,GB,Balai Kota Bandung

PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendi...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:10 WIB

Tindakan GB adalah respons terhadap dampak dari pandemi Covid-19 yang berlarut-larut

Bandung Raya - Bandung, PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendiri, phri jabar,Insiden,Percobaan Bunuh Diri,Kota Bandung,GB,Gan Bondilie,AKAR,Ketua Harian AKAR Jabar

Ngeri! Dua Ular Sanca 4 Meter Muncul dari Toilet Rumah Warga Bandung

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:37 WIB

Dua ekor ular sanca kembang muncul dari dalam toilet rumah warga di Jalan Sauyunan 2 No. 2 Kelurahan Kebon Lega, Kecamat...

Bandung Raya - Bandung, Ngeri! Dua Ular Sanca 4 Meter Muncul dari Toilet Rumah Warga Bandung, Ular Sanca Kembang,ular di toilet warga,Penemuan ular Bandung,Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung,animal rescue Bandung

Hasil Panen Petani Sukabumi yang Tak Laku Jadi Pakan Satwa Kebun Binat...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:44 WIB

Pemprov Jawa Barat (Jabar) memberi bantuan pakan untuk satwa herbivora di Kebun Binatang Bandung. Saat ini, Kebun Binata...

Bandung Raya - Bandung, Hasil Panen Petani Sukabumi yang Tak Laku Jadi Pakan Satwa Kebun Binatang Bandung, donasi pakan satwa Kebun Binatang Bandung,Pakan Satwa Kebun Binatang Bandung,Bazoga,Bandung Zoological Garden,Petani sukabumi,Dinas Kehutanan Jabar

Pasar Baru Hingga ITC Buka dengan Sistem Ganjil-Genap

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:01 WIB

Pasar Baru, Pasar ITC, Pasar Andir, dan Pasar Balubur, bisa beroperasi kembali saat PPKM Level 4, karena PD Pasar telah...

Bandung Raya - Bandung, Pasar Baru Hingga ITC Buka dengan Sistem Ganjil-Genap, Ganjil genap pasar Bandung,Pasar Baru,ITC Kebon Kalapa,Pasar Andir,Pasar Balubur,Satpol PP Kota Bandung

Percepat Herd Immunity, PWNU dan Polda Jabar Gelar Vaksinasi bagi Ribu...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:58 WIB

Persatuan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Polda Jabar bersama Pimpinan Cabang Nahd...

Bandung Raya - Bandung, Percepat Herd Immunity, PWNU dan Polda Jabar Gelar Vaksinasi bagi Ribuan Santri, vaksinasi Massal PBNU,Vaksinasi santri di Bandung,Vaksinasi santri,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Kadisdik Jabar Kaget Dapat Hadiah Wayang Golek Mirip Dirinya

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:11 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi mendapat hadiah wayang golek yang memiliki paras mirip dirinya dari organisas...

Bandung Raya - Bandung, Kadisdik Jabar Kaget Dapat Hadiah Wayang Golek Mirip Dirinya, Kadisdik Jabar Dedi Supandi,Wayang Golek,PPDB 2021

artikel terkait

dewanpers
arrow-up