web analytics

Tewas Tersambar Petir, Keluarga Korban Terima Bantuan dari Pemkot

clockMinggu, 13 Juni 2021 15:10 WIB userHeru Rukanda
Umum - Regional, Tewas Tersambar Petir, Keluarga Korban Terima Bantuan dari Pemkot, Tersambar Petir,Keluarga Korban,Bantuan dari Pemkot,latihan sepak bola,Kota Tasikmalaya,Gunung Kialir

Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf memyerahkan bantuan kepada keluarga korban meninggal tersambar petir, Minggu, 13 Juni 2021 (AyoTasik.com/Heru Rukanda)

MANGKUBUMI, AYOBANDUNG.COM — Dua keluarga siswa SMP yang meninggal tersambar petir, saat latihan sepak bola di lapangan Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Jumat, 11 Juni 2021 lalu, mendapat santunan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Minggu, 13 Juni 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf datang langsung mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada dua keluarga korban tersambar petir di Kampung Cilingga, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, dan di Kampung Gunung Ceuri, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban yang tersambar petir saat sedang latihan sepak bola. Mudah-mudahan kelurga bisa menerima musibah ini dengan ikhlas dan sabar," ujar Yusuf, Minggu, 13 Juni 2021.

Ia meminta maaf karena baru sekarang bisa mendatangi keluarga korban karena beberapa hari terakhir sedang ada tugas dinas di luar kota, sehingga baru hari ini bisa datang dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.

"Kita memberikan bantuan sekadarnya dari pemerintah, ada beras dan uang. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban dan dimanfaatkan oleh keluarga korban," ucapnya.

Menurutnya, membantu masyarakat yang terkena musibah sudah menjadi suatu kewajiban bagi pemerintah. Bantuan yang diberikan hanya bersifat stimulan dan diharapkan bisa membantu meringankan beban dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah ketika ada masyarakat yang terkena musibah meskipun sifatnya stimulan. Itu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, dua siswa SMP berinisal MZ (15) dan MR (14) warga Kecamatan Cihideung dan Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, meninggal setelah tersambar petir saat latihan sepak bola di lapangan bola Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jumat, 11 Juni 2021.

Ke-2 korban meninggal di lokasi kejadian sesuai tersambar petir sekira pukul 16.00 WIB saat turun hujan.

Menurut saksi di lokasi kejadian, Lili mengatakan, saat kejadian hujan tidak terlalu besar dan cuma sebentar. 

"Pas turun hujan langsung ada petir. Yang kena petir 2 orang. Langsung meninggal dua-duanya di lokasi," ujar Lili.

Ia menuturkan, ke-2 korban sedang latihan sepak bola bersama teman-temannya dan langsung terjatuh setelah tersambar petir

"Kondisinya tidak apa-apa tidak ada luka," ucapnya.

Sementara itu, pelatih sekolah sepak bola (SSB) Putra Junior, Nanang Mulyana mengatakan, kegiatan sepak bola yang diikuti oleh anak asuhnya merupakan latihan rutin.

"Latihan rutin saja. Tadi hujan sebentar. Pas turun hujan langsung kejadian," ujar Nanang, Jumat, 11 Juni 2021.

Ia menuturkan, biasanya saat latihan kalau sudah turun gerimis juga sudah istirahat. Namun, saat turun hujan langsung ada petir dan berlangsung sangat singkat. 

Korban terjatuh dan hilang kesadaran dan tidak ada respons. Korban langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal.

"Kejadian sekitar jam 4 sore. Setelah kesambar petir langsung jatuh gak sadar. Kayaknya meninggal di lokasi karena memang sudah tidak ada respons baru dipastikan di rumah sakit," ucapnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 22:09 WIB

agad maya kembali dihebohkan dengan viralnya sebuah video makan bareng nasi liwet di tengah jalan yang ditutup karena pe...

Umum - Regional, Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM, ngaliwet di tengah jalan,PPKM Tasikmalaya,PKL tasikmalaya

Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:26 WIB

Pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Senin 26 Juli 2021. Hal tersebut dilakukan karena pen...

Umum - Regional, Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang, CPNS 2021,CPNS Cianjur,CPNS Cianjur diperpanjang

Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat C...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:22 WIB

Kematian akibat terinfeksi Covid 19 semakin meningkat di Kabupaten Cianjur. Akibatnya, nasib keluarga yang ditinggalkan...

Umum - Regional,  Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19, Korban Covid-19,Yatim piatu akibat covid-19,janda akibat covid-19

Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipul...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:07 WIB

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, Ai Atikah (38) berharap dapat segera dipulangkan. Pasalnya, Atikah...

Umum - Regional, Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipulangkan, TKI Cianjur,Ai Atikah,TKW Cianjur disiksa,TKW Cianjur arab saudi,TKW Arab Saudi

Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 20:52 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur membentuk Posko Darurat Oksigen Kabupaten Cianjur. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin...

Umum - Regional, Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat, Oksigen cianjur,Posko Oksigen Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur

Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:18 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Jawa Barat meminta pemerintah memberikan bantuan s...

Umum - Regional, Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan dan Relaksasi Izin, phri jabar,Wisata Jawa Barat,ppkm darurat jabar

Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikas...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 16:37 WIB

Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab pro...

Umum - Regional, Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikasi Pikobar , DPRD Jawa Barat,DPRD Jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar),Covid-19 Jabar

Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 05:49 WIB

Bidang Koordinasi Relawan (BKR) Satgas Covid-19 resmi meluncurkan Layanan Jalur Bantuan Informasi Covid-19 bagi tenaga k...

Umum - Regional, Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya, Nomor Bantuan Informasi Covid-19,Jalur Bantuan Informasi Covid-19,BKR Satgas Covid-19,BNPB
dewanpers
arrow-up