web analytics

Kembangkan Industri Kopi, bjb Pererat Kerja Sama dengan Kelompok Tani Wanoja

clockJumat, 11 Juni 2021 20:53 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, Kembangkan Industri Kopi, bjb Pererat Kerja Sama dengan Kelompok Tani Wanoja, bank bjb,Petani Kopi,Kelompok Tani Kopi Wanoja,KUR Pola Kemitraan

bank bjb bersama Pemerintah Kabupaten Bandung meresmikan bangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) Kopi Kelompok Tani Wanoja di Kecamatan Ibun, Jumat 11 Juni 2021. Selain itu, diluncurkan juga program Kartu Tani serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pola Kemitraan bagi petani kopi. (istimewa)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- bank bjb bersama Pemerintah Kabupaten Bandung meresmikan bangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) Kopi Kelompok Tani Wanoja di Kecamatan Ibun, Jumat 11 Juni 2021. Selain itu, diluncurkan juga program Kartu Tani serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pola Kemitraan bagi petani kopi.

Pada acara ini bank bjb Cabang Majalaya secara simbolis menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui pola kemitraan, kepada tiga orang petani kopi wanoja masing-masing sebesar Rp 35 juta. Bantuan diserahkan Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, Pemimpin Wilayahl 1 bank bjb Andy Rachman, Pemimpin Cabang Majalaya Adytia Sovana, dan Pemimpin Cabang Soreang Bambang Kendra.

Penyerahan bantuan ini diresmikan langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna dan disaksikan perwakilan dari Bank Indonesia Gentur Wibisono selaku Kepala Divisi Implementasi Kekda Bank Indonesia Jawa Barat.

Kelompok Tani Kopi Wanoja merupakan kelompok yang memproduksi kopi Arabika khas Kamojang. Kopi khas ini tersedia dalam bentuk biji kopi hingga bubuk kopi dalam berbagai ukuran. Rasa khas kopi Kamojang yang cenderung asam, melahirkan cita rasa tersendiri bagi para penikmat kopi.

Sebelumnya pada tanggal 3 April 2021 bank bjb Cabang Majalaya telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pola kemitraan dengan kelompok tani Wanoja.

Pembiayaan pola kemitraan yang dikembangkan bank bjb dalam rangka untuk meningkatkan kemudahan bagi kelompok petani kopi Wanoja dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen sebagai upaya pemenuhan permintaan green bean dari pembeli dalam dan luar negeri.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan selama ini kerja sama pembiayaan dengan pola kemitraan telah banyak dilakukan bank bjb di bidang usaha pertanian dan peternakan dengan para insititusi bisnis yang memiliki komitmen memajukan usaha di bidang tersebut. 

"Langkah ini juga merupakan inovasi bank bjb dalam mendukung program ketahanan pangan dan mengurangi pengangguran dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional pasca pandemi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah," ungkapnya.

Sementara Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb, Denny Mulyadi, menyampaikan kerja sama pembiayaan dengan pola kemitraan yang dilakukan bank bjb pada bidang usaha pertanian telah terjalin dengan banyak institusi bisnis yang memiliki komitmen memajukan usaha petani.  

“Dengan adanya pola kemitraan dengan Koperasi Produsen Wanoja Laksana Maju adalah bentuk kontribusi bank bjb dalam menjamin kesejahteraan petani dan memastikan keberlangsungan usaha mereka baik dari sisi perawatan, pemupukan maupun penyetekan tanaman kopi dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya. 

Denny menjelaskan selain akses permodalan untuk petani mitra binaan, bank bjb juga menjalankan program PESAT (Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) bagi para petani. Program ini memberikan pendampingan intens kepada nasabah UMKM agar semakin berkembang. Salah satu pilar pemberdayaan UMKM bank bjb adalah PESAT go digital, dimana bank bjb senantiasa mendorong para petani untuk memanfaatkan digital banking dalam kelangsungan usahanya. Penggunaan "bjb digi" bagi para petani dapat melakukan transaksi perbankan dimanapun dan kapanpun.

Pola kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang dapat bersinergi meningkatkan portofolio kredit UMKM serta penciptaan ekosistem baru dalam penyaluran Kredit UMKM. Tujuannya untuk mendapatkan peluang pasar dan target market yang lebih efektif dan efisien.

Sebagai langkah strategis, pola kemitraan dibangun atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan yang melibatkan pelaku UMKM dan pengusaha besar.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Fokus bank bjb dalam Dorong Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 19:05 WIB

Dampak pandemi Covid-19 terhadap kemerosotan ekonomi salah satunya dirasakan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah...

Bisnis - Finansial, Fokus bank bjb dalam Dorong Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi, bank bjb,Pertumbuhan UMKM,Pandemi,Ekonomi

Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Meski pandemi Covid-19 masih melanda, namun bank bjb mampu mencatatkan kinerja positif di 2021.

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen, Triwulan II 2021,Total Aset,bank bjb,Pandemi Covid-19,kenaikan Tabungan

Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:40 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp941.000 per gram pada Kamis, 5 Agustus 2021 turun Rp2.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun , Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pand...

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut, dua hal itu adalah vaksinasi dan menjaga...

Bisnis - Finansial, Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pandemi, KADIN Indonesia,Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid,vaksinasi buruh,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,vaksinasi pabrik Epson

Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 18:30 WIB

Dirjen Pajak mencatat hingga akhir Juli 2021, realiasi penerimaan PPN PMSE tahun 2021 terkumpul sebesar Rp 2,2 triliun.

Bisnis - Finansial, Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Dirjen Pajak,PPN PMSE,PPN Digital

Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen dan 100 regulator. Bantuan ini sebagai wujud kom...

Bisnis - Finansial, Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen, bantuan tabung oksigen Jabar,Kpw BI Jabar,BI Jabar,Covid-19 Jabar,Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Bambang Pramono,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar)

Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp943.000 per gram pada Rabu, 4 Agustus 2021 turun Rp5.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Pemerintah akhirnya memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10% pada para pedagang eceran.

Bisnis - Finansial, Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya, insentif pajak pedagang eceran,Insentif Pajak,diskon PPN,Insentif pajak untuk pedagang

artikel terkait

dewanpers
arrow-up