web analytics

Sudah Beruban di Usia Muda? Ini Penjelasan Ilmiahnya 

clockSabtu, 12 Juni 2021 17:59 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat,  Sudah Beruban di Usia Muda? Ini Penjelasan Ilmiahnya , Rambut beruban,Rambut Beruban Sebelum Usia 30 Tahun,penyebab rambut beruban,rambut beruban di usia muda,Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda

Ilustrasi rambut beruban (Unsplash)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Rambut yang memutih alias beruban tak melulu dialami orang dewasa paruh baya. Uban juga kerap tumbuh di kepala orang usia 20-an, atau bahkan sejak remaja.

Apa penyebab uban muncul di usia muda? Seorang ahli kulit bersertifikat, Maisa Garshick, MD mengatakan tingkat stres menjadi salah satu pemicu. Selain itu, hilangnya melanin seiring bertambahnya usia juga menjadi jawaban biologisnya. 

"Rambut berubah menjadi abu-abu, juga dikenal sebagai canities atau achromotrichia, sebagai akibat dari hilangnya melanin, yang dapat terjadi dengan penuaan dan mungkin sebagian terkait dengan genetika dan mungkin terkait dengan faktor lingkungan," ungkapnya sebagaimana dilansir dari Republika, Sabtu 12 Juni 2021. 

Seiring bertambahnya usia, folikel rambut kita mungkin menghasilkan lebih sedikit melanin. Hal itu rambut yang tumbuh tanpa pigmen dan tampak putih atau abu-abu 

Trichologist dan pendiri Act+Acre, Helen Reavey juga mengatakan hal serupa. Dia mengatakan kita harus memikirkan kembali bagaimana kita melihat abu-abu dari perspektif rona.

"Hal pertama yang pertama, tidak ada yang namanya uban," kata Reavey. 

Reavey mengatakan, begitu rambut kehilangan pigmennya, rambut benar-benar tembus cahaya dan tampak putih. Saat rambut terlihat beruban, kita dapat mengaitkannya dengan persentase warna rambut alami yang tersisa di helai. 

“Nada 'abu-abu' sebenarnya disebabkan oleh persentase warna rambut alami yang tersisa dan bercampur, menyebabkan banyak nuansa “abu-abu” yang berbeda," jelasnya. Dia melanjutkan, seseorang biasanya mulai beruban saat berusia antara 28 tahun dan 40 tahun. 

Alasannya adalah melanosit mulai melambat dan menghasilkan lebih sedikit melanin. Ini adalah bagian dari proses penuaan alami.  Jika Anda telah melihat uban tumbuh sejak akhir usia belasan atau awal dua puluhan, Anda mungkin bertanya-tanya apakah ada yang salah.

Ada banyak alasan untuk beruban prematur termasuk genetika, riwayat medis, dan bahkan cara Anda makan dan merawat tubuh Anda, tetapi sebagian besar waktu uban tidak perlu dikhawatirkan.

"Uban prematur dianggap genetik dan bahkan mungkin terkait dengan gen spesifik yang dikenal sebagai faktor pengatur interferon 4 (IRF 4), yang dapat membantu mengatur produksi melanin," kata Garshick.  

Garshick mengatakan, selain itu, ada beberapa kondisi genetik yang mungkin terkait dengan uban prematur. Satu studi menemukan bahwa mereka yang mengalami uban dini lebih mungkin memiliki riwayat keluarga, memiliki riwayat eksim atau asma, dan vegetarian. 

Selain itu, mereka juga lebih cenderung kelebihan berat badan, melaporkan stres dan konsumsi alkohol. Bagi mereka yang menganggap rambut beruban sebagai kondisi yang berhubungan dengan stres, berdasarkan penelitian ada beberapa bukti bahwa versi stres dapat berperan ketika kita melihat rambut kita beruban.

 Sebuah penelitian kecil menemukan perokok memiliki risiko uban dini lebih besar daripada bukan perokok, kemungkinan terkait dengan stres oksidatif tambahan. Selain genetika dan gaya hidup, Garshick mengatakan penelitian menunjukkan kekurangan vitamin dapat menjadi penyebab uban dini. 

“Vitamin tertentu mungkin berperan, karena mereka yang menderita anemia pernisiosa, kekurangan vitamin B12, lebih mungkin mengalami uban prematur bila dibandingkan dengan kontrol, juga menunjukkan bahwa mempertahankan B12 yang memadai dapat membantu mencegah uban prematur,” jelas dia. 

Sayangnya, uban prematur bukanlah sesuatu yang bisa Anda hentikan. Namun demikian, Garshick mengatakan mempertahankan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi uban prematur. 

“Satu penelitian menunjukkan bahwa mempertahankan berat badan normal, makan makanan yang tepat, dan mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mencegah uban,” katanya. 

Artinya, berhenti merokok bisa menjadi solusi. Lalu, mengkonsumsi lebih banyak B12 secara alami ditemukan dalam telur, salmon, tuna, dan produk susu rendah lemak seperti yogurt susu, dan keju. Jika Anda memiliki pola makan vegetarian atau vegan, mendapatkan lebih banyak B12 melalui makanan akan lebih sulit. Namun, ada suplemen yang bisa membantu.

Memperbarui rutinitas perawatan rambut seiring bertambahnya usia adalah penting. Reavey mengatakan, seperti bagian tubuh mana pun yang menua, kita perlu memberinya lebih banyak kelembapan, air, dan dukungan nutrisi. 

Selain suplemen, sertakan perawatan kulit kepala dan rambut yang menghidrasi ke dalam rutinitas Anda untuk menjaga rambut Anda, apapun warnanya, sehat dan berkembang. Sebelum melakukan perubahan gaya hidup atau menggunakan suplemen, disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk memastikan Anda berada di jalur yang benar.

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

Waspada, Ini Gejala dan Penyebab Diabetes Tipe 2

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:42 WIB

Diabetes tipe 2 merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. 

Gaya Hidup - Sehat, Waspada, Ini Gejala dan Penyebab Diabetes Tipe 2, Gejala Diabetes,Gejala Diabetes Tipe 2,Faktor Penyebab Diabetes,Penyebab Diabetes Tipe 2

Lindungi Anak Indonesia dari Lonjakan COVID-19, Ini Pesan dr Reisa

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:32 WIB

Hingga saat ini, tak sedikit anak yang harus kehilangan orangtuanya akibat pandemi.

Gaya Hidup - Sehat, Lindungi Anak Indonesia dari Lonjakan COVID-19, Ini Pesan dr Reisa, Dokter Reisa Broto Asmoro,dr Reisa,Vaksinasi Covid-19 Anak

Vaksinasi Bisa Kurangi Gejala Berat hingga Kematian Akibat COVID-19

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 15:29 WIB

Vaksinasi terbukti bisa menurunkan risiko munculnya gejala berat atau bahkan kematian ketika seseorang terinfeksi COVID...

Gaya Hidup - Sehat, Vaksinasi Bisa Kurangi Gejala Berat hingga Kematian Akibat COVID-19, Vaksinasi Covid-19,Manfaat Vaksinasi Covid-19,efek samping vaksin Covid-19

Bisakah Corona Menular Lewat Buang Angin?

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 12:54 WIB

Pada dasarnya, virus corona menyebar melalui tetesan cairan pernapasan tubuh, baik ketika batuk atau flu. Tapi, baru-bar...

Gaya Hidup - Sehat, Bisakah Corona Menular Lewat Buang Angin?, Penyebaran Covid-19,penyebaran corona lewat kentut,penyebaran covid-19 dari kentut,corona

4 Bahan Alami Atasi Vagina Gatal

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 12:21 WIB

Gatal dan kering bisa disertai dengan kemerahan dan pembengkakan di dalam dan sekitar vagina. Untuk menghentikan gatal p...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Bahan Alami Atasi Vagina Gatal, vagina gatal,penyakit vagina,Kesehatan Vagina,Vagina,bibir vagina bengkak,mengobati vagina gatal

Makanan-makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 10:34 WIB

Permintaan darah khususnya plasma konvalesen meningkat hingga 300% pada Juli 2021, sejak gelombang kedua Covid-19 terjad...

Gaya Hidup - Sehat, Makanan-makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen, Plasma Konvalesen,Donor plasma Konvalesen,Syarat dan Cara Donor Plasma Konvalesen,makanan sebelum donor plasma konvalesen

Daftar 21 Gejala Covid-19 yang Wajib Diwaspadai

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 09:32 WIB

Selama ini, banyak orang merasa ragu melakukan tes untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi Covid-19. Keraguan muncul s...

Gaya Hidup - Sehat, Daftar 21 Gejala Covid-19 yang Wajib Diwaspadai, Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19,gejala covid terbaru,COVID-19

4 Tips Atasi Jerawat Akibat PCOS

Sehat Minggu, 25 Juli 2021 | 09:26 WIB

Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS merupakan salah satu masalah umum yang mempengaruhi wanita di seluruh dunia. PCOS a...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Tips Atasi Jerawat Akibat PCOS, cara mengatasi jerawat,jerawat,make-up menyebabkan jerawat,PCOS,PCOS,Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
dewanpers
arrow-up