web analytics

Lonjakan Kasus Covid-19 di Daerah Butuh Respons Cepat

clockJumat, 11 Juni 2021 14:30 WIB userEneng Reni Nuraisyah Jamil
Umum - Nasional, Lonjakan Kasus Covid-19 di Daerah Butuh Respons Cepat, lonjakan kasus Covid-19,kasus COVID-19 pasca libur Lebaran,Kasus Covid-19 Indonesia,Gejala Covid-19,PPKM Mikro

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di RT 07 RW 09, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa, 8 Juni 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Perkembangan kasus COVID-19 pasca libur Lebaran 2021 telah diprediksi sebelumnya. Beberapa wilayah seperti Kudus dan Bangkalan melaporkan kejadian luar biasa kasus COVID-19 yang mengakibatkan ruangan isolasi dan intensif di rumah sakit di dua daerah tersebut penuh. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan bergerak cepat mendukung fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di dua daerah tersebut untuk menekan lonjakan kasus.

“Ada beberapa tindakan yang harus dilakukan dan dibedakan. Untuk daerah-daerah dengan kondisi lonjakan kasusnya tinggi, kita harus memberikan dukungan fasilitas kesehatan seperti bantuan tempat tidur, alat-alat medis, termasuk mendukung persediaan obat-obatan dan menambah alokasi tenaga kesehatan. Kemenkes juga melakukan mitigasi dan evaluasi dalam rangka membantu manajemen pelayanan kesehatan bagi daerah-daerah yang mengalami lonjakan kasus tinggi tersebut,” ungkap dr. Dante Saksono Harbuwono Spd. PD-KEMD, Ph.D, Wakil Menteri Kesehatan RI, dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID_IKP, Kamis, 10 Juni 2021.

PPKM Mikro yang menjadi langkah antisipasi hingga level RT/RW juga diperketat di daerahdaerah yang belum mengalami lonjakan kasus tinggi. “PPKM Mikro akan terus kita lanjutkan di 34 Provinsi, sampai kondisi waspada ini kita lampaui dan terbukti mampu menurunkan kasus COVID-19,” terang dr. Dante.

Pada kesempatan yang sama HM Hartopo, Bupati Kudus juga melaporkan kondisi Kudus saat ini agak melandai kasusnya. “Memang masih ditemui permasalahan seperti perlunya tambahan SDM kesehatan, fasilitas, dan obat-obatan. Maka dari itu, kita mulai mengalokasikan anggaran untuk memenuhinya, sehingga di minggu depan kita bisa maksimalkan pusat-pusat isolasi mandiri warga di Kudus,” jelasnya.

Peninjauan langsung yang dilakukan Menteri Kesehatan ke Kudus beberapa waktu lalu juga turut mendorong vaksinasi di Kudus dengan mengalokasikan vaksin COVID-19 sebanyak 50 ribu dosis untuk mempercepat vaksinasi di daerah tersebut. “Sehingga saat ini kita melakukan vaksinasi dengan gencar-gencarnya di Kudus,” terang HM Hartopo.

HM Hartopo mengakui kejadian di Kudus diluar prediksinya dan jajarannya karena selama Kudus melaksanakan vaksinasi sebelum lebaran, hanya ada 60 kasus COVID-19 dan semuanya tanpa gejala. Peningkatan yang terjadi diduga akibat adanya pergerakan pemudik ke Kudus saat lebaran 2021 lalu. “Evaluasi dari Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap kejadian ini adalah menutup semua akses keluar-masuk Kadus. Apabila keperluan masyarakat tidak terlalu penting, maka warga yang ingin masuk Kudus diminta putar balik,” terangnya.

Kementerian kesehatan sendiri sudah memiliki permodelan untuk memprediksi puncak lonjakan kasus COVID-19 pasca lebaran, “Tingkat kasus kira-kira akan berlangsung selama 6-7 minggu dari puncak mobilisasi. Dengan penerapan PPKM Mikro dan keterlibatan masyarakat secara luas, kita bisa menekan penularan ini,” tambah dr. Dante.

Dr. Dante juga mengimbau apabila ada liburan panjang lagi, masyarakat bisa menahan diri dari melakukan perjalanan. “Apa yang terjadi adalah tanggung jawab kita bersama. Apa yang terjadi di Kudus tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah Kudus, tapi juga tanggung jawab secara nasional untuk memberikan kontribusi yang efektif,” tegasnya.

Selain di Kudus, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur juga menjadi sorotan nasional karena jumlah keterisian rumah sakit terus bertambah. “Di RSUD Bangkalan saat ini, dari 150 tempat tidur yang kami sudah terisi 105. Itu sekitar 70% jumlah keterisiannya. Kejadian ini bermula 2 minggu pasca lebaran. Puncaknya terjadi pada Jumat dan Sabtu lalu, dengan ratarata pasien yang datang ke RSUD bergejala cukup buruk,” terang dr. Nunuk Kristianti, Kepala RSUD Bangkalan.

Tidak sampai di situ, tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di RSUD Bangkalan juga sampai tertular COVID-19. “Yang terinfeksi hingga mencapai 20 orang, 10 orang tenaga kesehatan dan sisanya tenaga administrasi,” terang dr. Nunuk lebih lanjut.

Di Bangkalan, Kemenkes juga bergerak cepat dengan memberikan dukungan peralatan dan fasilitas kesehatan. Selain itu, rumah sakit di Surabaya juga disiapkan untuk menjadi rumah sakit penyangga bagi pasien rujukan COVID-19 dari Bangkalan, Madura.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar mengenali gejala COVID-19. Masyarakat diharapkan agar tidak malu memeriksakan diri dan bekerja sama dalam melaksanakan testing agar turut menekan lonjakan kasus COVID-19,” imbau dr. Nunuk.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Begini Cara Cek Kuota Internet Gratis Kemendikbud di 5 Provider

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:19 WIB

Pemerintah secara resmi mengumumkan, program kuota internet gratis Kemendikbudristek kembali bergulir. Apakah semua prov...

Umum - Nasional, Begini Cara Cek Kuota Internet Gratis Kemendikbud di 5 Provider, kemendikbud kuota gratis,Kuota Gratis Kemendikbud 2021,Cara Mendapatkan Kuota Gratis Kemendikbud,cara cek kuota gratis Kemendikbud

KCIC Dipanggil Komnas HAM Terkait Perusakan Lingkungan

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:18 WIB

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kamis, 5 Agustus 2021.

Umum - Nasional, KCIC Dipanggil Komnas HAM Terkait Perusakan Lingkungan, KCIC,KCIC Komnas HAM,KCIC perusakan lingkungan,KCIC pencemaran lingkungan,KCIC,Limbah Semen KCIC

Muhajir Sebut Penyebab Utama Kelangkaan Obat karena Masih Impor

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:48 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengakui adanya kelangkaan ob...

Umum - Nasional, Muhajir Sebut Penyebab Utama Kelangkaan Obat karena Masih Impor, obat covid,obat covid-19,obat covid langka,Obat Covid-19 langka,Menko PMK Muhadjir Effendy

WNA Vaksinasi Pakai NIK Warga Bekasi, Ini Klaim Polisi

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 12:38 WIB

Polisi menelusuri ihwal adanya warga negara asing (WNA) yang menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) warga Bekasi, Wa...

Umum - Nasional, WNA Vaksinasi Pakai NIK Warga Bekasi, Ini Klaim Polisi, Vaksinasi Covid-19,vaksinasi Covid-19 WNA,Vaksinasi WNA,mendaftar vaksin covid-19,WNA di KKP Tanjung Priok

Cara dan Syarat Dapat Bantuan UKT untuk Mahasiswa

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:53 WIB

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelontorkan dana senilai Rp 745 mi...

Umum - Nasional, Cara dan Syarat Dapat Bantuan UKT untuk Mahasiswa, bantuan UKT,Bantuan UKT Kemendikbud,Bantuan UKT untuk mahasiswa,bantuan uang kuliah

Kapan Bantuan Kuota Internet Gratis Kemendikbud Cair? Cek di Sini!

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:35 WIB

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi melanjutkan pemberian bantuan kuota d...

Umum - Nasional, Kapan Bantuan Kuota Internet Gratis Kemendikbud Cair? Cek di Sini!, Kuota internet dari Kemendikbud,Kuota Internet gratis,Mendikbud Nadiem Makarim,Kuota Internet Siswa

Mau Mengunggah Twibbon HUT RI ke-76 Sendiri? Ini Caranya!

Nasional Kamis, 5 Agustus 2021 | 10:34 WIB

Sebentar lagi Hari Kemerdekaan tiba. Meski pandemi ini menyebabkan pemberlakukan pembatasan aktivitas, Anda masih bisa i...

Umum - Nasional,  Mau Mengunggah Twibbon HUT RI ke-76 Sendiri? Ini Caranya!, Twibbon HUT RI ke-76,cara unggah  Twibbon HUT RI ke-76,cara bikin  Twibbon HUT RI ke-76,Twibbon HUT RI,cara membuat  Twibbon HUT RI ke-76

Keuntungan Higgs Domino Island Mod Apk Versi Terbaru 2021

Nasional Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:46 WIB

Higgs Domino Island Mod Apk Versi Terbaru 2021

Umum - Nasional, Keuntungan Higgs Domino Island Mod Apk Versi Terbaru 2021, mode

artikel terkait

dewanpers
arrow-up