web analytics
  

Kenaikan Kasus Covid-19 Pascalibur Lebaran Paling Banyak di Klaster Keluarga

Jumat, 11 Juni 2021 16:15 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Kenaikan Kasus Covid-19 Pascalibur Lebaran Paling Banyak di Klaster Keluarga, Kenaikan Kasus Covid-19,Pascalibur Lebaran,klaster keluarga,Libur Panjang,Kasus Positif Covid-19,Jabar

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di RT 07 RW 09, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa, 8 Juni 2021. Warga di wilayah tersebut memberlakukan Lockdown atau karantina wilayah dengan menutup akses keluar-masuk serta membatasi kegiatan masyarakat setelah 12 warganya terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, warga pun secara berkala menyemprotkan cairan disinfektan serta memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok secara swadaya juga dari sejumlah instansi yang diberikan kepada warga terpapar di wilayah tersebut. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Klaster keluarga sekarang tergolong kasus paling banyak terjadi dalam kenaikan kasus positif Covid-19 di wilayah Jabar Setelah libur panjang Idulfitri 2021.

Kondisi itu diungkapkan Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penangan Covid-19 Jabar, Marion Siagian, kasus paling banyak terjadi di klaster keluarga.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema “Antisipasi Jabar Menghadapi Lonjakan Covid-19 & Percepatan Vaksinasi”, Jumat, 11 Juni 2021.

Menurut Marion, kenaikan kasus di klaster keluarga bisa jadi disebabkan oleh interaksi-interaksi yang lumrah terjadi di lingkungan keluarga dalam momen Idulfitri. Kenaikan kasus ini terjadi di wilayah-wilayah kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

“Kasus sekarang ini paling banyaknya klaster keluarga. Ini akibat banyaknya berinteraksi barangkali selama libur lebaran ini dengan keluarga dan orang lain sehingga sekarang terlihat klaster-klaster di kabupaten/kota, banyaknya itu klaster keluarga,” ujar Marion.

Selanjutnya, Marion pun menyampaikan untuk saat ini memang ada juga klaster perkantoran. Akan tetapi, munculnya klaster perkantoran pun rata-rata merupakan imbas dari klaster keluarga. Banyaknya, pekerja kantoran yang terkena Covid di lingkungan keluarga dan membawanya ke kantor menjadi penyebab adanya klaster perkantoran pascalibur lebaran.

“Kalaupun ada klaster perkantoran, itu memang orang-orangnya yang sudah membawa dari rumah, dan ketemu di kantor, dan berinteraksi, ini yang menyebabkan peningkatan kasus di beberapa perkantoran,” kata Marion.

Direktur Utama RS Santo Borromeus Bandung, dr. Chandra Mulyono, turut mengamati naiknya kasus di klaster keluarga. Menurut Chandra, klaster keluarga ini memang memiliki dampak yang cukup besar karena biasanya penularan lebih mudah terjadi dalam lingkungan keluarga sehingga jika ada satu anggota keluarga saja yang positif Covid, semua anggota keluarga lain bisa dengan mudah tertular.

“Untuk klaster keluarga ini, biasanya kalau satu sakit, yang kena banyak, satu rumah,” ujar Chandra dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Plt Kadinkes Jabar, Dewi Sartika, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meremehkan klaster keluarga. Dewi menyampaikan, sebaiknya setiap anggota keluarga bisa kooperatif dalam penanganan Covid-19 dengan segera memeriksakan diri jika ada gejala yang muncul untuk mencegah penularan ke anggota-anggota keluarga yang lain.

“Jangan remehkan gejala di klaster keluarga,” tegas Dewi.

Sebelumnya, kasus dalam klaster keluarga terkonfirmasi dalam kasus yang menimpa satu keluarga besar di Dago. Keluaga itu terdiri dari 12 orang dan mereka menetap di RT 07 RW 09, Kecamatan Coblong, Kelurahan DagoKota Bandung.

Atas kejadian itu, pihak Kelurahan Dago bekerja sama dengan Ketua RT dan RW setempat memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Kepada Ayobandung.com, Ketua RW 09 Jamaluddin menceritakan awal mula satu keluarga besar terkena Covid-19. Jamaluddin mengatakan, bermula dari seorang warganya yang memang berdomilisi di RW 09, berkunjung ke rumah mertuanya di Manggahang, Kabupaten Bandung.

"Waktu dia balik lagi (ke sini) buat kerja di furniture, dia sudah bergejala batuk-batuk, pilek, terus dia swab PCR mandiri di RS Salamun, hasilnya positif," ujar Jamal, Rabu, 9 Juni 2021. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Rabu 23 Juni 2021

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 03:45 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Rabu, 23 Juni 2021, digelar di dua lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Rabu 23 Juni 2021, Informasi,Layanan,SIM Keliling,online,Kota Bandung,Polrestabes Bandung

Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbann...

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 22:13 WIB

Toko Mas Famili di Metro Indah Mall menjadi korban kasus pencurian bermodus hipnotis, Jumat, 18 Juni 2021. Pegawai yang...

Bandung Raya - Bandung, Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbannya, kasus hipnotis di Bandung,Toko Mas,Hipnotis di Toko Mas,Kasus Kriminal di Bandung,Toko Mas Famili

Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 19:39 WIB

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membantah banjir yang merendam kawasan Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan B...

Bandung Raya - Bandung, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung,Banjir Akibat Proyek Kereta Cepat,Dampak Negatif Proyek Kereta Cepat,Warga Keluhkan Proyek Kereta Cepat,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:08 WIB

Hutan Babakan Siliwangi pernah menyiratkan kesan tersendiri pada masanya. Ketika masih menjadi hutan belantara, beberapa...

Bandung Raya - Bandung, Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu, Forest Walk Babakan Siliwangi,Forest Walk Babakan Siliwangi Tutup,Forest Walk Babakan Siliwangi Ditutup,Sejarah Babakan Siliwangi,Cerita Zaman Hulu Babakan Siliwangi,Hutan Babakan Siliwangi

Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:04 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi COVID-19. Mo...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari, Vaksinasi Covid-19,Satgas COVID-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 di Jabar,Suntik Vaksin Covid-19 di Jabar,Target Vaksinasi Covid-19 Jabar

Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 17:18 WIB

Layanan tanggap darurat ini dimaksudkan untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubung...

Bandung Raya - Bandung, Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119, Layanan Gawat Darurat,PSC 119,Layanan PSC 119 Kota Bandung,Public Safety Center,PSC,Layanan tanggap darurat PSC,layanan PSC 119,Layanan Gawat Darurat PSC 119,call center PSC

Darurat Narkoba, Ini 4 Jenis Narkotika yang Sering Digunakan di Kota B...

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 16:26 WIB

Kota Bandung menjadi Kota dengan peringkat pertama di Jawa Barat mengenai kedaruratan penyalahgunaan narkoba.

Bandung Raya - Bandung, Darurat Narkoba, Ini 4 Jenis Narkotika yang Sering Digunakan di Kota Bandung, Kota Bandung Darurat Narkoba,Peredaran Narkoba di Kota Bandung,penyalahgunaan narkoba di Kota Bandung,Jumlah penyalahgunaan narkoba Kota Bandung

Gudang Toko di Cicadas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 16:02 WIB

Penanganan petugas Diskar PB Kota Bandung terhitung cukup singkat, hanya memakan waktu sekitar 20 menit.

Bandung Raya - Bandung, Gudang Toko di Cicadas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta, Kebakaran di Bandung,Kebakaran di Kota Bandung,Peristiwa Kota Bandung,Bandung Hari Ini,kebakaran Bandung Hari ini,kronologis kebakaran di Cicadas

artikel terkait

dewanpers