web analytics
  

Kasih Nomor Palsu ke Satgas Covid-19, Warga Menghambat Prosedur Tracing

Jumat, 11 Juni 2021 15:40 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Kasih Nomor Palsu ke Satgas Covid-19, Warga Menghambat Prosedur Tracing, Nomor Palsu,Satgas Covid-19,Prosedur Tracing,Warga

Ilustrasi tenaga medis penangan Covid-19. (Pixabay/Darko Stojanovic )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penangan Covid-19 Jabar, Marion Siagian, mengungkapkan hambatan petugas dalam melakukan prosedur tracing yang tercakup dalam 3T.

Salah satu hambatan yang paling dirasakan oleh Satgas Covid-19 adalah banyaknya warga yang memberi nomor-nomor palsu saat petugas menghampiri ruang-ruang publik untuk melakukan penanganan Covid-19.

Hal itu diungkapkan Marion dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema “Antisipasi Jabar Menghadapi Lonjakan Covid-19 & Percepatan Vaksinasi”, Jumat, 11 Juni 2021.

“Untuk 3T ini, kami juga mengalami kesulitan di lapangan, terutama yang terkait dengan tracing,” ujar Marion.

Saat mendatangi ruang publik, petugas melakukan pencatatan identitas orang-orang yang ada di sekitar. Prosedur itu merupakan bagian dari pelaksanaan tracing yang saat ini tengah digencarkan kembali ketika kenaikan kasus terjadi pascalibur lebaran 2021. Akan tetapi, dari sekian orang yang didata oleh petugas, banyak pengisi yang malah mencantumkan nomor telepon palsu sehingga tidak bisa dihubungi.

“Jadi kalau kita lihat, misalnya kalau kita masuk ke dalam suatu restoran, kita selalu menuliskan nama, alamat, nomor telepon. Coba dicek, pasti nomor teleponnya itu nggak benar sehingga ketika kami tracing, itu banyak sekali nomor-nomor yang tidak bisa dihubungi,” kata Marion.

Pencatatan nomor telepon merupakan hal yang penting dalam tracing karena seandainya di suatu ruang publik tercipta suatu klaster, maka orang-orang yang pernah hadir di tempat itu perlu dikabari dan ditanyai mobilitasnya. Hal itu berkaitan dengan upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Marion pun berharap, pihak masyarakat bisa lebih kooperatif dalam penanganan Covi-19, khususnya yang berkaitan dengan upaya pemerintah dalam melakukan tracing di kelompok masyarakat. Selain itu, Marion  juga mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap memberlakukan 5M dalam keseharian.

“Ini juga harus disampaikan kepada masyarakat supaya ketika tracing itu mau membuka diri kepada petugas di lapangan supaya mata rantai ini bisa diputus,” tegas Marion.

Untuk diketahui, setelah libur panjang Idulfitri 2021, terjadi lagi peningkatan kasus positif Covid-19 seperti yang terjadi dalam libur-libur panjang sebelumnya. Sama seperti kondisi di Kota Bandung, angka Bed Occupancy Rate (BOR) di keseluruhan Jabar pun sudah melebihi standar WHO, yakni sudah melebihi angka 60 persen. Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun sudah menyampaikan kepada satgas bahwa saat ini Jabar memasuki status siaga.

“Tadi malam (Kamis, 10 Juni 2021), kita mencatat untuk keseluruhan Jawa Barat, BOR itu sebesar 62,65 persen. Jadi, kalau dibandingkan dengan minggu lalu, ini pertambahannya cukup tinggi. Sehari nambahnya 2-3 persen. Ini sudah melewati standar dari WHO. Standar WHO itu 60 persen. Kalau Pak Gubernur bilang ini sudah siaga,” pungkas Marion.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Daud Ahmad, membenarkan soal adanya kenaikan kasus di Jabar setelah libur panjang Idulfitri. Menurut Daud, untuk saat ini, daerah sebaran utama masih didominasi oleh wilayah Bandung Raya dan Jabodetabek.

“Beberapa minggu terakhir ini memang kecenderungan tren kasus positif naik, perbeberapa hari terakhir di atas angka 1.000 untuk seluruh Jabar, den gan daerah sebaran yang utamanya tetap didominasi di Bandung Raya dan juga Jabodetabek. Kemudian ada beberapa daerah lain di luar wilayah itu, di Karawang, kemudian juga di Cirebon,” ujar Daud. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbann...

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 22:13 WIB

Toko Mas Famili di Metro Indah Mall menjadi korban kasus pencurian bermodus hipnotis, Jumat, 18 Juni 2021. Pegawai yang...

Bandung Raya - Bandung, Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbannya, kasus hipnotis di Bandung,Toko Mas,Hipnotis di Toko Mas,Kasus Kriminal di Bandung,Toko Mas Famili

Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 19:39 WIB

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membantah banjir yang merendam kawasan Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan B...

Bandung Raya - Bandung, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung,Banjir Akibat Proyek Kereta Cepat,Dampak Negatif Proyek Kereta Cepat,Warga Keluhkan Proyek Kereta Cepat,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:08 WIB

Hutan Babakan Siliwangi pernah menyiratkan kesan tersendiri pada masanya. Ketika masih menjadi hutan belantara, beberapa...

Bandung Raya - Bandung, Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu, Forest Walk Babakan Siliwangi,Forest Walk Babakan Siliwangi Tutup,Forest Walk Babakan Siliwangi Ditutup,Sejarah Babakan Siliwangi,Cerita Zaman Hulu Babakan Siliwangi,Hutan Babakan Siliwangi

Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:04 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi COVID-19. Mo...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari, Vaksinasi Covid-19,Satgas COVID-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 di Jabar,Suntik Vaksin Covid-19 di Jabar,Target Vaksinasi Covid-19 Jabar

Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 17:18 WIB

Layanan tanggap darurat ini dimaksudkan untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubung...

Bandung Raya - Bandung, Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119, Layanan Gawat Darurat,PSC 119,Layanan PSC 119 Kota Bandung,Public Safety Center,PSC,Layanan tanggap darurat PSC,layanan PSC 119,Layanan Gawat Darurat PSC 119,call center PSC

Darurat Narkoba, Ini 4 Jenis Narkotika yang Sering Digunakan di Kota B...

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 16:26 WIB

Kota Bandung menjadi Kota dengan peringkat pertama di Jawa Barat mengenai kedaruratan penyalahgunaan narkoba.

Bandung Raya - Bandung, Darurat Narkoba, Ini 4 Jenis Narkotika yang Sering Digunakan di Kota Bandung, Kota Bandung Darurat Narkoba,Peredaran Narkoba di Kota Bandung,penyalahgunaan narkoba di Kota Bandung,Jumlah penyalahgunaan narkoba Kota Bandung

Gudang Toko di Cicadas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 16:02 WIB

Penanganan petugas Diskar PB Kota Bandung terhitung cukup singkat, hanya memakan waktu sekitar 20 menit.

Bandung Raya - Bandung, Gudang Toko di Cicadas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta, Kebakaran di Bandung,Kebakaran di Kota Bandung,Peristiwa Kota Bandung,Bandung Hari Ini,kebakaran Bandung Hari ini,kronologis kebakaran di Cicadas

Meski Pandemi, Transaksi Barang Antik Tak Pernah Mati

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 15:45 WIB

Sejak Pandemi Covid-19 menggerogoti Indonesia, sebagian besar perekonomian masyarakat turun drastis.

Bandung Raya - Bandung, Meski Pandemi, Transaksi Barang Antik Tak Pernah Mati , Pandemi,Transaksi,Barang Antik,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers