web analytics

BOR Covid-19 di Jabar Sudah Melebihi Standar WHO

clockJumat, 11 Juni 2021 15:02 WIB userRepublika.co.id
Umum - Regional, BOR Covid-19 di Jabar Sudah Melebihi Standar WHO, BOR Jabar,BOR Covid-19 Jabar,Keterisian Tempat Tidur RS Jabar,Covid-19 Jabar,COVID-19

Rumah Sakit yang menangani pasien Covid di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rosye Arosdiani Apip, mengungkapkan perhari Rabu, 9 Juni 2021, angka BOR (Bed Occupancy Rate) di Kota Bandung sudah menginjak angka 78,86% dan sudah melebihi angka standar WHO. 

Hal itu pun berlaku untuk wilayah Jabar seperti yang diungkapkan oleh Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penangan Covid-19 Jabar, Marion Siagian, dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema 
“Antisipasi Jabar Menghadapi Lonjakan Covid-19 & Percepatan Vaksinasi”, Jumat, 11 Juni 2021.

Marion menyampaikan, perhari Kamis, 10 Juni 2021, angka BOR di Jabar sudah menginjak angka 62,65%. Sementara itu, standar WHO untuk BOR itu di angka 60%. Menurut Marion, pertambahan persentase BOR di Jabar dipengaruhi oleh kenaikan kasus yang lebih tinggi dibanding pekan sebelumnya.

“Tadi malam, kita mencatat untuk keseluruhan Jawa Barat, BOR itu sebesar 62,65%. Jadi, kalau dibandingkan dengan minggu lalu, ini pertambahannya cukup tinggi. Sehari nambahnya 2-3%. Ini sudah melewati standar dari WHO. Standar WHO itu 60%,” ujar Marion.

Pertambahan kasus pascalibur lebaran sudah mulai terjadi sejak akhir Mei 2021. Akumulasi kasus positif di Jabar perharinya bahkan bisa menginjak angka 1.000. Padahal, pada bulan Maret dan April, angka kasus positif yang sedang terjadi perharinya tidak pernah menginjak angka 1.000 kasus.

“Memang kalau dilihat dari perkembangan kasus yang terjadi saat ini, cukup berfluktuatif, tapi berfluktuatifnya sekarang semuanya meningkat. Jadi, kami mencatat, dari tanggal 28 Mei, 15 hari setelah lebaran, ini kasus sudah cukup meningkat. Ada 1.200, kemudian turun lagi menjadi 800-an, tetapi rata-rata di seminggu terakhir ini kita mencapai angka di atas 1.000. Sebelumnya, di bulan Maret dan bulan April, kita tidak mencapai di atas 1.000,” kata Marion.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Daud Ahmad, menyampaikan, kenaikan kasus pascalibur bisa jadi disebabkan oleh meningkatnya mobilitas masyarakat Jabar setelah periode larangan mudik dan pembatasan lalu-lintas berakhir.

“Setelah selesai pembatasan, ini orang makin banyak yang keluar. Terjadilah sekarang kenaikan kasus,” ujar Daud dalam kesempatan yang sama.

Kemudian, Daud pun mengatakan bahwa program larangan mudik dari pemerintah sudah cukup berhasil menekan penularan Covid. Akan tetapi, mobilitas yang meningkat setelah libur panjang, ditambah dengan masih adanya pemudik yang lolos, membuat kenaikan kasus tidak dapat dipungkiri. Menurut Daud, seandainya tidak ada pembatasan saat periode mudik, kenaikan kasus bisa jadi lebih parah.

“Pemerintah sudah memberlakukan larangan mudik, namun masih ada yang lolos. Bisa kita bayangkan jika tidak ada larangan mudik, tidak ada pembatasan-pembatasan lalu-lintas. Kejadiannya akan lebih dari yang sekarang,” pungkas Daud.

Direktur Utama Rumah Sakit Santo Borromeus, dr. Chandra Mulyono, mengungkapkan untuk saat ini, RS Borromeus masih memiliki ruang untuk isolasi pasien Covid-19. Namun, jika kasus terus meningkat, akan ada resiko ketika ruang isolasi semakin minim jumlahnya.

“Saat ini, kami dengan 120 tempat tidur masih ada ruang, namun kalau kasus ini terus meningkat, tentu ini akan beresiko juga. Kami harus membuka kembali 159 tempat tidur,” ujar Chandra. 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jual Surat Tes Antigen Palsu, Petugas Puskesmas di Indramayu Diciduk P...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 20:24 WIB

Seorang petugas di sebuah Puskesmas di Kabupaten Indramayu diciduk polisi. Ia ditangkap karena diduga memalsukan surat h...

Umum - Regional, Jual Surat Tes Antigen Palsu, Petugas Puskesmas di Indramayu Diciduk Polisi, Surat Tes Antigen Palsu,Polres Indramayu,Petugas Puskesmas di Indramayu

Polres Gandeng Ormas dan Mahasiswa Bagikan Bansos Beras

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 20:20 WIB

Polres Cianjur menggandeng elemen mahasiswa, ormas, dan tokoh agama dalam membagikan bantuan sosial beras kepada masyara...

Umum - Regional, Polres Gandeng Ormas dan Mahasiswa Bagikan Bansos Beras, Polres,Cianjur,Ormas,mahasiswa,Bansos Beras,terdampak Covid-19

Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 19:54 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menekankan inovasi dan kolaborasi pada HUT ke-389 Kabupaten Tasikmalaya, Seni...

Umum - Regional, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Pemda Prov Jabar,Inovasi dan Kolaborasi,HUT ke-389 Kabupaten Tasikmalaya

Purwakarta Terima 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 5.000 Dosis, Bupati Sebu...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 18:21 WIB

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menerima vaksinasi Covid-19 sebanyak 500 vial atau 5.000 dosis pada bulan ini.

Umum - Regional, Purwakarta Terima 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 5.000 Dosis, Bupati Sebut Tidak Cukup, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika,vaksin covid-19 Purwakarta,Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta

Bansos Beras Mulai Disalurkan ke 3.000 KPM Terdampak PPKM Level 3 di C...

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 14:30 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur menyerahkan langsung bantuan sosial beras kepada enam kepala kelurahan dan lima kepala d...

Umum - Regional, Bansos Beras Mulai Disalurkan ke 3.000 KPM Terdampak PPKM Level 3 di Cianjur, Bansos beras Cianjur,Bansos PPKM Level 4 Cianjur,PPKM Level 4 Cianjur,Bansos Covid-19 Cianjur,Cianjur

BST Rp300 Kemensos Ditargetkan Selesai Didistribusikan Awal Agustus

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:32 WIB

Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk warga terdampak Covid-19 terus didistribu...

Umum - Regional, BST Rp300 Kemensos Ditargetkan Selesai Didistribusikan Awal Agustus, bst kemensos,bst kemensos cair,Bantuan Sosial Tunai (BST),KEMENSOS,Bantuan Covid-19

Hendak Jemput Pasien, Ambulans Tabrakan di Cianjur

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:32 WIB

Sebuah ambulans mengalami kecelakaan tunggal di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur. Tidak ada korban jiwa dala...

Umum - Regional, Hendak Jemput Pasien, Ambulans Tabrakan di Cianjur, Ambulans kecelakaan Cianjur,kecelakaan ambulans Cianjur,Cianjur,Informasi Kecelakaan Cianjur,kecelakaan Cianjur

Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 26 Juli 2021

Regional Senin, 26 Juli 2021 | 12:05 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan peta zona risiko Covid-19 terbaru di Jawa Barat (Jabar), Senin, 26 J...

Umum - Regional, Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 26 Juli 2021, zona risiko covid-19 Jabar,Update zona covid-19 jabar,Zona Merah Covid-19,Zona Merah Covid-19 Jabar,zona merah jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up