web analytics
  

65 Kasus Mutasi Covid-19 Terjadi di Indonesia

Kamis, 10 Juni 2021 23:05 WIB
Umum - Nasional, 65 Kasus Mutasi Covid-19 Terjadi di Indonesia, Mutasi Covid-19,Mutasi Covid-19 di Indonesia,Kasus Mutasi Covid-19,Kemenkes Mutasi Covid-19,Data Mutasi Covid-19,varian baru Covid-19

Ilustrasi -- Mutasi Covid-19. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penularan Covid-19 masih terjadi di Tanah Air. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahan mencatat sebanyak 65 kasus mutasi Covid-19 ada di Indonesia hingga Kamis 10 Juni 2021.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebutkan, ada 17 laboratorium di seluruh wilayah Indonesia yang mampu melakukan pemeriksaan genome sequencing untuk mendeteksi varian-varian baru. Kemenkes mengirim secara random sampel Covid-19 ke laboratorium itu.

"Kemudian data tersebut dikompilasi, kemudian kami melakukan analisis. Sejauh ini sudah terdapat 65 kasus mutasi virus yang diperiksa 17 laboratorium," ujarnya saat berbicara di konferensi virtual FMB9, bertema 'Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Daerah'.

Namun, ia tidak menyebutkan secara detil dimana saja terjadinya 65 kasus tersebut. Ia mengakui, adanya mutasi membuat penularan terjadi secara masif dan cepat.

Menurutnya ini merupakan tolok ukur bahwa ada varian baru dari varian yang biasanya ditemukan di tempat sebelumnya. Jadi, varian tersebut perlu dideteksi.  "Sehingga pendekatan yang lebih intensif kami lakukan di daerah-daerah yang mengalami lonjakan kasus yang cepat," katanya.

Di kesempatan yang sama Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Nunuk Kristiani mengatakan, hingga saat ini belum terbukti ada mutasi Covid-19 di Bangkalan. "Sejauh ini belum ada statement mutasi virus Corona di Bangkalan," katanya.

Ia mengakui, pasien terinfeksi varian baru virus ini sempat dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Kendati demikian, dia melanjutkan, pasien sudah mendapatkan terapi dan isolasi dan kemudian dites hingga hasilnya negatif Covid-19 sebanyak tiga kali. Akhirnya, pasien sudah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumahnya masing-masing.  Jadi, dia menambahkan, lonjakan kasus yang terjadi di Bangkalan sejauh ini belum ada penyebabnya. "Apakah mutasi virus atau bukan, ini masih dalam penelitian," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ini Alasan Jokowi Tolak Lockdown Pilih PPKM Mikro

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 22:46 WIB

Seiring bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia beberapa hari terkahir ini, banyak pihak menyarankan Presiden Jokowi un...

Umum - Nasional, Ini Alasan Jokowi Tolak Lockdown Pilih PPKM Mikro, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi Tolak Lockdown,Jokowi PPKM Mikro

Pemerintah Teken SKB Pedoman Implementasi UU ITE

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 21:52 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung S...

Umum - Nasional, Pemerintah Teken SKB Pedoman Implementasi UU ITE, SKB UU ITE,Undang-Undang ITE,SKB Pedoman Kriteria Implementasi UU ITE,Menkominfo Johnny G Plate,Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Fatwa MUI untuk Iduladha 2021 Nanti

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 19:39 WIB

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan protokol kesehatan harus ditegakkan saat Iduladha 1442 Hijriah mendatang.

Umum - Nasional, Ini Fatwa MUI untuk Iduladha 2021 Nanti, Fatwa MUI Iduladha,Iduladha 2021,Idul Adha 2021,Salat Iduladha 2021,Penutupan Tempat Ibadah

Covid-19 Melonjak, Pemerintah Salahkan Kelalaian Perayaan Idulfitri Ma...

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 14:17 WIB

Perkembangan penularan virus corona atau Covid-19 yang kembali meningkat membuat banyak pihak prihatin atas situasi saat...

Umum - Nasional, Covid-19 Melonjak, Pemerintah Salahkan Kelalaian Perayaan Idulfitri Masyarakat, Kasus Covid-19 Melonjak,Covid-19 Indonesia Melonjak,peningkatan covid-19,peningkatan Covid-19 Indonesia,Kasus Positif Covid-19,kasus positif Covid-19 di Indonesia,data laporan harian Covid-19

Adakah Obat Herbal untuk Sembuhkan Covid-19? Ini Jawaban Peneliti

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 11:17 WIB

Banyak beredar berita mengenai adanya obat herbal untuk penyembuhan COVID-19. Namun apakah obat herbal itu memang berkha...

Umum - Nasional, Adakah Obat Herbal untuk Sembuhkan Covid-19? Ini Jawaban Peneliti, obat herbal covid-19,Fakta obat herbal covid-19,obat covid-19,obat herbal untuk penyembuhan COVID-19,obat bahan alam covid-19,Obat Herbal Terstandarisasi (OHT),obat herbal,obat herbal corona

Begini 6 Langkah Mudah Cairkan Insentif Kartu Prakerja Rp 3,55 Juta

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 10:37 WIB

Hasil seleksi gelombang 17 telah diumumkan pada Kamis, 10 Juni 2021. Gelombang 17 hanya meloloskan peserta sebesar 44 ri...

Umum - Nasional, Begini 6 Langkah Mudah Cairkan Insentif Kartu Prakerja Rp 3,55 Juta, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,mencairkan insentif kartu prakerja,Insentif Kartu Prakerja,penerima insentif Kartu Prakerja,cara mencairkan insentif kartu prakerja

Satgas Sentil Pemda, Ingatkan Peka Zonasi Covid-19

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 10:34 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan pemerintah daerah agar lebih peka dalam membaca tren perkembangan zonasi wilayah...

Umum - Nasional, Satgas Sentil Pemda, Ingatkan Peka Zonasi Covid-19, zonasi covid-19,risiko penularan virus corona,PPKM Mikro,Kasus Covid-19 di Indonesia,lonjakan kasus Covid-19 harian,Positivity rate Covid-19 harian,Angka kesembuhan Covid-19 Indonesia,lonjakan kasus covid-19 jawa barat

Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Masih Rendah, Ini Kata Satgas

Nasional Rabu, 23 Juni 2021 | 10:11 WIB

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan persentase pembentukan posko di berbagai provin...

Umum - Nasional, Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Masih Rendah, Ini Kata Satgas, Posko Penanganan Covid-19,Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Rendah,PPKM Mikro,fungsi posko penanganan covid-19,kinerja PPKM mikro,penanganan covid-19 di Indonesia,Update Corona Covid-19 Indonesia
dewanpers