web analytics
  

Ada Dua Paket Pilpres 'Mega-Prabowo' dan 'Puan-Anies', Ini Reaksi DPD PDIP Jabar

Kamis, 10 Juni 2021 14:45 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Ada Dua Paket Pilpres 'Mega-Prabowo' dan 'Puan-Anies', Ini Reaksi DPD PDIP Jabar, Dua Paket Pilpres 'Mega-Prabowo' dan 'Puan-Anies',DPD PDIP Jabar,Pilpres,Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM  — Munculnya dua paket pilpres 'Mega-Prabowo' dan 'Puan-Anies' ternyata tidak berpengaruh negatif DPD PDIP Jabar.

Sebagaimana diketahui, sejumlah partai politik mulai memanaskan mesin menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Elite partai politik telah memunculkan spekulasi nama untuk maju jadi Capres dan Cawapres sejak dini. 

Beberapa nama mulai dijodoh-jodohkan menjadi paket pasangan Pilpres 2024 . Salah satu yang menyita perhatian publik adalah wacana duet antara Ketua DPR sekaligus politikus PDIP Puan Maharani dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Menanggapi wacana Puan-Anies, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyambut baik. Menurutnya, hal itu sangat wajar di dunia politik, apalagi menjelang perhelatan Pemilu. 

"Untuk Puan-Anies juga sah-sah saja. bisa Prabowo-Puan atau siapapun, ini jadi sebuah dinamika yang wajar terjadi. 

Sekali lagi PDIP punya mekanisme, kita punya prinsip demokrasi terpimpin, prinsip solid bergerak tegak lurus pada ketua umum dan DPP partai," kata Ono ditemui di sela-sela Rakerda Jabar di Mason Pine, Padalarang, Kamis 10 Juni 2021. 

Pertemuan keduanya dianggap bisa menjadi sinyal positif tak cuma soal Pilpres 2024, namun juga soal isu nasional yang tak jarang juga memunculkan dampak negatif bagi kondusifitas Indonesia. 

"Bertemunya Ibu Mega dan Pak Prabowo juga bukan hanya soal 2024, tapi memberikan sesuai yang baik soal isu nasional dan bisa meredakan hal negatif. Karena yang sekarang muncul banyak juga hoaks yang sangat merugikan," tegasnya.

Tak cuma soal wacana Puan-Anies, Ono juga menanggapi munculnya pasangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Mega-Pro).

Menilik masa lalunya, kedua tokoh nasional itu sempat mesra kala berpasangan dalam kontestasi Pilpres 2009. Dukungan untuk keduanya kian mengemuka usai digaungkan oleh Pro Mega Center.

"Mega-Pro itu sah-sah saja. Pergaulan politik sahabat lama pernah berpasangan juga di 2009. Sekarang dua pimpinan besar dan dua ketua umum partai yang besar di Indonesia tentunya hangat setelah bertemu lagi," ungkap Ono. 

Namun Ono menyebut jika pihaknya belum berani menyikapi pertemuan keduanya dan apa yang mereka bahas dalam pertemuan tersebut, tetapi dipastikan hal itu merupakan sesuatu yang positif.

"Urusan siapa calon presiden semua diserahkan kepada ibu ketua umum. Yang penting di Jabar saat ini konsentrasi soal kepengurusan terbentuk sampai tingkat bawah, kita solidkan pasukan," bebernya.

"Kita tunggu instruksi dari ketua umum dan DPP partai. Siapapun calon presidennya, Jawa Barat wajib memenangkan," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 16:00 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melonjak. Bahkan, angka kasus harian di KBB mencapai 100 per hari....

Bandung Raya - Ngamprah, Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat, Covid KBB,ledakan kasus Covid-19 di KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat,angka kasus harian covid-19 di KBB,penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat

Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 15:47 WIB

Media sosial Twitter digegerkan oleh kisah seorang warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) menguburkan jenazah keluarganya y...

Bandung Raya - Ngamprah, Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya, Jenazah Covid-19,Pemulasaran Jenazah Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19,Jenazah Covid-19 Viral,Kasus Covid-19 KBB,Pengurusan Jenazah Covid-19 KBB,bantuan pemulasaraan jenazah covid-19

KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hi...

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 14:48 WIB

omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan, Korupsi Pengadaan Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos KBB,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),dugaan korupsi Bansos Covid KBB,Bansos Covid KBB

19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 12:20 WIB

Sebanyak 19 tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, 19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup, Nakes,Terpapar Covid-19,Puskesmas Gununghalu,KBB,Kabupaten Bandung Barat

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 15:40 WIB

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:48 WIB

Usulan lockdown kembali mengemuka sebagai salah satu opsi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah pada...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown, PPKM Mirko KBB,Lockdown KBB,Usulan lockdown di Bandung Barat,Usulan lockdown KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Angka kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 di KBB,PPKM mikro di Bandung Barat,pengetatan PPKM mikro KBB

Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:11 WIB

Keputusan ini diambil menyusul KBB masih masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021, objek wisata,Objek wisata KBB,objek wisata di KBB,objek wisata di Kabupaten Bandung Barat,Penutupan objek wisata di KBB,KBB Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 KBB,Penutup Wisata KBB Diperpanjang,Wisata KBB Ditutup

Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Heng...

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:44 WIB

Pemkab Bandung Barat menyiapkan aplikasi bagi warga yang terhubung langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait....

Bandung Raya - Ngamprah, Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Hengky, Pemkab Bandung Barat,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Aplikasi Lapor Kang Hengky
dewanpers