web analytics
  

Kebutuhan Bahan Pokok Bakal Kena Pajak, Ini Kata Ekonom

Kamis, 10 Juni 2021 13:09 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Kebutuhan Bahan Pokok Bakal Kena Pajak, Ini Kata Ekonom, Kebutuhan Bahan Pokok,Pajak Kebutuhan Bahan Pokok,Pajak bahan pokok,Pajak Pertambahan Nilai (PPN),rencana pajak bahan pokok,objek pajak bahan pokok,harga pokok penjualan

Bahan Pokok di Pasar. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah berencana mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada barang dan jasa. Adapun rencana tersebut tertuang dalam revisi kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai, kebijakan ini menimbulkan tanda tanya karena kebutuhan bahan pokok merupakan bahan konsumsi dasar dari semua kelompok golongan masyarakat. Hal ini juga karena kebutuhan pokok sifatnya barang strategis yang seharusnya tidak menjadi objek pajak.

“Saat ini pemerintah dalam upaya melakukan konsolidasi fiskal dan penarikan barang-barang yang tadinya dikecualikan dari PPN menjadi potensi yang digarap, namun saya kira bahan kebutuhan pokok seharusnya bukan lah sesuatu dikenakan PPN,” ujar Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet dikutip dari Republika, Kamis, 10 Juni 2021.

Menurutnya, pemerintah bisa fokus pada barang lainnya seperti barang hasil pertambangan dan hasil pengeboran, misalnya batu bara. Sebab, selama ini bahan pokok yang dikecualikan PPN sebelumnya  pergerakan harganya umumnya dipengaruhi distribusi barang, seperti biaya tanam, dan lainnya yang terbentuk pada harga pokok produksi. 

“Tentu dengan wacana dikenakan PPN pada bahan pokok, bisa menambah harga pokok produksi. Hal ini kemudian besar potensinya akan berdampak pada harga bahan pangan tersebut,” ucapnya.

Jika melihat dampak ke penjual, menurutnya, tentu ada penyesuaian dari sisi harga pokok penjualan (HPP) dan dari sisi penjual ada biaya harga tambahan yang harus ditanggung pembeli. Menurutnya, pemerintah bisa saja berargumen kenaikan hanya marginal (10 ke 12 persen), tapi itu terhadap satu barang, padahal kalau kita lihat ada 14 kategori barang dari kelompok bahan pokok yang sebelumnya dikecualikan dalam PPN. 

“Tentu jika diakumulasi, kenaikannya  menjadi beban khususnya kelompok masyarakat menengah bawah. Apalagi jika kesejahteraan kelompok masyarakat ke bawah belum kembali seperti sebelum terjadinya pandemi,” ucapnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Ketua Satgas PB IDI Desak Pemerintah Segera Lockdown

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:41 WIB

Ketua Satgas PB IDI mengatakan pemerintah perlu pertimbangkan terapkan lockdown.

Umum - Nasional, Ketua Satgas PB IDI Desak Pemerintah Segera Lockdown, Indonesia lockdown,IDI,Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Jumlah kasus Covid-19 Indonesia,kasus covid-19 Indonesia hari ini,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Cek Fakta Isu Fadli Zon Meninggal Dunia, Apa Hasilnya?

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:34 WIB

Dikabarkan Fadli Zon meninggal dunia. Isu Fadli Zon meninggal beredar di media sosial. Benarkah?

Umum - Nasional, Cek Fakta Isu Fadli Zon Meninggal Dunia, Apa Hasilnya?, Fadli Zon,Isu Fadli Zon Meninggal,Kabar Fadli Zon Meninggal,Fakta Isu Fadli Zon Meninggal,Fadli Zon Positif Covid-19,kondisi Fadli Zon,Fadli Zon terpapar Covid-19

Covid-19 Indonesia Mencekam, Satgas: Pakai Masker Harga Mati, Kalau Ga...

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:58 WIB

Satgas Covid-19 mengatakan kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia saat ini sudah sangat mencekam. Bahkan kondisi yang...

Umum - Nasional, Covid-19 Indonesia Mencekam, Satgas: Pakai Masker Harga Mati, Kalau Gak Bisa Mati, Covid-19 Indonesia,Positif Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 Indonesia,Covid-19 Indonesia Mencekam,Indonesia Darurat Covid-19,Indonesia Siaga 1 Covid-19,Satgas Covid-19,angka penularan covid-19,protokol kesehatan covid-19

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Ini Tips Daftar Anti Gagal!

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:18 WIB

Kapan pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18? Gelombang 18 hanya akan dibuka di situs resmi prakerja.go.id. Nantinya, pen...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Ini Tips Daftar Anti Gagal!, Informasi Terbaru Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18,Tips lolos Kartu Prakerja gelombang 18,Cara daftar gelombang 18,Syarat Lolos gelombang 18

Perubahan Hari Libur dan Cuti Bersama 2021, Ini Daftar Tanggal Merah 2...

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:11 WIB

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengubah 2 hari libur nasional dan 1 cuti bersama 2021. Bagaimana daftar tanggal me...

Umum - Nasional, Perubahan Hari Libur dan Cuti Bersama 2021, Ini Daftar Tanggal Merah 2021 Terbaru, Daftar cuti bersama 2021,cuti bersama 2021,Hari libur nasional 2021,Daftar Hari Libur Nasional,Daftar Tanggal Merah 2021 Terbaru,Perubahan Hari Libur,Perubahan Hari Libur Nasional,Penghapusan Cuti Bersama,Larangan Cuti Hari Kejepit

Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Paling Tinggi di Dunia

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:15 WIB

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan kasus kematian akibat Covid-19 pada anak di Indonesia merupakan yang tert...

Umum - Nasional, Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Paling Tinggi di Dunia, kematian anak akibat Covid-19,kasus kematian akibat Covid-19 pada anak,kasus Covid-19 pada anak,Kasus Covid-19 di Indonesia,tren kasus Covid-19 pada anak

BMKG Jelaskan Peristiwa Matahari Terbit di Utara, Tanda Kiamat?

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 06:45 WIB

matahari terbit dari utara di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan BMKG menjelaskan,matahari terbit dari utara di Sulse...

Umum - Nasional, BMKG Jelaskan Peristiwa Matahari Terbit di Utara, Tanda Kiamat?, Matahari Terbit di Utara,Matahari Terbit di Utara BMKG,Peristiwa Matahari Terbit di Utara,Fakta Matahari Terbit di Utara,Matahari Terbit di Utara Sulsel,Matahari Terbit dari Utara,Penyebab matahari terbit dari utara

Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di...

Nasional Jumat, 18 Juni 2021 | 10:10 WIB

Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di Pasaran?

Umum - Nasional, Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di Pasaran? , forex
dewanpers