web analytics
  

Indonesia Tolak Penundaan SEA Games 2021, Ini Alasannya

Rabu, 9 Juni 2021 23:03 WIB
Olahraga - Sport, Indonesia Tolak Penundaan SEA Games 2021, Ini Alasannya, SEA Games 2021,Sea Games Vietnam,Sea Games Ditunda,SEA Games ke-31

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari. (Republika/Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia menyampaikan penolakannya terhadap usulan tuan rumah untuk menunda SEA Games 2021 Vietnam hingga tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari dalam Rapat Kerja SEA Games Federation (SEAGF) yang berlangsung virtual.

“Kami keberatan jika SEA Games ke-31 ditunda ke 2022 karena anggaran SEA Games tahun ini sudah dialokasikan dan harus ada pertanggungjawaban anggarannya,” ujar Oktohari, Rabu 9 Juni 2021.

“Jika ditunda ke 2022, pengajuan anggaran tahun depan belum ada. Selain itu, penundaan mengakibatkan SEA Games berikutnya di Kamboja pada 2023 hanya berselang satu tahun,” kata dia menambahkan.

Okto, sapaan akrabnya, menghadiri rapat kerja yang dipimpin oleh Chief Operating Officer SEAGF Datuk Seri Chaiyapak Siriwat. Rapat kerja dibuka dengan penetapan notulen rapat terakhir pada 18 Mei yang dilanjutkan dengan paparan situasi terkini dari tuan rumah Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan komite olimpiade nasional (NOC) Vietnam menyampaikan keinginan untuk menunda SEA Games edisi ke-31 ke pertengahan tahun depan karena peningkatan jumlah kasus COVID-19 di negaranya.

Vietnam mengusulkan pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara itu untuk dilaksanakan pada pertengahan Mei atau Juni 2022.

Namun tujuh dari 11 negara peserta SEAGF, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand menolak usulan tersebut.

Myanmar menjadi satu-satunya negara yang menyatakan setuju dengan usulan penundaan tersebut, sedangkan Laos dan Timor Leste mengikuti apa pun keputusan yang ditetapkan SEAGF.

Ketujuh negara yang menolak menilai penundaan SEA Games hingga tahun depan bakal mengakibatkan kalender multievent olahraga semakin padat, dan dikhawatirkan atlet tidak dapat tampil maksimal.

Pada 2022, Indonesia setidaknya bakal mengikuti tiga multievent olahraga, yaitu Asian Indoor Martial Arts Games (AIMAG) Bangkok, Islamic Solidarity Games (ISG) Konya, serta Asian Games Hangzhou.

“Semua atlet, pelatih, hingga ofisial Indonesia sudah divaksin dan masih ada waktu lima bulan lagi untuk merealisasikan SEA Games Hanoi berlangsung tepat waktu,”

“Olimpiade 2020 Tokyo juga masih sesuai jadwal dan kita bisa mengadopsi protokol kesehatan untuk diterapkan saat SEA Games. Jika tuan rumah menghadapi kesulitan, kami rasa semua negara ASEAN tentu akan saling membantu,” ujar Okto.

Menanggapi penolakan dari mayoritas negara peserta SEAGF, NOC Vietnam meminta waktu untuk berdiskusi dengan pihak pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya terkait nasib SEA Games. SEAGF akan kembali mengadakan rapat lanjutan pada 24 Juni 2021.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Main Game Bagus untuk Kesehatan Otak lho!

Sport Rabu, 23 Juni 2021 | 13:07 WIB

Bermain game ternyata bagus untuk otak ? Banyak yang beranggapan bermain game tidak bagus untuk kesehatan. Itu jika hany...

Olahraga - Sport, Main Game Bagus untuk Kesehatan Otak lho!, Bermain game,manfaat main game,Main Game,main game selama pandemi

Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Raja Sirkuit Sachsenring

Sport Minggu, 20 Juni 2021 | 21:59 WIB

Seri lanjutan MotoGP 2021, yakni MotoGP Jerman yang dihelat Minggu 20 Juni 2021 malam WIB menjadi saksi comeback terbesa...

Olahraga - Sport, Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Raja Sirkuit Sachsenring, Marc Marquez,MotoGP 2021,MotoGP Jerman,Sirkuit Sachsenring

Liga 1 dan Liga 2 Pasti Digelar Tanpa Penonton

Sport Jumat, 18 Juni 2021 | 13:55 WIB

Selain tanpa penonton, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 nantinya akan terpusat di Pulau Jawa.

Olahraga - Sport,  Liga 1 dan Liga 2 Pasti Digelar Tanpa Penonton, Liga 1,Liga 2,Penonton,Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali

Ditarget Emas Olimpiade, Kevin/Marcus Fokus Jaga Mental

Sport Jumat, 18 Juni 2021 | 13:43 WIB

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menutup Simulasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan sebuah kemenangan. Ganda put...

Olahraga - Sport, Ditarget Emas Olimpiade, Kevin/Marcus Fokus Jaga Mental, Olimpiade Tokyo,PBSI,Kevin/Marcus,bulutangkis indonesia

Begini Cara Tim Bulu Tangkis Indonesia Bersiap Serius ke Olimpiade Tok...

Sport Rabu, 16 Juni 2021 | 10:40 WIB

PBSI akan menggelar laga Simulasi Olimpiade Tokyo yang dimulai pada hari ini (16 Juni 2021) dan Kamis (17 Juni 2021).

Olahraga - Sport, Begini Cara Tim Bulu Tangkis Indonesia Bersiap Serius ke Olimpiade Tokyo 2020, Olimpiade Tokyo 2020,Bulu Tangkis,Indonesia,PBSI

Konsisten Raih Poin, Galang Hendra Pratama Kejar Target 10 Besar

Sport Selasa, 15 Juni 2021 | 19:08 WIB

Konsistensi berjuang ekstra untuk terus menambah poin. membuahkan hasil bagi Galang Hendra Pratama di seri 3 World Super...

Olahraga - Sport, Konsisten Raih Poin, Galang Hendra Pratama Kejar Target 10 Besar, Galang Hendra Pratama,World Supersport (WorldSSP),WorldSSP 2021,Yamaha Racing Indonesia

Ajang Pemanasan, PBSI Gelar Simulasi Olimpiade Tokyo 2020

Sport Selasa, 15 Juni 2021 | 18:31 WIB

Masuk dalam rangkaian persiapan jelang Olimpiade Tokyo 2020, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menggel...

Olahraga - Sport, Ajang Pemanasan, PBSI Gelar Simulasi Olimpiade Tokyo 2020, PBSI,Simulasi Olimpiade Tokyo 2020,Persiapan Olimpiade Tokyo,Timnas Bulu Tangkis Indonesia

Salam Perpisahan PBSI untuk Markis Kido

Sport Selasa, 15 Juni 2021 | 11:30 WIB

Salah satu putra terbaik PBSI, Markis Kido, meninggal dunia hari Senin (14 Juni 2021) malam.

Olahraga - Sport, Salam Perpisahan PBSI untuk Markis Kido, PBSI,Markis Kido,Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
dewanpers