web analytics
  

Vaksinasi Massal Kota Bandung Bakal Digelar di Kantor Polsek

Selasa, 8 Juni 2021 14:43 WIB Republika.co.id
Bandung Raya - Bandung, Vaksinasi Massal Kota Bandung Bakal Digelar di Kantor Polsek, Vaksinasi Covid-19 Bandung,Polsek di Bandung,Vaksinasi di Bandung,Vaksinasi Kota Bandung,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Pelaksanaan Vaksinasi Dosis 2 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Wilayah Bandung Wetan di SMP Taruna Bakti, Kota Bandung, Rabu 19 Mei 2021. (Humas Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah kantor polsek di Kota Bandung menjadi tempat vaksinasi Covid-19 secara massal. Pemanfaatan kantor polsek ini akan dilakukan secara bergilir dengan harapan program vaksinasi di Kota Bandung terus berjalan dengan baik.

Dilansir dari Republika.co.id, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pihaknya membuat kegiatan di polsek-polsek untuk memfasilitasi masyarakat yang belum tersentuh kegiatan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi massal di polsek akan dilakukan bergilir karena keterbatasan vaksinator.

"Kita memberi bantuan vaksinasi ke masyarakat," ujarnya, Selasa (8/6). Dia mengatakan, pihaknya terlebih dulu menyiapkan sumberdaya manusia untuk melaksanakan vaksinasi bekerjasama dengan dinas kesehatan.

Ulung mengatakan, kebijakan menjadikan kantor polsek sebagai salah satu tempat vaksinasi massal untuk mempercepat program vaksinasi. Sehingga diharapkan terbentuk herd immunity.

Pihaknya juga mengadakan vaksinasi massal di Polrestabes Bandung dengan sistem drive thru maupun terpusat. Kantor polsek dibuka untuk vaksinasi massal diharapkan dapat menjaring masyarakat yang belum divaksinasi seperti lansia.

"Sasarannya umum, terutama kita mencari lansia," katanya. Pada hari ini di Polsek Andir sekitar 1.500 orang telah mendaftar dan 250 orang sudah divaksinasi. Ulung meminta masyarakat agar mau divaksin dan tidak terdapat pungutan biaya bagi masyarakat yang ingin divaksin.

Lansia Jangan Takut Vaksinasi Covid-19

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Itulah peribahasa yang patut diingat oleh masyarakat dalam pandemi Covid-19.

Bentuk pencegahan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini seperti mengikuti vaksinasi. Hal ini sebagai upaya preventif agar meminimalisasi terpapar penyakit yang disebabkan virus Corona itu.

Vaksinasi sendiri penting diikuti oleh para lansia. Sebab, mereka rentan terpapar Covid-19.

Salah satu lansia asal Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, Umi Sumiarsih (63) mengaku sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap I dan II pada April lalu. "Vaksinasi sebagai upaya terpapar Covid-19," ujarnya, Selasa 1 Juni 2021.

Menurutnya, vaksinasi sangat penting dilakukan oleh para lansia mengingat paparan Covid-19 lebih besar daripada usia muda. 

Dia pun menceritakan, awalnya tidak ingin mengikuti vaksinasi karena khawatir efek samping yang ditimbulkan. Bahkan, dirinya beberapa hari sempat gelisah karena vaksinasi memang wajib dilakukan.

Di tempatnya bermukim, memang sebagian besar atau bahkan seluruh lansia wajib divaksinasi. Di sana, petugas kesehatan bersama satgas Covis-19 setempat tak henti-hentinya mendata dan mensosialisasikan kepada lansia agar mengikuti vaksinasi.

"Saya cukup gelisah waktu itu, hingga akhirnya memberanikan diri untuk mengikuti vaksinasi," katanya.

Pada tahap I, dirinya mengikuti vaksinasi di puskesmas. Begitupula pada tahap II.

"Alhamdulilah sudah divaksinasi agak lebih percaya diri dalam meningkatkan imun," ujarnya.

Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat terutama lansia untuk mengikuti vaskinasi Covid-19. "Tidak ada efek samping apa pun. Insya Allah aman," katanya.

Percepat Vaksinasi Lansia dengan Jemput Bola

Untuk mempercepat target vaksinasi covid-19 untuk para lansia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menginstruksikan kewilayahan agar dapat melakukan "jemput bola".

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, dari target 100 persen vaksinasi untuk lansia, Kota Bandung baru bisa melaksanakan sekitar 32 persen. Hal itu dikarenakan lansia membutuhkan treatment khusus.

"Karena (lansia) tidak serta merta mau, tapi bisa juga. Karena kemarin cukup banyak, yang bersangkutan mau tapi ternyata punya komorbid yang harus dinormalkan dahulu dalam jangka waktu tertentu, tidak bisa dalam waktu singkat," katanya akhir pekan ini.

"Misalkan dia punya gula darah yang tinggi atau tekanan darah yang tinggi. Secara aturan tidak boleh divaksin. Itu yang yang membuat proses vaksinasi kepada lansia ini tidak tidak secepat kepada sasaran sasaran lain," ucapnya.

Yana mengaku telah berdiskusi dengan Dinas terkait dan Kewilayahan untuk melakukan proses "jemput bola" pada pelaksanaan vaksinasi untuk lansia, agar dapat mempercepat target 100 persen.

"Jadi di kewilayahan, misalkan satu kelurahan ada 20 atau 30 lansia, di satu tempat kita siapkan juga untuk pascanya. Karena memang lansia punya risiko yang jauh lebih tinggi sehingga kita minta UGD Mini," katanya.

"Mudah-mudahan memang tidak dipakai, tapi kita harus mempersiapkan. Karena lansia itu punya risiko yang jauh lebih tinggi dibanding bukan lansia," ucapnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Sempat Viral Awal Pendemi, Bagaimana Nasib Pedagang Tanaman Hias Saat...

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 11:50 WIB

Sempat viral pada masa awal pandemi Covid-19, masyarakat berbondong – bondong membeli tanaman hias.

Bandung Raya - Bandung, Sempat Viral Awal Pendemi, Bagaimana Nasib Pedagang Tanaman Hias Saat Ini? , Viral,Pandemi,Pedagang,Penjual,Tanaman Hias,Kota Bandung

Update Covid-19 Kota Bandung 24 Juni 2021: Arcamanik Bertahan

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 11:16 WIB

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota bandung terus meningkat. Arcamanik masih menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung 24 Juni 2021: Arcamanik Bertahan, Covid-19 Kota bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,data covid-19 Kota Bandung,data covid-19 kota bandung terbaru,data covid-19 kota bandung hari ini

CEK FAKTA: Kopi Kenangan Bagikan Hadiah Gratis pada Ultah ke-30

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 07:30 WIB

Sebuah informasi berupa tautan atau link berhadiah dari Kopi Kenangan tersebar di Whatsapp Group (WAG).

Bandung Raya - Bandung, CEK FAKTA: Kopi Kenangan Bagikan Hadiah Gratis pada Ultah ke-30, Cek Fakta,Kopi Kenangan,Hadiah Gratis,Ultah ke-30,Whatsapp Group,WAG

Toko Nol Sampah, Usung Jual-Beli ala Zero Waste di Kota Bandung

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 07:00 WIB

Berdiri sejak bulan September tahun 2020 lalu, Toko Nol Sampah menerapkan gaya hidup zero waste.

Bandung Raya - Bandung, Toko Nol Sampah, Usung Jual-Beli ala Zero Waste di Kota Bandung, Toko Nol Sampah,Zero Waste,Toko Kelontong,Kota Bandung,Gaya Hidup

Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Kamis 24 Juni 2021

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 05:15 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Kamis, 24 2021, digelar di dua lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Kamis 24 Juni 2021, Informasi,Layanan,SIM Keliling,Kota Bandung,online,Polrestabes Bandung

Remaja Lecehkan Nabi Muhammad Sambil Mabuk-mabukan di Media Sosial

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 22:55 WIB

Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan sekumpulan remaja yang sedang minum-minuman keras sambil diirin...

Bandung Raya - Bandung, Remaja Lecehkan Nabi Muhammad Sambil Mabuk-mabukan di Media Sosial, Remaja Lecehkan Nabi Muhammad,Remaja Mabuk-mabukan,Pelcehan Terhadap Nabi Muhammad

Ini Fakta Sebenarnya soal Petugas Pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut Gu...

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 19:55 WIB

Viral sebuah video di media sosial menampilkan petugas pemakaman jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut...

Bandung Raya - Bandung, Ini Fakta Sebenarnya soal Petugas Pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut Gunakan Tangan Kosong, TPI Cikadut,Petugas Pemakaman Covid-19,Petugas Pemakaman Covid Gunakan Tangan Kosong,Distaru Kota Bandung

Penjelasan Lurah soal Satu Keluarga di Batununggal Dicaci saat Isolasi...

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 16:37 WIB

Viral satu keluarga di Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal sedang isolasi mandiri, diusir dan dicaci maki oleh warga...

Bandung Raya - Bandung, Penjelasan Lurah soal Satu Keluarga di Batununggal Dicaci saat Isolasi Mandiri di Rumah, isolasi mandiri,isolasi mandiri dicaci maki,isolasi mandiri diusir,warga batununggal,Dicaci saat Isolasi Mandiri,Diusir saat isolasi mandiri,pasien positif covid dicaci,pasien positif covid diusir

artikel terkait

dewanpers