web analytics

Perbaikan Sistem Pajak Diyakini Dorong Pemulihan Ekonomi

clockSenin, 7 Juni 2021 17:20 WIB userAdministrator
Bisnis - Finansial, Perbaikan Sistem Pajak Diyakini Dorong Pemulihan Ekonomi, sistem pajak,Ekonomi Indonesia,Menteri Keuangan Sri Mulyani,perbaikan sistem pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Kemenkeu)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah berupaya menekankan perbaikan sistem perpajakan dalam rangka memulihkan ekonomi dari pandemi Covid-19. Hal ini disinyalir akan berimplikasi pada kembalinya kesehatan keuangan negara. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sistem perpajakan yang baik akan mampu mendorong penerimaan pajak sebagai salah satu kontributor terbesar dalam sumber pendapatan negara.

“Di tengah tantangan menghadapi pandemi, kami mulai merancang bagaimana memulihkan kesehatan keuangan negara dan persyaratan utamanya adalah penerimaan pajak harus kembali sehat,” ujarnya dalam diskusi daring seperti dikutip Senin, 7 Juni 2021.

Sri Mulyani menuturkan penerimaan pajak merupakan tulang punggung pendapatan negara yakni memiliki porsi mencapai 75 persen yang akan digunakan seluruhnya untuk membantu masyarakat menghadapi dampak pandemi.

Tercatat sepanjang 2020 realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 1.070 triliun atau terkontraksi hingga 19,7 persen (yoy) dan 89,3 persen dari target perubahan APBN dalam Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.198,8 triliun. Menurutnya penerimaan pajak mengalami tekanan namun pajak juga harus memberi dukungan kepada masyarakat agar tetap dapat bertahan yakni melalui pemberian berbagai insentif.

“Pajak tetap harus bekerja keras mengumpulkan rupiah demi rupiah karena APBN dan bangsa tetap harus dijaga keberlangsungannya. Ini sebuah situasi tantangan yang luar biasa sulit,” katanya.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani menyebut sistem perpajakan yang baik, kuat, sehat, dan kredibel akan mampu menjadi instrumen yang dapat diandalkan dalam menghadapi kondisi sulit termasuk pandemi Covid-19. Ke depan pihaknya berupaya melakukan reformasi untuk mengoptimalisasi penerimaan perpajakan seperti membangun kepatuhan wajib pajak (WP) serta menciptakan peraturan perundang-undangan yang baik, efisien, efektif, dan memberikan kepastian.

Kemudian juga membangun sistem administrasi yang bersih, simpel, dan efisien serta membangun institusi pajak dan SDM yang baik, kompeten, profesional sekaligus berintegritas.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Fokus bank bjb dalam Dorong Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 19:05 WIB

Dampak pandemi Covid-19 terhadap kemerosotan ekonomi salah satunya dirasakan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah...

Bisnis - Finansial, Fokus bank bjb dalam Dorong Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi, bank bjb,Pertumbuhan UMKM,Pandemi,Ekonomi

Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Meski pandemi Covid-19 masih melanda, namun bank bjb mampu mencatatkan kinerja positif di 2021.

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen, Triwulan II 2021,Total Aset,bank bjb,Pandemi Covid-19,kenaikan Tabungan

Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:40 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp941.000 per gram pada Kamis, 5 Agustus 2021 turun Rp2.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun , Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pand...

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut, dua hal itu adalah vaksinasi dan menjaga...

Bisnis - Finansial, Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pandemi, KADIN Indonesia,Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid,vaksinasi buruh,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,vaksinasi pabrik Epson

Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 18:30 WIB

Dirjen Pajak mencatat hingga akhir Juli 2021, realiasi penerimaan PPN PMSE tahun 2021 terkumpul sebesar Rp 2,2 triliun.

Bisnis - Finansial, Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Dirjen Pajak,PPN PMSE,PPN Digital

Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen dan 100 regulator. Bantuan ini sebagai wujud kom...

Bisnis - Finansial, Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen, bantuan tabung oksigen Jabar,Kpw BI Jabar,BI Jabar,Covid-19 Jabar,Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Bambang Pramono,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar)

Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp943.000 per gram pada Rabu, 4 Agustus 2021 turun Rp5.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Pemerintah akhirnya memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10% pada para pedagang eceran.

Bisnis - Finansial, Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya, insentif pajak pedagang eceran,Insentif Pajak,diskon PPN,Insentif pajak untuk pedagang
dewanpers
arrow-up