web analytics
  

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Bandung Meningkat

Senin, 7 Juni 2021 14:24 WIB
Bandung Raya - Bandung, Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Bandung Meningkat, Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,keterisian tempat tidur di Kota Bandung,Bed Occupancy Rate Covid-19 Bandung,Ema Sumarna

Petugas memantau pasien Covid-19 dari kamera pengawas di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH. Wahid Hasyim, Kota Bandung, Kamis 3 Juni 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengungkapkan, keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit mengalami kenaikan.

Apabila kasus Covid-19 terus mengalami kenaikan satu pekan terakhir maka pembelajaran tatap muka akan diusulkan kepada Wali Kota Bandung untuk ditunda.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit mengalami kenaikan. Namun begitu, positivity rate atau laju penyebaran Covid-19 saat ini masih berada di angka 6%.

"Sekarang BOR 79 (%) memang dulu di angka 93. Sekarang ada tren naik artinya yang bergejala bertambah tapi saya melihat positivity rate enam sekian persen dibandingkan kemarin tujuh persen semakin baik," ujarnya, Senin, 7 Juni 2021.

Ia mengatakan, data kasus penyebaran Covid-19 di Bandung sangat dinamis sehingga masyarakat harus tetap waspada secara maksimal. Pihaknya sudah meminta kepada dinas kesehatan agar meminta rumah sakit menambah tempat tidur dan mengoptimalkan tempat isolasi mandiri (isoman).

Angka keterisian tempat tidur di tempat isolasi mandiri di hotel sudah mencapai 80%. Pihaknya berencana menambah satu hotel sebab dari tiga hotel yang sebelumnya digunakan saat ini hanya berfungsi dua hotel. Sebab kerja sama dengan satu hotel lainnya sudah selesai. 

Ema menambahkan, dari 79% keterisian tempat tidur pasien Covid-19 sekitar 52% merupakan penduduk Bandung dan 48% warga luar Bandung. Ia mengatakan, apabila kasus Covid-19 dan keterisian tempat tidur pasien Covid-19 naik naik maka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dapat ditunda.

"Kalau BOR semakin meningkat masukannya di-pending (PTM) tapi berharap kondisi ideal kejadian apapun harus lebih baik dari kemarin," katanya.

Ia menambahkan, keputusan pelaksanaan PTM terbatas akan ditentukan oleh Wali Kota Bandung pada Jumat mendatang. "Iya dan tidak nanti oleh pak Wali Kota yang mengambil keputusan. Nanti hari Jumat kami ekspos," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Vaksinasi Massal akan Digelar di Sport Jabar dalam Peringatan Hari Kel...

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 06:00 WIB

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung akan menggelar vaksinasi massal.

Bandung Raya - Bandung, Vaksinasi Massal akan Digelar di Sport Jabar dalam Peringatan Hari Keluarga, Vaksinasi Massal,Sport Jabar,Kota Bandung,Kecamatan Arcamanik

Daftar Hotline Puskesmas Covid-19 di Kota Bandung, Catat Nomornya!

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 05:05 WIB

Warga Kota Bandung yang merasakan gejala pada diri atau keluarga bisa menghubungi puskesmas terdekat.

Bandung Raya - Bandung, Daftar Hotline Puskesmas Covid-19 di Kota Bandung, Catat Nomornya!, Hotline,Puskesmas,COVID-19,Kota Bandung,Dinkes

Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Rabu 23 Juni 2021

Bandung Rabu, 23 Juni 2021 | 03:45 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Rabu, 23 Juni 2021, digelar di dua lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Rabu 23 Juni 2021, Informasi,Layanan,SIM Keliling,online,Kota Bandung,Polrestabes Bandung

Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbann...

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 22:13 WIB

Toko Mas Famili di Metro Indah Mall menjadi korban kasus pencurian bermodus hipnotis, Jumat, 18 Juni 2021. Pegawai yang...

Bandung Raya - Bandung, Terjadi Lagi Kasus Hipnotis, Toko Mas di MIM Bandung yang Jadi Korbannya, kasus hipnotis di Bandung,Toko Mas,Hipnotis di Toko Mas,Kasus Kriminal di Bandung,Toko Mas Famili

Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 19:39 WIB

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membantah banjir yang merendam kawasan Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan B...

Bandung Raya - Bandung, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung, KCIC: Akibat Cuaca Ekstrem, Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung,Banjir Akibat Proyek Kereta Cepat,Dampak Negatif Proyek Kereta Cepat,Warga Keluhkan Proyek Kereta Cepat,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC)

Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:08 WIB

Hutan Babakan Siliwangi pernah menyiratkan kesan tersendiri pada masanya. Ketika masih menjadi hutan belantara, beberapa...

Bandung Raya - Bandung, Menyusuri Jejak Nostalgia Forest Walk Babakan Siliwangi Zaman Dulu, Forest Walk Babakan Siliwangi,Forest Walk Babakan Siliwangi Tutup,Forest Walk Babakan Siliwangi Ditutup,Sejarah Babakan Siliwangi,Cerita Zaman Hulu Babakan Siliwangi,Hutan Babakan Siliwangi

Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 18:04 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi COVID-19. Mo...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Targetkan 175 Ribu Vaksinasi COVID-19 175 per Hari, Vaksinasi Covid-19,Satgas COVID-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 di Jabar,Suntik Vaksin Covid-19 di Jabar,Target Vaksinasi Covid-19 Jabar

Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119

Bandung Selasa, 22 Juni 2021 | 17:18 WIB

Layanan tanggap darurat ini dimaksudkan untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubung...

Bandung Raya - Bandung, Wajib Tahu! 8 Hal Penting Layanan Gawat Darurat PSC 119, Layanan Gawat Darurat,PSC 119,Layanan PSC 119 Kota Bandung,Public Safety Center,PSC,Layanan tanggap darurat PSC,layanan PSC 119,Layanan Gawat Darurat PSC 119,call center PSC

artikel terkait

dewanpers