web analytics

Banyak Pasien Covid Meninggal, Petugas Buat Peti Mati Dadakan

clockMinggu, 6 Juni 2021 19:41 WIB userHeru Rukanda
Umum - Regional, Banyak Pasien Covid Meninggal, Petugas Buat Peti Mati Dadakan, Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Pasien Covid-19 Meninggal di Tasik,RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya,Petugas Covid-19 Buat Peti Mati Dadakan,Angka Kematian Covid-19 Kota Tasikmalaya

Petugas pemulasaraan jenazah RSUD dr Soekardjo membuat peti mati dadakan lantaran meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 dan kurangnya stok peti mati, Minggu, 6 Juni 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Sejak Minggu dini hari, 6 Juni 2021, sebanyak 5 pasien yang menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya meninggal dunia.

Banyaknya pasien yang meninggal membuat petugas pemulasaraan jenazah di rumah sakit harus bekerja ekstra. Kurangnya persediaan peti mati memaksa petugas untuk membuat peti mati dadakan.

Petugas pemulasaraan jenazah RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Dona Dermawan mengatakan, pihaknya hari ini mengurus 5 jenazah pasien Covid-19. "Semalam tadi 2 pasien meninggal dan pagi ini 3 pasien jadi jumlahnya 5 pasien meninggal," ujar Dona, Minggu, 6 Juni 2021.

Menurut Dona, 2 jenazah yang meninggal semalam sudah diurus dan tinggal 3 jenazah lagi karena pihaknya kekurangan stok peti mati. "Stok yang ada sudah dipakai dan ada yang meninggal lagi. Kami pun membuat peti mati secara mendadak karena memang pihak keluarga jenazah sudah menunggu untuk segera dimakamkan," ucapnya. 

Ia menuturkan, sejak awal Juni ini sudah ada 8 pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD dr Soekardjo. Dengan meningkatnya kasus kematian pasien Covid-19 tersebut membuat petugas kelelahan. "Rekan kami juga ada yang sampai tumbang karena kelelahan dan kurang tidur," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga Minggu, 6 Juni 2021, total akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sebanyak 7.018 kasus. Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 14 orang. Untuk kasus meninggal jumlahnya mencapai 192 kasus.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 22:09 WIB

agad maya kembali dihebohkan dengan viralnya sebuah video makan bareng nasi liwet di tengah jalan yang ditutup karena pe...

Umum - Regional, Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM, ngaliwet di tengah jalan,PPKM Tasikmalaya,PKL tasikmalaya

Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:26 WIB

Pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Senin 26 Juli 2021. Hal tersebut dilakukan karena pen...

Umum - Regional, Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang, CPNS 2021,CPNS Cianjur,CPNS Cianjur diperpanjang

Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat C...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:22 WIB

Kematian akibat terinfeksi Covid 19 semakin meningkat di Kabupaten Cianjur. Akibatnya, nasib keluarga yang ditinggalkan...

Umum - Regional,  Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19, Korban Covid-19,Yatim piatu akibat covid-19,janda akibat covid-19

Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipul...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:07 WIB

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, Ai Atikah (38) berharap dapat segera dipulangkan. Pasalnya, Atikah...

Umum - Regional, Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipulangkan, TKI Cianjur,Ai Atikah,TKW Cianjur disiksa,TKW Cianjur arab saudi,TKW Arab Saudi

Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 20:52 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur membentuk Posko Darurat Oksigen Kabupaten Cianjur. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin...

Umum - Regional, Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat, Oksigen cianjur,Posko Oksigen Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur

Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:18 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Jawa Barat meminta pemerintah memberikan bantuan s...

Umum - Regional, Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan dan Relaksasi Izin, phri jabar,Wisata Jawa Barat,ppkm darurat jabar

Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikas...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 16:37 WIB

Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab pro...

Umum - Regional, Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikasi Pikobar , DPRD Jawa Barat,DPRD Jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar),Covid-19 Jabar

Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 05:49 WIB

Bidang Koordinasi Relawan (BKR) Satgas Covid-19 resmi meluncurkan Layanan Jalur Bantuan Informasi Covid-19 bagi tenaga k...

Umum - Regional, Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya, Nomor Bantuan Informasi Covid-19,Jalur Bantuan Informasi Covid-19,BKR Satgas Covid-19,BNPB
dewanpers
arrow-up