web analytics

Tidak Semua Pesantren di Tasik Wajibkan Santri Tes Covid-19

clockKamis, 3 Juni 2021 15:39 WIB userRepublika.co.id
Umum - Regional, Tidak Semua Pesantren di Tasik Wajibkan Santri Tes Covid-19, Santri Tasik,Pondok Pesantren di Tasikmalaya,Pesantren Tasik,Tes Covid-19,COVID-19,covid-19 tasik

Pemulangan santri sebelum Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah pesantren di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), mulai kembali kedatangan santri usai libur Lebaran. Namun belum semua pesantren di Tasikmalaya mewajibkan santrinya untuk tes Covid-19.

Dilansir dari Republika.co.id, berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya, akan ada sekitar 15 ribu santri yang kembali ke pesantren di Kabupaten Tasikmalaya usai Lebaran.

Kepala Seksi Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Harun Harosid, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan kembalinya para santri ke pesantren. Diperkirakan, hingga 5 Juni, proses kembalinya santri ke pesantren di Kabupaten Tasikmalaya masih akan berlangsung. 

"Kita sudah ada jadwalnya. Itu kita sampaikan ke satgas (Satuan Tugas Penanganan Covid-19)," kata dia, Kamis (3/6).

Menurut dia, sejumlah pesantren memang mensyaratkan para santri yang kembali melakukan tes Covid-19. Namun, aturan itu tak bersifat wajib. Ada pula pesantren yang hanya mewajibkan santri yang kembali membawa surat keterangan sehat. 

Berdasarkan data yang diterima Republika.co.id, hanya terdapat sejumlah pesantren yang mengharuskan santri melakukan tes Covid-19 berupa rapid test antigen sebelum kembali. Namun, lebih banyak pesantren yang meminta santri membawa surat keterangan sehat.

Kendati demikian, Harun mengatakan, para santri akan dicek kondisinya setelah tiba di pesantren masing-masing, setidaknya dengan menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh. Ketika dinyatakan bebas Covid-19, para santri kemudian diperbolehkan masuk ke asrama masing-masing untuk berkegiatan.

Namun, jika terdapat santri menunjukkan gejala Covid-19, yang bersangkutan akan langsung dipisahkan untuk dikarantina. Menurut Harun, setiap pesantren telah menyediakan ruang karantina di pesantren masing-masing. "Insya Allah semua sehat dan tak ada kendala," kata dia.

Sebelumnya, para santri yang berasal dari luar kota mulai kembali berdatangan ke pondok pesantren di Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu, 5 Juni 2021. Salah satunya di Pondok Pesantren (Ponpes) Idrisiyyah yang berlokasi di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, kembalinya santri usai libur Lebaran ke ponpes itu diakomodasi oleh pihak pesantren. Para santri dari luar kota dijemput dengan menggunakan bus atau minibus yang sudah disediakan ponpes, sehingga para santri aman selama perjalanan. 

Ketua Panitia Pemulangan dan Penjemputan Santri Ponpes Idrisiyyah, ustaz Nur Aziz Rahmatulloh, mengatakan, para santri itu dijemput dengan armada yang telah disiapkan dari pesantren. Dengan begitu, kembalinya para santri ke ponpes dapat lebih terakomodasi. 

Sesampainya di pesantren, para santri dan barang bawaannya disterilisasi kembali menggunakan cairan disinfektan. Setelahnya, para santri diwajibkan menjalani tes swab antigen di lokasi yang sudah disiapkan. 

Ustaz Nur mengatakan, ada sekitar 1.200 santri yang akan kembali ke Ponpes Idrisiyyah. Namun, kembalinya santri itu dilakukan secara bertahap selama dua hari.

Hingga Kamis, 3 Juni 2021, Ponpes Idrisiyyah mengeklaim belum ada satu pun santri yang ditemukan positif Covid-19 dari tes swab antigen yang dilakukan. Kembalinya para santri dinilai berjalan lancar. 

Namun, apabila ditemukan santri yang positif, ustaz Nur mengatakan, pihaknya akan segera mengisolasi santri yang bersangkutan. "Kita sudah menyiapkan tempat khusus sesuai arahan Satgas Kecamatan Cisayong. Kita juga akan berkomuninasi dengan orang tua santri terkait penanganannya," ujar dia.

Sementara itu, santri yang telah dipastikan negatif Covid-19 dapat langsung ke asrama masing-masing. Setelah semua proses pemulanhan selesai, rencananya proses kegaiatan belajar mengajar (KBM) di pesantren akan dimulai pada 4 Juni.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

PSBB Sampai PPKM Level 4, Hotel dan Restoran Tetap Terdampak

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:33 WIB

Pandemi Covid-19 di Indonesia belum usai. Berbagai cara dilakukan Pemerintah demi mengendalikan angka Covid-19 yang teru...

Umum - Regional, PSBB Sampai PPKM Level 4, Hotel dan Restoran Tetap Terdampak, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI),Hotel dan restoran di Bandung,Pandemi Covid-19,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PSBB

Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:33 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Posko Logistik Darurat Kota Bogor menerima bantuan peti jenazah. Bantuan tersebut...

Umum - Regional, Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah, pemkot bogor,Peti jenazah,Peti jenazah covid-19,Pasien Isolasi Mandiri

Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:13 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bekerja sama dengan PT Drop Global Tech meluncurkan program mobil swab test (tes usap) ke...

Umum - Regional, Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling, Pemkot Depok,Mobil Swab Test Keliling,Mobil Swab Test Keliling Depok,Mobil Swab Test Keliling Pemkot Depok

Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:51 WIB

Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kodim 0619/Purwakarta menyasar vaksinasi untuk penyandang disabilitas.

Umum - Regional, Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid, Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19,vaksin covid-19 Purwakarta,Pemkab Purwakarta

Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:37 WIB

Antusias masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi. Namun hal ini tidak dibarengi dengan ke...

Umum - Regional, Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target, Vaksinasi Covid-19,vaksinasi covid-19 di tasik,Pemkab Tasikmalaya,Covid-19 di Tasikmalaya

Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:15 WIB

Seorang biduan dangdut bernama Maulidiasari (31) asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, melaporkan suami sirihnya ke...

Umum - Regional, Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami Sirih, KDRT di Tasik,Penyanyi dangdut kena KDRT,kriminal Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya

BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah S...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:47 WIB

Ridwan Kamil: BOR RS untuk pasien di Jabar Turun ke 75,16 Persen Stelah sempat Sentuh Angka 90,6 Persen

Umum - Regional,  BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah Sempat Sentuh Angka 90,6 Persen, Bed Occupancy Rate (BOR),BOR RS di Bandung Barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Wakil Presiden Maruf Amin,COVID-19

Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masi...

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 21:00 WIB

Rata-rata tingkat ketirisian kamar bagi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di Kabupaten Cianjur sudah mulai menurun.

Umum - Regional, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masih Tinggi, Tingkat keterisian,Rumah Sakit,Cianjur,RSUD Sayang

artikel terkait

dewanpers
arrow-up